Tags

, , , , ,

Memang, perubahan yg terlalu singkat ini membawa tanda tanya disetiap otak manusia. Bagaimana bisa mereka berbaikan secepat itu setelah bermusuhan selama bertahun-tahun?? Benar2 menakjubkan dan tidak mungkin. Karna itu sebagian besar pihak masih meragukan hubungan tsb. Bahkan banyak yg bertaruh mereka tidak akan lama bertahan. Namun bukan mereka yg menentukan takdir bukan? Tapi saya selaku pengarang!
*plak*
#abaikan
Dalam pemandangan indah sehari2 dikampus itu sebenarnya hanyalah tuntutan peran dan rencana sang ego. Kemesraan yg diperlihatkan oleh keduanya, hanyalah kepalsuan belaka. Namun seberapa besar kebencian yg ada, tetap, kedekatan itu membuat keduanya saling mengenal satu sama lain. Ada kalanya sikap itu bukan kepura2an, dan mulai menghubungkan kontak hati.

Hyo ra sedang terburu2 menuju kampusnya. Ia sedikit terlambat karna harus kekantor ayahnya, mengantarkan dokumen yg tertinggal.
Sementara kyuhyun sedang berdiri di samping gerbang dengan tampang masam. Ia telah dipaksa oleh kedua temannya untuk menunggu hyo ra agar bisa memberikan kesan sebagai ‘pacar yg baik’.
“siaaal!” gerutunya kesal tapi kemudian dilihatnya hyo ra yg sedang berlari menyebrangi jalan.
Semuanya berlangsung begitu cepat. Tepat ketika ia melihat hyo ra, ia juga melihat sebuah mobil putih yg melaju cepat. Saat itu ia tidak berfikir dan langsung berlari kearah gadis itu kemudian mendorongnya hingga mereka berdua jatuh.
Hyo ra mengerjapkan matanya. Ia masih belum sadar dgn apa yg terjadi. Rintihan pelan itu membuatnya tersadar ada seseorang yg sedang menindihnya. Sontak ia menggeser tubuh kyuhyun dan langsung bangkit.
Tapi betapa terkejutnya dia saat melihat kening kyuhyun berdarah.
“omo tuhan kau terluka!!”
“AAAAARGGH. . .” kyuhyun langsung menjerit saat hyo ra memegang lengannya. Benar2 sakit.
Dengan panik hyo ra menelphon temannya. Rae ki tidak menjawab telphonenya, mungkin ada kelas. Kemudian dihubunginya yoon hye.

Yoon hye yg merasa ponselnya bergetar langsung menjawabnya setelah tau siapa yg menelphonnya.
“MWOYA? KECELAKAAN??”
Beberapa pasang mata langsung menatapnya tajam tapi ia tidak perduli.
Gadis itu langsung berlari keluar dari perpustakaan dan menuju gerbang kampus.
Bruuuk. . .
Ia tidak sengaja menabrak seseorang. “ah mianhamnida aku_kau??” matanya langsung membelak saat tau siapa orang itu.
Hyukie yg sedang memungut tasnya itu menatap bingung.
“kau temannya cho kyuhyun bukan?? Dia mengalami kecelakaan saat ini!”
“MWO??”

Akhirnya kyuhyun langsung dilarikan keruang kesehatan.
“bagaimana ini bisa terjadi?” tanya hyukie.
“a. . .aku. . .” wajah hyo ra terlihat pucat. Gadis itu masih terkejut dgn semua yang terjadi “aku tidak tau. . . Saat aku menyebrang, dia. . .dia tiba2 saja mendorongku. . . Dan kami terjatuh. . .”
“tidak bisa dipercaya. . .” gumam hyuki pelan.
Pintu ruangan itu terbuka. Seorang dokter sekaligus dosen keluar dari dalam ruangan itu.
“dokter apa yg terjadi??” tanya hyuki.
“dia tidak apa2, tapi tangan kanannya terkilir cukup parah. Mungkin untuk beberapa hari tidak bisa digerakkan!”
“boleh kami melihatnya?”
“tentu saja!”

Kyuhyun masih merintih sesekali. Ia mendesah setiap melihat tangannya yg digips. Tidak lama setelah dokter itu keluar, hyuk jae, temannya masuk kedalam diikuti hyo ra dan yoon hye.
Ia sudah akan marah pada gadis itu tapi diurungkannya begitu melihat wajah hyo ra yg pucat dgn tatapan penuh ketakutan dan rasa cemas.
“bagaimana keadaanmu??” tanya hyuki.
“aku tidak apa2. . .”
“mi. . .mianhae. . .” ucap hyo ra lirih. Ia tidak tau kenapa ia mengucapkan kata2 itu. Tapi saat ini ia benar2 merasa bersalah.
Kyuhyun terpaksa memasang senyum manisnya “gwenchana jjagi!!”
Sementara hyuki mati2an menahan tawanya.
“hyo ra aku harus pergi sekarang, ada kelas!” kata yoon hye tiba2 “semoga cepat sembuh kyuhyun ssi,”
Setelah gadis itu pergi suasana menjadi hening.
Kyuhyun berdehem “aku haus. . .” katanya dgn suara serak.
“a. . .akan kubelikan minum, tunggu sebentar!” kata hyo ra dan langsung pergi.
“aku benar2 tidak percaya kau melakukan itu. . .” gumam hyuki setelah hyo ra pergi.
“akupun tidak percaya dgn apa yg kulakukan!” dengus kyuhyun “seharusnya kubiarkan saja dia mati tertabrak mobil lalu aku berpura2 sedih kehilangan dia! Bukankah itu lebih baik??”
“lalu kenapa tidak kau lakukan?”
Kyuhyun menelan ludah “aku tidak tau. . . Tiba2 saja kakiku bergerak sendiri untuk menyelamatkannya! Bahkan aku tidak sempat berfikir tadi!”
Braaak. . .
Tiba2 donghae masuk dgn wajah panik “apa yg terjadi?? Hyuki bilang kau kecelakaan?”
“seperti yg kau lihat!” jawab kyuhyun masam.
“bagaimana bisa??”
“dia menyelamatkan hyo ra dari maut!” jawab hyuki santai.
Donghae ternganga “kau melakukan itu? Kenapa?”
“jangan tanyakan itu karna dia sendiri tidak tau!” saut hyuki.
“lalu sekarang dimana hyo ra?”
“membeli minum!” jawab kyuhyun singkat.
“kyuhyun ah bagaimana selanjutnya?” tanya hyuki kemudian.
“appaku tidak boleh tau hal ini!” gumam kyuhyun sambil berfikir “untuk sementara aku akan tinggal diapartement kalian! Nanti akan kubuat alasan pada appa bahwa kampus ada project!”
“tidak masalah! Kau bisa tinggal diapartementku, nanti aku akan tinggal diapartement donghae!” saut hyuki.
“apa maksudmu? Kau akan membiarkanku sendirian dgn tangan tidak berguna ini?” tanya kyuhyun kesal.
“kyuhyun ah, aku ini laki2, dan tidak akan bisa merawatmu dgn baik, kau membutuhkannya!” jawab hyuki tenang.
“siapa?” tanya donghae mewakili kyuhyun.
“lee hyo ra!”
Mata kyuhyun melebar “lee hyuk jae ssi, apa kau bercanda??”
“aku sangat serius!” jawab hyuki tenang.