Tags

, , , , ,

“aku menunggumu. . .” jawab kyuhyun pelan.
Hyo ra menatapnya tertegun “kenapa??”
“dasar bodoh!! Bagaimana aku bisa makan dengan keadaan seperti ini?? Aku hanya bisa makan dari tanganmu!!”
“jadi kau tidak makan dari siang tadi??”
Kyuhyun menggeleng lagi.
“tunggu sebentar, akan kubuatkan ramyeon!!” kata hyo ra dan langsung menuju dapur.
Sepuluh menit kemudian hyo ra kembali lagi dengan semangkok ramyeon “makanlah. . .” katanya pelan sambil menyuapi kyuhyun.
“kenapa tadi tiba2 menghilang??” tanya kyuhyun pelan sambil mengunyah ramyeon-nya.
Hyo ra terdiam sejenak “aku tidak ingin mengganggu. . .” jawab hyo ra pelan.
Kyuhyun mendengus “jawaban apa itu??! kau tidak marah??”
“kenapa aku harus marah??” hyo ra balik tanya.
Kyuhyun tergelagap. Ada sedikit rasa kesal dihatinya. Kenapa gadis itu biasa saja?? atau jangan2 kyuhyun belum bisa menaklukkannya selama ini?? Apa gadis itu belum benar2 mencintainya??
****

“MWOYA???”
Kyuhyun mengangguk pelan dengan lemas.
“jadi dia pulang lebih cepat??” tanya donghae.
“ini akan menjadi sulit. . . rencanamu bisa berantakan. . .” gumam hyuki pelan.
“rencana?? Rencana apa??”
Pletaaak. . .
“yaaak kenapa memukulku???” tatap kyuhyun garang.
“sepertinya otakmu sudah tidak berfungsi lagi!! Tentu saja rencanamu untuk mengalahkan hyo ra!!”
Kyuhyun hanya terdiam mendengar hal itu. ia menggaruk2 kepalanya yang tidak gatal. Kenapa ia sampai bisa lupa dengan rencana itu??
“bagaimana kalau kau putuskan dia sekarang saja??” usul donghae “bukankah yoona nonna sudah kembali??”
“mwo??? Shireo!!!” teriak kyuhyun langsung.
Kedua orang itu mengerutkan keningnya sambil menatap kyuhyun. Rasanya ada yang aneh. . .
“kenapa??” tanya donghae heran.
“apa kau sudah berubah fikiran??” tanya hyuki dengan tatapan menyelidik.
“bu. . .bu. . .bukan begitu. . . aku juga . . .aku juga. . .” kyuhyun memutar otaknya dengan cepat “aku belum tau bagaimana perasaan nonna kepadaku, dan kemarin saat aku bertemu dengannya hyo ra juga terlihat biasa2 saja!! jangan2 aku belum menaklukkannya!!”
Hyuki dan donghae sama2 menggaruk2 kepala bingung “ini sulit. . .”
Kyuhyun menghela nafas pelan. sebenarnya apa yang diinginkannya??
“eh, kenapa tanganmu sudah tidak digips lagi sekarang??” tanya donghae tiba2.
“tadi dokter sudah melepas gipsnya, tanganku sudah bisa digerakkan sedikit2 meskipun masih terasa sakit, mungkin dua atau tiga hari lagi sudah tidak perlu diperban lagi. . .”
“kyu. . . lihat siapa yang datang. . .” kata hyuki tiba2.
Kyuhyun menoleh dan mengikuti arah pandang hyuki. Disana seorang gadis sedang berjalan menghampirinya sambil tersenyum. Kim yoona. . .
****

“hyo ya, ada apa denganmu?? Kenapa akhir2 ini kau mejadi sering melamun??” tanya rae ki.
“bukan hanya itu!! dia juga menjadi bodoh, pelupa, dan seperti orang ling lung saat ini!!” tambah yoon hye.
Hyo ra hanya mengaduk2 capucino-nya tanpa semangat. “aku hanya sedang malas. . .” jawab hyo ra asal.
“aigooo. . . apa si tiang itu melakukan sesuatu kepadamu??” tanya rae ki.
“tiang??” tanya hyo ra dan yoon hye bersamaan.
“itu si kyuhyun. .. “ rae ki terkikik “apa dia bertingkah menyebalkan??”
Hyo ra menggeleng pelan. tiba2 matanya menangkap sesuatu dari arah pintu kantin. Cho kyuhyun. . . bersama dengan. . . gadis yang kemarin??
Rae ki menyenggol lengan yoon hye pelan. mereka saling berpandangan kemudian sama2 menatap hyo ra.
Hyo ra menatap mereka sejenak. Matanya saling bertemu dengan mata kyuhyun. Kemudian ia mengalihkan pandangannya kecangkir capucinonya dan menyeruputnya sedikit.
“kenapa si tiang itu bisa dengan gadis itu??” tanya rae ki pelan.
“apa yang tidak kami ketahui??” tanya yoon hye.
Hyo ra mendesah pelan “kalau aku tau aku pasti akan memberitahu kalian!!”
“jadi gara2 ini kau sering melamun?? Kau takut rencanamu gagal??” tanya yoon hye.
“mm??” hyo ra menatap bingung “rencana apa??”
“yaak pabo!! bukankah kau berencana untuk mengalahkannya??” tanya rae ki kesal.
Ah benar. . . kenapa ia sampai lupa dengan hal itu?? hyo ra mendesah pelan “aku tidak tahan lagi kalau begini!!”
Ya, ia memang tidak tahan. Sikap kyuhyun kepadanya seolah2 menunjukkan kalau pria itu mencintainya, tapi kenapa ia tidak menjelaskan apapun kepadanya?? Apakah ia harus berhenti saja dan mengakui semuanya pada kyuhyun?? Apa yang akan terjadi nanti?? Apakah laki2 itu akan marah? Kecewa?? Atau malah tidak sama sekali??
“hari ini aku mau jalan2 dengan rae ki ke mall, kau mau ikut??” tanya yoon hye.
“ayo!!” saut hyo ra sambil menyambar tasnya dan langsung berdiri.
“eh? Sekarang??”

Kyuhyun terus menerus melirik hyo ra yang duduk dimeja lain bersama teman2nya. Kenapa gadis itu tidak bereaksi apapun?? Ia yakin hyo ra menatapnya tadi.
Yoona masih menceritakan pengalamannya dijepang sedangkan kyuhyun hanya sesekali tersenyum. Sebenarnya ia tidak begitu paham apa yang dibicarakan yoona, karna fikirannya saat ini sedang terfokus pada gadis lain. Dan sekarang hyo ra sedang beranjak dari duduknya bersama teman2nya dan berjalan keluar kantin. Melewatinya begitu saja, bahkan tanpa menoleh. Dan itu membuat kyuhyun kesal setengah mati.
“kyuhyun ah, kau tidak makan??” tanya yoona.
Kyuhyun menggeleng tanpa semangat “aku tidak bisa makan dengan tangan seperti ini nonna. . . aku minum saja!!” jawab kyuhyun.
“kalau begitu biar aku suapi, ayo buka mulutmu!!”
“tidak usah nonna, kau makan saja!!” tolak kyuhyun “aku tidak lapar!!”
“lalu bagaimana caramu makan selama ini??” tanya yoona.
Kyuhyun menatapnya sejenak, bingung harus menjawab apa “aku makan dengan tangan kiriku!!” jawabnya kemudian.
“apa itu tidak sulit??”
“aku berusaha!!”
****

“kenapa tidak menjawab telphonku???” tanya kyuhyun marah saat hyo ra baru saja tiba diapartement. Saat itu hari sudah gelap.
“maaf aku tidak dengar!!” jawab hyo ra datar.
“kau marah kepadaku??”
“untuk apa aku marah kepadamu??” tanya hyo ra heran.
“ini tidak biasa!! Bukankah sudah sepantasnya seorang gadis marah kepada namjachingunya saat melihatnya bersama seorang gadis lain??!” tanya kyuhyun kesal.
Hyo ra tertegun sesaat “aku tidak melihatmu. . .” jawab hyo ra kemudian.
“jangan berbohong kepadaku lee hyo ra ssi, kita saling bertatapan tadi, mana mungkin kau tidak melihat kami???”
“jadi kau ingin aku marah??”
“sudahlah, buatkan aku makan, aku lapar!!! Bukankah kau sudah tau kalau aku tidak bisa makan dengan tangan yang seperti ini?? Apa setiap hari aku harus kelaparan karna menunggumu terus??”
“bukankah tadi siang kau makan bersamanya??”
“kau harus ingat baik2 lee hyo ra ssi, aku hanya akan makan dari tanganmu, bukan dari yang lain, araseo??!”
Hyo ra terdiam menatap kyuhyun. Laki2 itu menatapnya tajam. “akan kubuatkan kau sesuatu” kata hyo ra sambil menuju dapur “selanjutnya tidak usah menungguku, kau boleh makan dari tangan siapapun. . .”
Kyuhyun terkejut mendengarnya. Ia benar2 terkejut hingga tidak sanggup berbicara. Apakah itu artinya hyo ra tidak memiliki perasaan apapun kepadanya hingga membebaskan kyuhyun??
Kyuhyun makan dengan diam. Ditatapnya terus gadis itu. tapi hyo ra sama sekali tidak memandang kearahnya.
“cepatlah tidur!!” kata hyo ra singkat sambil beranjak untuk mengembalikan piring kotor.
Kyuhyun mengikutinya, tapi tidak sengaja kakinya tertabrak kaki meja. “aaaaaaarrrgh. . .”
“gwenchana??” tanya hyo ra panik saat melihat laki2 itu berjongkok dipinggir meja. “apa yang kau lakukan??”
“aku hanya ingin minum!!” saut kyuhyun sambil menahan sakit. Jari kelingking kakinya terasa remuk.
“bukankah kau tinggal bilang padaku?!”
“bantu aku!!” pinta kyuhyun. Sebenarnya sakit itu hanya sejenak, tapi kyuhyun tetap berpura2 tidak bisa jalan.
Hyo ra melingkarkan lengan namja itu ke lehernya kemudian membantunya berjalan ketempat tidur. tubuh cho kyuhyun tidak ringan. Hyo ra harus berusaha menopang berat badan itu. dan saat hembusan nafas kyuhyun mengenai telinganya, sontak ia menjauh dan itu membuat kyuhyun kehilangan keseimbangan.
“aaarrgh. . .” bruuuk. . . .
Keduanya jatuh keatas tempat tidur. mereka berdua saling bertatapan. Hyo ra merasa detak jantungnya melambat. Kenapa ia tidak bisa mengalihkan tatapannya dari mata kyuhyun?? Seolah mata itu telah menghipnotisnya. Wajah kyuhyun semakin dekat. Saat nafasnya yang hangat menyapu wajah hyo ra, perlahan tanpa berfikir ia memejamkan matanya dan sedetik kemudian, sesuatu yang basah, lembut dan hangat menyentuh bibirnya. . . bibir kyuhyun. . .
Bila hati sudah mengambil alih semuanya, apa yang terjadi? Bahkan ego dan otakpun tidak bisa menghalanginya, membuat orang menjadi bodoh. Hyo ra tersadar beberapa saat kemudian. Ia membuaka mata dan langsung mendorong tubuh kyuhyun menjauh. Ia beranjak bangun dan langsung masuk kedalam kamar mandi.
Tangisnya pecah seketika. Apa yang terjadi pada dirinya?? Kenapa ia menjadi bodoh seperti ini?? Tidak, ia tidak boleh mencintai laki2 itu, tapi kenapa?? Kenapa ia tidak boleh??
Sementara kyuhyun hanya memandangi pintu kamar mandi itu dengan diam. Entah apa yang ada difikirannya tadi?! Bahkan ia tidak ingat apakah ia sempat berfikir. Kenapa ia menjadi bodoh seperti ini?? Dan semua itu karna seorang gadis yang bernama lee hyo ra. . .

Sejak kejadian itu, keduanya sama2 saling diam. Bukannya apa, tapi keduanya sama2 tidak tau harus berbicara apa. bahkan saat teman2nya bertanyapun mereka hanya diam. Entah kenapa mereka tidak ingin menceritakan apa yang terjadi.
Mereka benar2 sangat sibuk saat ini. Tugas2 yang diberikan sudah mendekati target waktu. Kadang hyo ra harus bergadang untuk mengetik semua itu. dengan tangan kyuhyun yang masih diperban, tidak mungkin ia menyuruh laki2 itu untuk mengetik semuanya.
Seperti hari ini, hyo ra sedang duduk diatas karpet berkutat dengan laptop kyuhyun. Dibelakangnya laki2 itu sudah tidur. ia sengaja menyelesaikan tugasnya setelah namja itu tidur, kalau tidak begitu, kyuhyun akan memaksanya ikut mengerjakan tugas. Dan sebenarnya ia juga masih tidak nyaman dengan kejadian beberapa hari yang lalu.
Hyo ra mendesah pelan saat dirasakannya udara terasa panas. Ia mengikat rambutnya asal2an kemudian melepas jaket yang dipakainya. Menyisakan tanktop coklat dan celana piama panjang biru mudanya. Ia merenggangkan otot2nya sejenak kemudian mulai mengetik lagi. Besok tugas untuk lombanya harus selesai, karna lusa sudah harus dikirimkan.
Tiba2 ia tersentak saat merasakan seseorang memeluknya dari belakang. Cho kyuhyun, laki2 itu duduk persis dibelakang hyo ra dan memeluk gadis itu sambil menyandarkan dagunya pada bahu hyo ra. Sementara hyo ra membeku saking terkejutnya.
“kau belum tidur??” tanya kyuhyun pelan.
“a. . .a. . .apa yang kau lakukan??” tanya hyo ra yang masih membeku ditempatnya.
“kenapa??”
“lepaskan aku kyu. . .” kata hyo ra. Ia terlalu kaget untuk bergerak saat ini karna sepertinya kyuhyun sudah mematikan semua sistem sarafnya.
“waeyo. . .?? bukankah sepasang kekasih sudah biasa melakukan ini??” tanya kyuhyun sambil membenamkan wajahnya keleher hyo ra dan mempererat pelukannya diperut hyo ra.
Hyo ra semakin mematung ditempatnya. Jika saja mereka memang benar2 sepasang kekasih. . jika saja. . .
Hyo ra memejamkan matanya kuat2. Hembusan nafas kyuhyun yang hangat dilehernya membuatnya sulit berfikir “tidurlah kyu, aku harus menyelesaikan ini. . .” kata hyo ra lelah.
“mmm. . .” gumam kyuhyun tidak jelas.
Hyo ra terdiam beberapa saat kemudian dilanjutkannya lagi pekerjaannya sementara laki2 itu masih memeluknya. Jantungnya masih berdetak kencang, tangannya juga terasa gemetar. Ia mendengar nafas kyuhyun yang teratur. Sepertinya laki2 itu tertidur.
Akhirnya setelah beberapa lama, apa yang harus diketiknya untuk besok selesai. Posisinya dan kyuhyun saat ini membuat badannya kaku. Ia tidak bisa bergerak, mungkin terlalu takut untuk bergerak.
“kyu. . .” panggilnya pelan.
Tidak ada jawaban. . . sepertinya dia memang sudah tertidur.
“kyu. . .” panggil hyo ra lebih keras.
“mmm. . .??” gumam kyuhyun sambil mempererat pelukannya dan malah semakin membenamkan wajahnya keleher gadis itu membuat jantung hyo ra berdetak kacau.
“tidurlah ditempat tidur, kau membuat tubuhku kaku. . . aku juga mau tidur. . .”
“tidurlah denganku. . .” gumam kyuhyun.
“MWOYA???” pekik hyo ra kaget. Apa ia tidak salah dengar?? Apa telinganya bermasalah??
“aku masih ingin memelukmu jjagi. . .” gumam kyuhun lagi.
“jangan bertingkah aneh!! Cepat tidur, ini sudah malam sekali!!”
“ada dua pilihan, pertama, tidur denganku, kedua, aku tetap memelukmu seperti ini!!”
“aku tidak akan memilih!!”
“baiklah, kalau begitu tetap seperti ini!!”
Hyo ra menghela nafas. Sebenarnya apa yang diinginkan namja ini??
“ayo kita tidur. . .” kata hyo ra mengalah. Ia terlalu lelah untuk berfikir sekarang ini.
Kyuhyun tersenyum evil kemudian menarik hyo ra ketempat tidur. saat ini, ia sudah tidak peduli apapun lagi. Persetan dengan semuanya, secepatnya ia akan mengakhirinya.
Dipeluknya gadis itu dengan tangannya yang tidak sakit dengan erat kemudian menarik selimut dan memejamkan mata.