Tags

, ,

Tittle : Family By Accident
Author : vea
Cast :
– Lee hyuk jae (eunhyuk, super junior)
– Kim yoon hye (sudah pasti saya, yang mau protes silahkan dalam hati)
– Yamashita tomohisa (yamapi, News)
– Angela zhang (pemeran utama romantic princess dan at the dolphine bay)
– Dan artis2 lainnya. . .
Genre : romance
Length : chapter
Rated : 17+

fba

 

Part 9 – End

 

= Kim Yoon Hye =

 

Aku membuka mataku perlahan dan melihat Hyuki sedang tersenyum menatapku. Tangannya menggenggam erat tanganku. Di sekelilingku semua orang sudah berkumpul.

“Kau sudah bangun?” tanyanya lembut.

“Aku… Di mana dia? Di mana anakku?”

“Dia masih di bawa Suster, sebentar lagi akan di bawa kemari.”

“Apa dia baik-baik saja?”

“Ya, dia laki-laki. Sangat sehat, keras kepala sepertimu dan tampan sepertiku,” jawabnya sambil nyengir.

Aku mendengus pelan. Jawaban apa itu?!

“Yoon ah, chukaeyo…“ ucap eomma sambil menangis terharu.

Yang lainnya pun ikut memberi selamat. Termasuk Ang. Setelah mengobrol dan tergelagap menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka yang mengerikan seperti :

‘Bagaimana bisa kalian ada di luar saat itu?’

 

‘Apa yang kalian lakukan di luar?’

 

‘Kenapa Yoon membawa tas berisi pakaian?’

 

‘Apa kau ingin kabur dari rumah?’

Dari hasil pengamatanku aku menyimpulkan mereka semua berbakat menjadi wartawan.

.

.

“Akhirnya mereka pergi juga…” gerutu Hyuki yang duduk di sampingku setelah semua orang pergi untuk memberi waktu kepada kami.

Aku tertawa pelan. Kemudian terdengar suara pintu diketuk.

“Aiiiissshhh… Kenapa ada yang mengganggu lagi?!”

“Sudah bukakan pintunya!” kataku sambil tertawa pelan.

Hyuki berjalan menuju pintu dan membukanya. Ternyata Hisa kun yang datang dengan menggendong seorang bayi.

“YAA!! Kenapa kau yang menggendongnya? Seharusnya aku yang memberikannya pada Yoon!” teriak Hyuki.

Hisa kun tertawa pelan sambil mengelonyor menghampiriku dan memberikan bayi dalam gendongannya kepadaku. Aku duduk dan menerimanya dengan hati-hati. Kulihat wajah mungil itu, benar-benar mirip Hyuki. Matanya, hidungnya, bibirnya, hanya warna matanya yang mirip denganku.

“Bagaimana? Tampan sepertiku bukan?” tanya Hyuki sambil memamerkan senyumnya.

“Dia bahkan lebih tampan darimu,” sautku.

Hisa kun tertawa pelan “Yaa, kalian ini sudah menjadi orang tua. Bersikaplah seperti orang tua, jangan mengajari yang jelek-jelek.”

“Maksudmu tingkah lakuku jelek?” tanya Hyuki kesal.

“Pikirkanlah sendiri. Ada beberapa hal yang harus kau perhatikan. Jangan bertingkah yadong di depan bayimu, itu sangat memalukan. Rajinlah mandi juga mengganti celana dalam, kau bisa membuat anak dan istrimu muntah.”

Hoeeek… Perutku langsung terasa mual, kutatap Hyuki dengan garang “Kau dengar itu kunyuk?!”

Laki-laki itu meringis sambil menggaruk-garuk kepalanya “Ne, ne, araseo! Lagipula sekarang aku sudah rajin mandi dan ganti pakaian.”

“Celana dalam juga!” timpal Hisa kun.

“Iya bawel, kenapa sekarang kau lebih cerewet dari Yoon?”

“Mwo? Kau bilang aku apa?” aku melotot kearahnya.

Ia menggoyang-goyangkan telapak tangannya “Ani… Aku hanya bercanda,” kemudian ia menatap sebal pada Hisa kun “Peraturan pertama untukmu, kau tidak boleh ada di ruangan ini saat Yoon menyusui!”

“Memangnya kenapa? Yoon tidak keberatan,” saut Hisa kun cuek.

“Andwaeeeee!! Lebih baik kau melihatku daripada melihat Yoon, bagaimana?” Hyuki mengedip-ngedipkan matanya pada Hisa kun, membuatku bergidik ngeri.

BLETAK

Sebuah jitakan langsung mendarat di kepalanya “Bukankah tadi kubilang jangan yadong?! Baka!!”

Aku terkikik pelan melihatnya. Ah, pantas saja ia semakin hari semakin tidak waras, sepertinya otaknya sudah bergeser dari tempatnya karena terlalu sering dipukul.

Terdengar suara pintu diketuk, kemudian seorang Suster masuk ke dalam.

“Permisi, sudah waktunya bayi anda untuk tidur. Nanti akan kubawa lagi kemari jika waktunya menyusui.”

“Ah ye,” aku memberikan kecupan padanya lalu memberikannya pada suster.

“Permisi,” balas suster itu kemudian melangkah pergi.

“Kau juga ikut pergi!” katanya sambil mendorong Hisa kun keluar kamar.

“Yaa, Yoon masih ingin bertemu denganku.”

“Shiero! Temui saja Yui-mu sana.”

Blam…

Hyuki menutup pintu dengan kesal. Aku terkikik pelan melihatnya. Dia benar-benar menggemaskan. Benarkah ia bisa menjadi appa nanti? Ah, sepertinya lebih cocok mereka menjadi teman saja, aku seperti punya dua anak.

“Jangan tertawa terus! Aku tidak suka melihatmu akrab dengan Tomo chan,” gerutunya sambil duduk disampingku.

“Yaa, dia kan sepupumu juga.”

“Tapi kau pernah menyukainya dulu. Aku benar-benar tidak suka caramu memandangnya. Kenapa harus dia yang kau sukai, aku kan lebih baik darinya.”

“Itu dulu.”

“Ya, sekarang kau milikku.”

“Sekarang aku mengerti apa yang dikatakan Hisa kun padaku dulu bahwa aku tidak akan bisa keluar dari rumah.”

“Apa itu?”

“Sekarang aku sadar bahwa hidupku sudah menjadi hidupmu juga hidup putra kita.”

“Kau tidak boleh pergi lagi. Tidak akan kubiarkan kau meninggalkan aku dan Jae Yoon lagi,” katanya sambil meraih kedua tanganku dan melingkarkannya ke lehernya, menarikku lebih dekat.

Aku mengerutkan alis “Jae Yoon?”

“Lee Jae Yoon, itu namanya. Bagaimana? Bagus bukan?”

Kurasakan nafasnya menerpa wajahku. “mmm… joahae…”

Kemudian dengan teramat pelan ia mengecup bibirku. Kini aku yakin bahwa ia milikku sepenuhnya.

***
= Ekstra Story =

Setelah beberapa hari Jae Yoon lahir, Ang memutuskan untuk kembali ke Taiwan meneruskan sekolah modelingnya. Menurut cerita Hyuki kepadaku, tidak disangka-sangka ternyata saat perjalanannya kembali ke Taiwan, Ang bertemu dengan seorang laki-laki yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Laki-laki yang beruntung itu (atau malah yang ketiban siall?) adalah Wu Zun. Seorang aktor terkenal di Taiwan yang tiba-tiba saja mengenalkan Ang kepada agencynya untuk ditawari main film yang berjudul Romantic Princess atau Gong Zhu Xiao Mai.

Hyuki juga memperlihatkan foto mereka yang dikirim Ang ke ponselnya. Sepertinya mereka memang pasangan yang serasi.

Sedangkan di rumah ini sekarang bertambah satu orang lagi, yaitu Yui chan. Beberapa hari yang lalu Hisa kun bertunangan dengannya dan mereka akan menikah secepatnya. Hyuki benar-benar yang paling bahagia saat itu. Itu artinya Hisa kun tidak akan bisa dekat-dekat denganku lagi. Padahal saat itu Hisa kun mendekatiku hanya ingin membuat Hyuki cemburu, haha… Dia mengakui itu sebelum berangkat ke Jepang untuk menjemput kekasihnya.

Aku menyukai Yui, dia gadis yang ceria dan pandai bernyanyi. Saat ini dia sedang bekerja di salah satu toko baju ternama di dunia yang ada di Korea dan menjadi designernya. Dia sangat mencintai harajuku (Fashion Jepang).

Begitulah kisahku masuk dalam keluarga ajaib ini. It’s because an accident. Just it. Sampai jumpa di kehidupan kami berikutnya. Sayonara ^^

 

FIN

 

Last edited 24 Oktober 13 ; 08.18