Tags

, , , , ,

“yaak cho kyuhyun!!”
Kyuhyun mengerjap kaget “hyuki? Kenapa kau ada disini?” tanyanya heran.
“jadi aku tidak boleh disini?”
“bu. . .bukan, maksudku sejak kapan kau disini?”
“sepuluh menit yg lalu! Aku sudah memanggilmu belasan kali tapi kau hanya seperti orang yg terkena epilepsi!” dengus hyuki sebal sambil merebut remote dari tangan kyuhyun kemudian menjatuhkan diri disofa dan mulai memindah2 chanel.
“tapi. . . Bagaimana kau bisa masuk?” tanya kyuhyun lagi.
Hyuki menoleh sambil melotot “yaak cho kyuhyun, ini apartementku dan kau tanya bagaimana aku bisa masuk?? Aigooo. . . Baru semalam kau tinggal dgnnya tapi kemampuan otakmu sudah menurun drastis!!”
Kyuhyun hanya meringis lebar sambil menggaruk2 kepalanya yg tidak gatal, “dimana donghae?”
“sedang ada pratikum!” jawab hyuki dgn pandangan terfokus pada tv.
Tiba2 ponsel kyuhyun dimeja berbunyi. Diambilnya benda itu kemudian tersenyum lebar saat membaca pesannya. Dari hyo ra. . .
‘aku sudah menghubungi dokter, nanti dia akan keapartement setiap hari untuk memeriksa tanganmu! Aku akan kembali saat jam makan siang!’
“siapa?” tanya hyuki.
“ah, tidak penting!” saut kyuhyun.
“bagaimana semalam? Apa kau puas menyiksanya?”
Kyuhyun menatap bingung “menyiksa?? Siapa?”
Lagi2 hyuki melotot kesal “tentu saja lee hyo ra!!”
“kenapa aku harus menyiksanya?”
“jadi kau tidak melakukannya??” tanya hyuki tidak percaya “kukira kau akan memanfaatkan keadaanmu yg seperti ini untuk menyiksanya, menyuruhnya ini itu, lalu apa yg kau lakukan semalam?”
“tidur. . .” jawab kyuhyun polos.
“aiish. . .kenapa kau jadi bodoh begini?!”
“mwoya??”
Hyuki sudah akan menjawab tapi bel apartement tiba2 saja berbunyi.
Karna melihat kyuhyun yg tidak ada niat untuk membuka pintu, akhirnya ia mendecak pelan dan beranjak dari duduknya untuk membuka pintu. Ternyata yg datang adalah seorang dokter yg akan memeriksa tangan kyu.
***

“lee hyo ra ssi, aku sedang bicara dgnmu!!!” bentak yoon hye kesal.
Hyo ra mengerjap kaget “ye?”
Yoon hye mendecak kesal sambil menyambar minuman hyo ra.
“sejak kapan kau disini” tanya hyo ra.
“sejak kau melamun tadi!”
“aku melamun?”
Yoon hye mendelik “aigoo hyo ra, kenapa kepintaranmu menurun drastis begini??! Baru semalam kau tinggal dengannya tapi kau sudah seperti orang ling lung begini!” gerutu yoon hye “eh, apa sudah terjadi sesutu?”
Hyo ra mengerjap bingung “sesuatu?”
“apa yg kalian lakukan semalam?”
“tidur. . .” jawab hyo ra polos.
Yoon hye hanya menghela nafas “sudahlah. . .” desahnya pelan.
“oya, dimana rae ki?”
“lee hyo ra, kenapa kau menjadi pabo seperti ini?? Bukankah sudah kubilang kalau rae ki ada ujian??”
“ah benar. . . Aku baru ingat. . .”
“apa yg kau lakukan setelah ini?” tanya yoon hye “kau masih ada kelas?”
Hyo ra menggeleng pelan sambil melirik jamnya “omo tuhan jam satu??? Aiiish. . .” cepat2 hyo ra membereskan barang2nya.
“ada apa?” tanya yoon hye bingung.
“ini waktunya kyu makan siang!” jawab hyo ra “aku kembali lagi nanti, anyeong!” ucapnya dan buru2 pergi.
***

Kyuhyun memandang ponselnya dgn kesal. Berkali2 ia menghubungi gadis itu tapi hanya suara operator yg menjawab. Akhirnya dibantingnya benda itu ketempat tidur dan duduk ditepinya dgn kesal. Kenapa dia belum kembali?? Setaunya tidak ada kelas siang hari ini! Hyuki sudah pergi 2 jam yg lalu. Dan sekarang ia benar2 bosan. Berkali2 ia merutuki tangannya yg tidak berguna itu.
Ckreeek. . .
Pintu terbuka dan hyo ra muncul dari baliknya “aku pulang!” ucapnya singkat dan langsung meletakkan tasnya disofa.
“kenapa lama sekali?” tanya kyuhyun kesal.
“mianhae. . .tadi aku membelikanmu bulgogi dulu!” jawab hyo ra tanpa menoleh sambil berjalan menuju dapur.
Semenit kemudian ia menghampiri kyuhyun ditempat tidur dengan membawa makan siang kyuhyun. Disuapinya namja itu.
Kyuhyun hanya mengunyah makanannya dgn diam. Ditatapnya gadis itu. Ia tampak kelelahan. Rambutnya diikat asal2an dan berantakan. Sebagian didaerah keningnya basah terkena peluh. Tanpa sadar, tangan kyuhyun terangkat untuk merapikannya.
Hyo ra mengangkat wajahnya dgn kaget. Jantungnya berhenti sejenak saat menatap mata kyuhyun.
“kau tampak kelelahan. . .” gumam kyuhyun.
“y. . .ye?? Ta. . .tadi ada tugas berpasangan dari ahn seongsaeng mengenai sosiologi, aku sudah bilang kepadanya kau menjadi pasanganku, aku harus cepat mengerjakannya karna waktunya tidak banyak. . .”
“maaf aku tidak bisa membantumu. . .” gumam kyuhyun.
“ti. . .tidak apa2, cepat habiskan makananmu, setelah ini aku harus kembali kekampus!”
“kau akan pergi lagi?”
“ya, waktu kita tidak banyak! Juga untuk lomba itu. . .”
“kau sudah makan?” tanya kyuhyun tiba2.
Hyo ra mengerjap sesaat kemudian menggeleng pelan “tidak sempat. . .”
“kau boleh pergi jika sudah makan!” kata kyuhyun sambil merebut sendok dari tangan hyo ra.
“ye?”
“buka mulutmu!” perintah kyuhyun.
“mwo?”
“cepat buka mulutmu!” ulang kyuhyun.
Dgn ragu hyo ra membuka mulutnya dan kyuhyun menyuapinya dgn tangan kirinya yg agak kikuk.
“aku akan makan jika kau juga makan ok?!”
Hyo ra menatap kyuhyun sejenak kemudian mendesah pelan “baiklah. . .”
***

Sudah tiga hari mereka tinggal bersama dan tidak ada yg berubah. Setiap pagi hyo ra selalu membuatkan sarapan untuk kyuhyun, menyuapinya dan menggantikan perban ditangan dan kening kyuhyun sebelum ia berangkat kuliah. Kemudian ia akan kembali saat jamnya makan siang. Lalu ia kembali lagi kekampus dan pulang hampir malam. Saat malampun ia masih mengerjakan tugas kuliahnya. Kadang kyuhyun kasian melihatnya, tapi ia tidak bisa membantu banyak.
“besok aku ikut kuliah!” kata kyuhyun tiba2.
“mwo?”