Tags

, , , , ,

“besok aku ikut kekampus!”
“mwo?” hyo ra menoleh heran “bukankah tanganmu masih terluka?”
“tidak apa2, lagipula aku tidak melakukan apapun disini, setidaknya aku bisa meminimalis absensi dan sedikit membantumu!”
“baiklah. . . Terserah kau saja. . .”

Akhirnya kyuhyun kembali kekampus. Para dosenpun bisa menerima keadaannya.
“kau akan pergi dgn teman2mu?” tanya kyuhyun saat kelas baru saja berakhir.
Hyo ra menggeleng pelan sambil membereskan barang2nya.
“jika kau ingin pergi, pergilah. . . Aku tidak apa2 sendirian. . .”
“kau lupa, waktu kita tidak banyak, jadi aku akan pergi keperpustakaan saja!”
“kalau begitu aku ikut!”
“kau yakin?”
“tentu, bukankah kita satu tim?”
“baiklah. . .ayo!!”
Saat ini mereka sedang berjalan berdua keperpustakaan. Keduanya sama2 diam karna tidak tau apa yg harus dibicarakan.
“kyu. . .”
Panggilan itu membuat mereka berhenti melangkah dan berbalik.
“nonna. . .?” gumam kyuhyun bingung saat melihat seorang gadis cantik berdiri tidak jauh darinya.
Gadis itu tersenyum sambil berjalan menghampiri kyuhyun kemudian memeluknya erat.
“lama tidak bertemu, bogoshipoyo. . .”
“na. . .nado. . .” jawab kyuhyun yg masih terkejut “nonna, kenapa kau disini?”
“aku mencarimu, kau tidak suka?”
“bukan, maksudku kapan kau datang? Bukankah kau bilang akan kembali bulan depan?”
“aku terlalu merindukanmu jadi pulang lebih cepat, apa kau tidak senang aku pulang lebih cepat?”
“ten. .tentu saja aku senang. . .”
Gadis itu tersenyum manis tapi sedetik kemudian langsung membelak “omo kyuhyun, tanganmu kenapa???” pekiknya.
“hanya kecelakaan kecil nonna. . . Tidak apa2, sebentar lagi juga sembuh,”
“kau ini, selalu saja ceroboh!” omel gadis itu “kau ada waktu hari ini? Aku ingin mengobrol dgnmu!”
“a. . .aku. . .” kyuhyun menoleh kesampingnya, tapi hyo ra sudah tidak ada “hyo??” panggilnya sambil menatap sekelilingnya dgn bingung, kemana gadis itu.
“kenapa?” tanya gadis didepannya itu heran.
“a. . .aniyo. . .”
“kalau begitu ayo!” gadis itu memeluk lengan kyuhyun dan menariknya.
Kyuhyun melangkah dgn gamang, matanya masih mencari dimana sosok hyo ra.
***

Sudah sejam hyo ra memandangi buku dihadapannya itu. Namun tidak satu hurufpun dibacanya, fikirannya sedang pecah. Tadi ia meninggalkan kyuhyun begitu saja tanpa pamit. Tapi memang itu lebih baik, bahkan kyuhyun tidak sadar bahwa dirinya pergi.
Siapa gadis itu?? Apakah dia kim yoona yg dulu?? Ia teringat ekspresi wajah kyuhyun yg begitu gembira saat menerima telp. Dari kim yoona, apa kyuhyun menyukai gadis itu??
Hyo ra menggeleng pelan, kenapa ia harus memikirkan namja itu??? Apa pedulinya? Ini semua hanya permainan yg akan berakhir suatu saat nanti.
Tiba2 saja ponselnya bergetar. Dari appanya. Cepat2 ia keluar dari perpustakaan dan menjawab telp itu.
“yeobseo appa? . . . Ye? Cafe? . . .ah ne, aku akan kesana sekarang!”
Hyo ra menutup telphonenya dan mematikan ponselnya. Kemudian cepat2 ia pergi menemui appanya.
“appa!!” panggilnya kepada seorang pria separuh baya yg sedang duduk disalah satu meja cafe.
“hyo ra, kau sudah datang?” laki2 itu beranjak dari duduknya dan memeluk hyo ra sejenak “bagaimana kuliahmu?”
“yah, aku benar2 sibuk akhir2 ini. . .” jawab hyo ra.
“ah kebetulan, aku sudah memesankan ice cake kesukaanmu!!”
“gomawo appa. . .” jawab hyo ra.
“dan kenalkan, ini asistant appa, namanya lee sungmin!”
Hyo ra menoleh kesampingnya dan melihat seorang namja sedang berdiri dari duduknya kemudian membungkukkan sedikit badannya “lee sungmin imnida. . ”
“lee hyo ra imnida. . .” balas hyo ra sambil membungkuk pelan.
“ayo duduklah, kita makan dulu!” kata appa hyo ra.
***

“kyu apa kau ingat tempat ini?” tanya gadis itu sambil memandang sekeliling taman.
“tentu saja yoona nonna, ini tempat saat kau bilang akan melanjutkan kuliahmu dijepang empat tahun yg lalu!”
Yoona tersenyum “sudah lama sekali, tapi tempat ini tidak berubah. . . Dan kuharap kau juga tidak berubah. . .”
Kyuhyun hanya diam, tidak tau harus berbuat apa.
“jangan pernah berubah kyu, tetaplah disisiku seperti dulu, karna aku membutuhkanmu. . .”
Kyuhyun menatap yoona kaget “apa kau ada masalah?”
“kenapa kau berfikir seperti itu??”
“kim yoona yg kukenal tidak akan mengatakan hal itu. . . Aku mengenalmu nonna. . .”
Yoona tersenyum lemah “yg kubutuhkan saat ini adalah dukunganmu, jadi tetaplah disisiku untuk menjadi kekuatanku. . . Kumohon. . .”
Mata itu. . .tatapan itu. . .masih sama seperti dulu, tatapan yg tidak bisa ditolak kyuhyun.
“ten. . .tentu. . .”
“gomawo. . .” jawab yoona sambil tersenyum “aku tadi kerumahmu untuk memberi kejutan, tapi tidak ada siapapun, lalu aku menelphone paman, kata paman kau sangat sibuk dikampus hingga tidak sempat pulang, apa itu benar?”
Kyuhyun tersenyum tipis “aku memang sibuk, tapi bukan itu alasannya. . . Aku tidak ingin membuat appa cemas karna tanganku yg terluka, jadi aku menginap diapartement teman!”
“sepertinya kau sedikit berubah sekarang, kau lebih memperdulikan appamu, itu bagus. . .”
Kyuhyun tersenyum masam mendengarnya, mana mungkin ia berbuat seperti itu hanya karna tangannya yg terluka?!
***

Hyo ra pulang keapartement saat hari sudah malam, entah kenapa ia merasa sangat malas untuk bertemu kyuhyun.
“kenapa tidak pulang2?” tanya kyuhyun marah begitu hyo ra sampai apartement.
“tadi appa memintaku bertemu dgnnya!”
“kenapa ponselmu mati?”
“sengaja!”
“mulai sekarang jangan mematikan ponsel lagi! Aku sangat kelaparan kau tau!”
“kau belum makan?” tanya hyo ra kaget.
Kyuhyun menggeleng “aku menunggumu. . .”