The story for my friend in malang, 2010

Special at the kos2an

 

Tittle : ROMANCE IN THE BLOK E (fibi love story~parody)

Genre : romance comedy

Cast :

–          Irul

–          Fitri

–          Meyta (meme)

–          Crisstin

–          Sisil

–          nita

–          Anggun

–          Eka

–          Tata

–          Dll

 

WARNING!!! (BENERAN)

Ini hanyalah sebuah cerita yang tidak penting yang dibuat oleh orang iseng yang diminta oleh orang iseng pula, jadi kalau ada yang membacanya hingga akhir saya sangat berterima kasih. Untuk yang terkena musibah namanya disebutkan diatas, mohon maaf yang sebesar2nya bila ada ketidakcocokkan, surat protes atau pembunuh bayaran, silahkan ditujukan kepada saudara fitri fauzia, karna beliaulah yang memaksa saya untuk menulis ini. Dan PERLU DIINGAT, ini hanyalah FIKSI BELAKA, bila ada ketidakpuasan peran maka seperti yang sudah saya bilang, silahkan protes kepada saudara fitri, karna saya hanyalah seorang gadis polos yang sudah terprofokasi olehnya!! Terima kasih, happy readding ^^

=============

 

Disuatu pagi yang cerah, matahari tidak terlihat sama sekali, dan awan2pun terlihat menghitam pertanda akan turun hujan (ini mah mendung), Disebuah kamar mandi salah satu kos2an dimalang, tepatnya di jalan pekalongan no. 6C block E, seorang cewek sedang asik bernyanyi2 sambil menggosok2 rambutnya yang penuh sabun.

“belah duren dimalam hari. . .sungguh enak asyik sekali. . .”

(maaf kalau liriknya salah, yang bersangkutan yang saya tanyai tidak ngasih tau saya liriknya)

“MEMEEEE. . . . “ BRAAK BRAAK BRAAK. .  “CEPETAAAAN. . . GW MW KEKAMPUS!!!”

“adaw duh duh duh. . .” meme meringis saat matanya kemasukan sampo. Teriakan itu membuatnya kaget hingga tidak sengaja tangannya meleset mau menggang rambut jadi kemata.

“MEEMEEEEEE……….” Eka, masih dengan semangat 45nya menggedor2 pintu kamar mandi yang dalam hitungan menit bisa dipastikan akan roboh.

“bentaaaaaaaarrr………. Tanggung ne!!!” saut meme dari dalam kamar mandi sambil cepat2 menyelesaikan mandinya.

Sementara itu disebuah kamar, berkumpulah beberapa cewek yang sedang bermalas2 ria. Sisil, yang sedang tidur dengan posisi terlentang, serius berbicara dengan hp-nya. Anggun, cewek yang berasal dari pedalaman gunung kota blitar nan jauh disana sedang serius membersihkan. . . bulu ketek dari ketiaknya. Ada lagi seorang cewek yang bernama nita, sedang makan semangkok mie sedap sebagai sarapannya saat mau berangkat kuliah. Sedangkan tata, cewek pendiam ini sedang berkutat dengan laptopnya. Dan ada seorang cewek yang masih tidur memeluk gulingnya. Wajahnya bermuram durja sejak kepulangannya dari kota jombang tercinta. Ya, fitri, cewek itu tengah bersusah hati because kemarin saat ia pulang kerumah orang tuanya, ia diberi kabar bahwa ia akan dijodohkan dengan seorang laki2 yang tidak dikenalnya.

BRAAAK. . .

Meme masuk kamar sambil menggosok2 rambutnya yang basah dengan handuk dan langsung duduk disebelah nita.

“lu gak kekampus me??” tanya anggun yang masih serius dengan bulu keteknya.

“males ne gw. . .” jawab gadis itu asal.

“eh, ntar hangout kematos yuk!!” ajak sisil tiba2.

“ayuk ayuk!!” saut meme semangat.

“kematos aja semangat lu!!” cibir nita.

“biarin weee’. . .”

“GILA, TUHAN, OH MY GOSH. . . SUMPAH KEREN BANGET, HADUH. . .”

!!=_=

“ngapain sih lu criss??” tanya nita sewot, ngliat si crisstin datang2 langsung kayak abis ngliat orlando bloom, kalo gak tau orlando bloom, ganti justin bieber aja deh, eh, tu anak masih bocah ya, mmm. . .afgan aja deh (jeblok bgt pilihannya).

“gila sumpah keren banget, cakep, manis, imut, cools, aduh tuhan. . .”

“nggun, hantu gunung dari tempat lu lagi nongkrong disini ya??” tanya fitri yang sudah bangkit dari kuburnya, eh bangunnya. Sementara si crisstin langsung cemberut.

“emang ada apaan sih??” tanya sisil.

“ituuuu. . .  ada cowoook. . . dibawah, gila keren banget!!” jawab crisstin semangat.

“ah yang bener??” tanya sisil dengan mata berbinar2.

“sueeeerrrrrrr……cakep banget!!”

“siapa yang cakep??” tanya eka yang masih memakai handuk, baru aja keluar dari kamar mandi.

“itu, cowok dibawah, keren banget dia!!” jawab crisstin.

“sodaranya mami kos ya??” tanya tata.

“kagak tau,,”

“ih, penasaran ne, lihat yuk!!” ajak meme

“pura2 beli kue aja, atau apa kek!!” usul nita.

“sip sip sip, sekalian sarapan!!”

“ayuk ayuk ayuk!!!”

Dan berbondong2lah para cewek itu dulu2an menuruni tangga kekantin mami kos.

“mamiiiiii?????” triak anggun yang punya suara gedhe.

Sementara yang lainnya pada celingukan diambang pintu, melogok2an kepalanya kedalam dengan H2C, harap2 cemas.

“mana sih??” runtuk sisil

“lu lihat dimana sih cris??” tanya meme.

“tadi sih ada didapur. . .”

“sorry, permisi!!”

Sebuah suara cowok membuat mereka semua menoleh kebelakang. Dan. . . terlihatlah seorang pemuda bak pangeran dari negri dongeng tanpa membawa kuda putihnya yang sanggup membuat semua yang memandangnya silau oleh terangnya. . . lampu senter yang dibawanya (gubraaak. . . gak jelas ne, abaikan!!). kontan semua cewek itu pada bengong dan bisa dipastikan mulut mereka mangap lebar banget saat melihat laki2 tampan itu (yang gak nganggap ganteng, pura2 aja nganggap ganteng! *dibunuh mbak pity*).

Cegluuk. . . sisil menelan ludah, sementara meme sudah megap2 kehabisan oksigen.

“gw boleh lewat kan??” tanya cowok itu lagi sesaat setelah manusia2 dihadapannya tidak bereaksi sama sekali.

“oh boleh2 silahkan!!” kata tata langsung.

“nggun, lu minggir deh, ngehalangin jalan tau!!” kata eka sewot sambil narik anggun hingga gadis itu membentur tembok, namun masih tidak sadar karna sepertinya arwahnya sudah melayang2 jauh saat menatap cowok itu.

Si cowok pun lewat dan masuk kedalam rumah melalui dapur digantikan dengan seorang wanita yang berambut diatas bahu yang hanya memakai daster “ada apa??” tanyanya pada mereka.

Kontan semua moment dan bayangan2 indah barusan lenyap. Anak2 meringis pelan.

“mau. . . makan mi,,” jawab fitri pelan.

“lho, saya kan gak jualan mie!!” jawab sang mami kos sambil nglonyor ketempat makanan, ngebuat semuanya pada bengong.

“tu tadi siapa mi??” tanya cris langsung to the point.

“oh itu irul, anaknya temennya papi!! Tinggal sementara disini karna ada keperluan!!” jelas sang mami disertai kata2 “ooh. . .” dari anak2.

 

“ok, kita semua tau kalo kita semua suka sama tu cowok!!” tegas eka “kalau kita pingin dapetin dia, kita harus bersaing secara sehat!!”

Yang laen pada mangut2. Saat ini mereka lagi pada ngumpul dikamarnya fitri dan sisil yang sudah menjadi bascampnya anak2. Apalagi meme yang sukanya berpindah2 kamar alias nomaden!!

“jadi kalau ternyata dia emang milih salah satu dari kita, yang laennya harus setuju, ok?!”

Anak2 mangut2 lagi dengerin kata2 eka. Dalam hati mikir gimana caranya buat ngegaet sang pangeran irul.

“YA TUHAN!!!” gadis mungil itu, nita terlonjak kaget, ngebuat yang lainnya pada kaget juga “KENAPA GUA BELUM BERANGKAAAT KE CAMPUUUUSSSS???! HADUUUH. . . .” jeritnya panik langsung menyambar tas dan berlari keluar dengan hati2 sebelum hak sepatunya patah. Sementara yang lainnya pada terkikik melihatnya. Hanya seorang gadis yang tampaknya berwajah suram.

“lu kenapa mbak fit?? Sedih gitu??” celutuk sisil tiba2.

Sementara sang gadis hanya menggeleng sambil tersenyum tipis. Bagaimana dia bisa ndapetin tu cowok kalau ternyata dia harus dijodohin ma orang tuanya??! Kayaknya dia gak akan ikut2an deh.

 

Dan. . . aksi penarikan sang pangeran-pun dimulai!! (gak enak amat bahasanya)

Meita alias meme, sejak kedatangan tu cowok, mulai rajin mampir ketempatnya mami. Mulai dari beli makan, pulsa, kue, sampai sampo. Dan ketika dia mendapatkan senyum dari tu cowok, pastilah seharian ia akan senyum2 terus seakan rohnya masih tertinggal dilantai bawah tempatnya mami kos.

Crisstin atau tian, menjalankan aksinya dengan minum air putih sebanyak2nya. Apa hubungannya?? Hubungannya adalah dengan galon aqua!! Sejak tu cowok datang, ia jadi sering minum air agar persediaan airnya cepat habis dan dia cepat pula beli galon dimami kos yang biasanya diatarkan keatas. Namun sungguh sial nasibnya karna yang selalu nganterin keatas adalah seno, cowok yang katanya tunangannya mbak veni, salah satu putrinya mami kos. Dan ketika tu cowok yang nongol, ia pasti langsung pasang tampang jutek, sementara yang lainnya terkikik ngliatnya.

Sisil, tu cewek sekarang jadi sering nongkrong dibawah, dikantinnya mami kos bersama eka yang sekarang lebih sering ngerjain tugasnya dikantinnya mami kos.

Anggun, yang sama dari blitarnya dengan eka, menemukan info yang bisa menguntungkan dirinya. Fakta bahwa sang pangeran juga berasal dari blitar, tidak membuatnya kesulitan menemukan topik pembicaraan dengan tu cowok.

Nita, cewek nasrani ini menggunakan kesempatannya untuk mendekati mami kos yang kebetulan nasrani juga (dalam hati mbak nita bilang: ra sudi!!! Cuih. . . *ditabok mbak nita*). Ia punya prinsip, semakin dekat dengan mami kos, akan semakin banyak info yang dia dapat tentang tu cowok. Mangkannya ia menggunakan kesempatan itu untuk pergi kegereja bareng.

Cuma tata, yang ternyata diam2 telah menyogok temannya yang suka ngegosip yang juga satu kos namun lain blok untuk mengorek informasi tentang tu cowok.

Hanya fitri, yang tampaknya sudah pasrah akan nasib hidupnya. Ia tidak berminat sama sekali untuk melakukan aksi seperti teman2nya itu.

 

Seminggu sudah berlalu. Akhirnya tiba saatnya untuk fitri pulkam alias pulang kampung!! Karna sang ibu sudah menyuruhnya untuk pulang! Ia tau kenapa ia harus pulang. Karna besok tepatnya hari XXX, tanggal DD:MM:YY, pada jam HH:MM:SS, ia, akan dipertemukan dengan laki2 pilihan keluarganya itu. Dan betapa ajaibnya waktu, tidak terasa hari XXX, tanggal DD:MM:YY, jam HH:MM:SS itu sudah tiba.

Fitri yang sudah rapi dengan pakaian muslimnya itu merasakan perutnya melilit. Laki2 itu sudah datang. Dan sekarang keluarganya dan keluarga laki2 itu sedang mengobrol di ruang tamu. Ia mondar-mandir gelisah dikamarnya. Seperti apa laki2 itu??

Ckreeek. . .

Pintu kamarnya terbuka pelan dan munculah sang bunda “ayo, sudah waktunya kamu keluar!!”

Fitri menghela nafas pelan kemudian keluar kamar bersama ibunya. Ia berjalan pelan2 sambil menunduk kebawah, takut melihat kenyataan yang tidak diharapkannya.

“nah, nduk, inilah laki2 calon suamimu!!” kata ayahnya lembut.

Fitri mengangkat wajahnya dan terpana. Seakan2 beribu2 merpati berterbangan diantara mereka dan semua orang yang ada diruangan itu lenyap menghilang digantikan dengan cupit2 cinta yang menyebarkan bumbu2 cintanya pada mereka (halah lebay *plak*)

“namanya irul, kamu bisa memanggilnya mas i!!” suara ibunya yang lembut, menariknya kembali kedunia nyata, mengusir semua burung2 dan cupit2 yang ada.

Tapi bagi fitri, ia masih seperti dalam mimpi (wuaduh. . .). laki2 itu, laki2 yang diperebutkan oleh teman2nya (dikira piala apa,) sekarang ini sedang berdiri di hadapannya sambil tersenyum lembut bak pangeran dari negri sebrang (tinggal pilih, australia ato malaysia). Benarkah ini nyata?? Apa kata mereka kalau tau hal ini????

 

Dan ternyata, teman2 kosnya itu belum ada yang tau sama sekali. Dalam hati fitri selalu memohon pada yang maha kuasa agar mencuci otak teman2nya itu, gak perlu semua deh, cukup yang bagian yang ada irul, calon tunangannya itu, atau kalau perlu mereka gak usa inget tentang irul sama sekali. Namun, berapa lama hal yang bukan rahasia itu bisa bertahan??

Suatu malam yang mendung tanpa cahaya bulan dan bintang yang berkedip2 diatas sana, disebuah kamar yang hangat dan nyaman tiba2 saja terjadi kegaduhan.

BRAAKK. . .

Eka masuk kedalam kamar itu dengan ekspresi muka keruh. Dibelakangnya anggun, nita dan meme mengikutinya dengan ekspresi yang sulit digambarkan. Ada apakah gerangan??

“kenapa ka??” tanya sisil yang sedang mencoba make up barunya.

“nggun, panggilin anak2 semua!!” kata eka tanpa menjawab pertanyaan sisil.

“ada apa ni??” tanya fitri bingung.

Dalam sekejap saja semua anak2 pada berkumpul dikamar itu diselingin bisik2 lirih.

“gw Cuma mau negesin info yang baru kita dapet!! Mami kos bilang, mas irul, kemarin uda pulang kerumahnya karna ada acara!! Dan kalian tau apa acaranya itu??” tanya eka dingin “dia dikenalin dengan seorang cewek sama keluarganya, dan ajaibnya kita semua kenal sama tu cewek!!”

Deg. . . hati fitri serasa berhenti berdetak. Mereka tau!!

“siapa siapa??” tanya sisil.

“tenang aja, dia ada dikamar ini kok!!”

Semua anak saling berpandangan dan menatap eka tanda tanya.

“gw!!”

Serentak, semua anak menoleh pada asal suara tersebut. Fitri menunduk dengan lemas. Suasana menjadi hening.

“tu uda dijawab kan??!” kata eka judes dan langsung keluar kamar.

“gimana ceritanya nih??” tanya cris sambil mengangkat alis tinggi2.

“sebelumnya gw uda dijodohin ma ortu gw, mangkanya waktu kalian bilang mau ngedapetin tu mas irul, gw gak respek, karna percuma, gw uda dijodohin!! Cuma gw uda gak nyangka aja ternyata calon tunangan gw itu. . . dia. . .” jawab fitri dengan suara parau.

“hhh. . .” nita menghembuskan nafas keras2 sengaja “entahlah!!” sautnya kemudian keluar kamar diikuti meme dan anggun.

“rugi gw minum air terus!!” kata cris kemudian ngloyor pergi. Kemudian tata pun ikut pergi tanpa komentar apa2. Begitu juga sisil yang memang sekamar dengan fitri, ia hanya diam aja sambil menghapus make up percobaanya.

 

Selama berhari2 kos2san seperti neraka untuk fitri. Keadaannya tetap dingin. Tidak ada canda tawa, tidak ada hal2 konyol, dan sekarang bascampnya pindah kekamar anggun. Kemudian gadis itupun tidak tahan lagi. Ketika ia terbangun dengan mata bengkak habis menangis semalam, ia turun dari tempat tidur langsung menuju lemarinya dan mengeluarkan tas gedhenya. Dengan air mata mengenang dipelupuk mata, ia mengemasi semua baju2nya.

Sisil yang melihat itu, diam saja tidak berkomentar, ia turun dari tempat tidurnya dan keluar kamar, menghilang entah kemana.

Pagi yang hambar. Tidak ada teriakan2 dari anak2 yang mencoba membangunkan anak2 lain yang masih molor, juga tidak ada suara berisik gaduh anak yang lagi sial dapet piket.

Dengan terisak pelan fitri menutup resetling tasnya yang sepertinya uda gak muat lagi.

Tiba2 pintu terbuka. Semua anak masuk kedalam kamar.

“lu mau kemana fit??” tanya nita.

Fitri tidak menjawab, ia hanya sesegukan sambil mengemas barang2nya.

Kemudian sisil menghampirinya dan memeluknya, mengajaknya duduk di tempat tidur.

“mbak, kita semua mau minta maaf. . .” kata anggun pelan.

“kita Cuma shock aja waktu tau kabar itu. . .” sambung cris.

“kita gak nyangka ternyata mbak fitri yang bisa dapetin dia!!” tambah meme.

“jangan pergi fit, kita bicarain ini baik2!! Gimana dengan kuliah lu? Masa mau berhenti juga??!” nita ikut2an bicara.

Tata mengulurkan sekotak tisu pada sisil, sementara fitri masih sesegukan. Hiks. . .

“kalau emang dia lebih milih mbak fitri, kayak yang gw bilang dulu, semua harus ikhlas!!” kata eka. Anak2 yang lain mangut2. “gak papa kalau mbak fitri mau nikah sama dia, yang penting kalian bahagia!!” sambungnya.

“ever lasting friend, selamanya kita tetep sama2!! Karna kita E clubz!!” kata anggun dan disertai anggukan yang lain. (padahal ever lasting friend alias ELF kan nama untuk fansnya super junior, bodo ah, minjem bentar namanya).

“makasi guys. . .” kata fitri pelan, dan akhirnya mereka semua pun berpelukaaaannn. . . .  teletubies!!

(sebenernya ini ceritanya mbak pity ato block E sih?? hedeeeeh…… bodo amat dah)

 

~ending story~

 

Setelah masa2 perebutan sang pangeran yang gagal, akhirnya mereka anak2 block E, menemukan cinta mereka masing2.

Sisil setelah kegagalan cintanya, ia berkelana didunia maya dan mendapatkan seorang teman cowok yang bernama XXX (aku lupa namanya, hahah. . .) akhirnya mereka jadian. Dan eka, saat ini tengah jadian dengan harry, teman dari mantan pacarnya sisil, dan nita, jadian dengan bayu, cowok yang sekelas dengan sisil. Sementara cris, yang sering menghabiskan waktunya dilab campus untuk menghibur diri, akhirnya kecantol dengan salah satu asdos computer, landa (nama aslinya aku lupa!). dan anggun saat ini tengah menjalin kisahnya dengan kur2, teman kerjanya anggi, teman kuliahnya (halah, ribet amat kata2nya). Dan meyta, tengah jadian dengan andre, pacarnya dulu yang sempat ditelantarkan karna dibutakan oleh pesona pangeran irul *dimutilasi meme*

Dan tata, hmmm. . . it’s a secret!! (masalahnya aku gak tau sama sekali, hahah. . . untung amat ne cewek!)

At last, they life happy ever after. . .

 

KESIMPULAN dari cerita diatas adalah CERITA GAJE, makasi banget yang uda buang2 waktu buat mbaca ne cerita gaje,, arigato,, sayonara ^^