Tags

, , , , ,

Hyuki dan donghae sedang berjalan ceria sambil membawa kantong belanjaan. Kemarin hyuki mendapatkan job. Koreo dance yang diciptakannya diterima oleh salah satu agency ternama dan akan dipakai untuk artis2 mereka. Hari ini mereka ingin merayakannya bersama kyuhyun.
“kau yakin dia ada disini??” tanya donghae.
“ya, kemarin dia bilang dia ada kelas siang, jadi paginya dia kosong!!” saut hyuki.
Tiba2 donghae berjongkok untuk membetulkan ikatan tali sepatunya sementara hyuki terus berjalan dan membuka pintu apartementnya.
Braaak. . . kantong belanjaan itu dengan suksesnya jatuh kelantai disertai mulut ternganga dari sang pemilik.
Donghae yang masuk belakangan hampir saja menabrak hyuki dan menatap heran mengapa mulut temannya itu membuka begitu lebar dengan pandangan tanpa kedip. Dengan wajah bingung ia mengikuti arah pandang hyuki dan. . . sama ternganganya.
Disana, ditempat tidur itu mereka melihat kyuhyun sedang tidur pulas sambil memeluk seorang gadis yang tak lain adalah hyo ra, yang tidur sama pulasnya. Wajah kyuhyun begitu dekat dengan wajah hyo ra bahkan hidung dan bibir kyuhyun menempel pada pipi hyo ra.
“a. . a. . .a. . .a. . .apakah ini nyata??” tanya donghae tanpa kedip.
Hyuki menelan ludah. “a. . .ayo kita pergi. . .” katanya tanpa mengalihkan pandangan sambil menarik kaos donghae dan memaksa dirinya sendiri untuk mengalihkan pandangan.
Kedua namja itu keluar apartement lagi dengan gamang.
“kau yakin aku tidak berhalusinasi tadi??” gumam donghae.
“kalau kau berhalusinasi, berarti aku juga berhalusinasi. . . tidak tidak tidak. . . itu tadi nyata, aku yakin sekali!!”
“donghae ya, hyuki!!!”
Butuh beberapa saat bagi kedua namja itu untuk menjernihkan otak mereka dari pemandangan tadi. Dan akhirnya mereka sadar, ada seorang gadis yang memanggil nama mereka dan berjalan menghampiri mereka, kim yoona. . .
“oh, nonna. . . sedang apa kau disini??” tanya hyuki.
“ah, aku ingin bertemu kyuhyun, kemarin donghae bilang ia menginap diapartementmu bukan??”
“oh kyuhyun. . . MWOYA KYUHYUN???” pekik hyuki kaget.
“kenapa??” tanya yoona heran.
“a. . .aniyo. . .”
“dia ada bukan?? Aku tadi menelphone ponselnya, tetapi tidak aktif. . .”
“dia. . .”
“dia tidak ada!!” potong hyuki cepat sambil menatap donghae seakan berkata ‘jangan berkata apapun!!’
“ah begitu. . . kau tau dimana dia??”
“aku tidak tau, mungkin dia dikampus. . .” jawab hyuki.
“diapartementnya tidak ada?”
“kami baru saja dari sana tadi!!”
“ah, baiklah, kalau begitu akan kucari dia dikampus!!” kata yoona kecewa sambil melangkah pergi.
****

Bel apartement berbunyi. Hyo ra menggeliat pelan kemudian baru sadar ada seseorang yang sedang memeluknya erat. Sontak ia langsung terbangun, membuat kyuhyun bergerak dalam tidurnya. Cepat2 ia turun dan menyambar jaketnya didekat laptop, kemudian berjalan kearah pintu apartement dan membukanya. Ternyata seorang dokter yang datang.
“kyu. . . bangun!!!” hyo ra menggoyang2kan badannya pelan.
“ng. . .” kyuhyun menggeliat pelan “ada apa??” gumamnya tidak jelas.
“ada dokter yang akan memeriksa tanganmu!! Bangunlah!!!”
Kyuhyun mengucek2 matanya kemudian bangung dan duduk bersandar pada tempat tidur.
“silahkan dokter!!” kata hyo ra.
Sementara sang dokter memeriksa kyuhyun, hyo ra pergi kekamar mandi untuk mencuci muka. Saat ia keluar, dokter itu sedang mencoba menggerak2kan tangan kyuhyun.
“bagaimana dok??” tanya hyo ra.
“sudah bisa digerakkan, tapi masih perlu dua atau tiga hari lagi untuk pemulihan, untuk saat ini sudah bisa digunakan asal tidak membawa barang2 berat. . . “ jawab dokter “baiklah, saya rasa sudah cukup, saya tidak perlu kemari lagi besok, tiga hari lagi pergilah kerumah sakit untuk pemeriksaan!!”
“baik dokter, terima kasih. . .”
Hyo ra mengantarkan dokter itu hingga keluar dari apartement. Kemudian ia masuk lagi dan mendapati dua kantong plastik sedang tergeletak dilantai. Dipungutnya kantong itu, ternyata bahan2 belanjaan.
“kyu apa ini punyamu??” tanya hyo ra sambil berjalan pelan menghampiri kyuhyun. Ternyata laki2 itu sedang tidur lagi dengan selimut yang menutupi tubuhnya. “yaaak cho kyuhyun!!! Ini sudah siang!!!” teriak hyo ra sambil meletakkan kantong plastik itu dimeja kemudian naik ketempat tidur dan menggoyang2kan tubuh laki2 itu serta menarik selimutnya.
“ng. . .aku masih ngantuk. . .” gumam kyuhyun sambil menarik lagi selimutnya.
“banguuuun!!!! Ini sudah siang tiang lampu jelek!!!” teriak hyo ra lagi.
Tiba2 kyuhyun meraih pinggang hyo ra dan menariknya membuat gadis itu memekik kaget. Didekapnya gadis itu kuat2 “apa kau bilang hmm. . .??”
“yaak setan, apa yang kau lakukan??” teriak hyo ra sambil berusaha melepaskan diri dari kyuhyun. Sementara kyuhyun masih memejamkan matanya, namun bibirnya jelas2 menyunggingkan senyum iblisnya.
“aku mau memasak, kau cepat mandi, kita harus kekampus menyelesaikan tugas!!!”
“tidak mau!! Panggil aku yeobo dulu!!” jawab kyuhyun cepat.
“mwoya??? Lepaskan atau tanganmu harus memakai gips lagi setelah ini!!!” ancam hyo ra.
“kita lihat seberapa kuat dirimu. . .” bisik kyuhyun tepat ditelinga hyo ra.
Tanpa ba-bi-bu lagi, hyo ra langsung menggigit lengan kyuhyun yang memeluknya.
“aaaarrrgh. . .” teriak kyuhyun kesakitan dan langsung melepaskan pelukannya.
Hyo ra langsung melepaskan diri dari setan itu “jangan kau kira aku takut untuk melakukannya!!!”
“baiklah baiklah aku mandi!!!” tatap kyuhyun sebal kemudian beranjak menuju kamar mandi sambil cemberut.
Blaaam. . . pintu kamar mandi dibanting agak keras sementara hyo ra hanya menggeleng2kan kepalanya sambil tersenyum tanpa ia sadari. . .
****

“MWOYA???” teriak gadis itu bersamaan dengan keterkejutan yang luar biasa. Sampai2 mata mereka membelak tanpa kedip dan mulut ternganga lebar.
“ka. . .kau tidak bohong kan??” tanya yoon hye sementara rae ki sepertinya masih lupa untuk menutup mulutnya.
Hyo ra mengangguk lemah “aku bisa gila kalau seperti ini. . . semakin lama tingkahnya semakin aneh. . . apa menurut kalian sebaiknya kuakhiri saja?? aku sudah tidak perduli lagi dengan rencana itu. . .”
Kedua temannya itu menatap prihatin. Memang semua itu tidak mudah. Cho kyuhyun, bukan laki2 yang mudah untuk dihadapi.
“kau yakin dia benar2 menyukaimu?? Kalau tidak tidak mungkin dia bersikap seromantis itu, mengajak tidur bersama aiiih. . .” gumam rae ki pelan.
“aku tidak tau. . .” hyo ra mendesah pelan “kalau ia benar2 menyukaiku, aku takut. . .”
“kenapa?”
“entahlah, tapi aku. . .aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksinya saat tau semua ini adalah bohong, aku. . .”
“apa kau menyukainya??” tatap yoon hye tajam.
“a. . .apa maksudmu??” tanya hyo ra tergelagap.
“apa kau menyukai cho kyuhyun?? Kau mulai jatuh cinta kepadanya??” ulang yoon hye.
Hyo ra terdiam sejenak “aku tidak tau. . .” desahnya pelan.
“hyo ra, sebenarnya sampai sekarang aku masih bingung, sebenarnya kenapa kalian bermusuhan??” tanya rae ki.
“aku juga tidak tau. . .dari kecil kami sudah seperti itu. . . sampai sekarang aku belum pernah menanyakan kepada appa kenapa dia membenci keluarga kyuhyun. . .”
“aigoooo. . . . jadi selama ini kalian bermusuhan tanpa sebab yang jelas???”
Hyo ra hanya bisa menghela nafas sambil mengangguk.
****

Berita kemunculan yoona menjadi gosip yang paling hot setelah berita berdamainya kyuhyun hyo ra dan hubungan keduanya. Kini seluruh kampus membicarakan tentang orang ketiga yang tiba2 datang itu. dan gosip itupun bermacam2 jenisnya, mulai dari kyuhyun yang seorang playboy hingga pelet hyo ra yang tidak mempan lagi (?). Dan keempat teman mereka [baca: yoonjaehaeki] kembali menjadi artis yang diberondingi berbagai macam pertanyaan oleh wartawan2 gadungan itu.
bahkan dari dosen hingga rektor-pun bertanya2 apa yang sedang terjadi?? Sementara kedua orang yang bersangkutan tidak perduli oleh isu2 yang menyebar itu. eksperesi kyuhyun yang kelihatan senang, dan eksperesi hyo ra yang kelihatan murung, membuat semuanya menyimpulkan bahwa hyo ra dicampakkan karna kyuhyun sudah bertemu dengan penggantinya.

“aku ingin bertanya sesuatu padamu!!!” kata yoona saat ia bertemu dengan kyuhyun.
Kyuhyun yang sedang asyik memainkan pspnya, setelah seminggu lebih absen menjawab tanpa menoleh “apa itu?”
“apa kau sudah punya yeojachingu??” tanya yoona datar.
Kyuhyun menghentikan permainannya dan menatap yoona “nonna. . . kau tau itu??”
“jadi itu benar??”
“bagaimana kau tau??”
“tadi ada seseorang yang bertanya kepadaku bagaimana aku bisa merebutmu dari lee hyo ra!!” yoona mendengus pelan.
“nonna, mianhae. . .”
“kenapa kau tidak mengatakan ini kepadaku kyu?? Aku sangat membutuhkanmu saat ini, tapi yeojachingumu. . . kalau aku memintamu untuk tetap disisiku apa kau mau??”
Kyuhyun terdiam, ia tidak bisa menjawab. Beberapa hari yang lalu ia sudah memutuskan untuk mengakhiri semuannya, ia tidak perduli lagi pada rencana itu, satu hal yang disadarinya, ia sudah jatuh cinta pada gadis itu. . .
“aku akan tetap disisimu nonna. . . tapi sebagai sahabatmu. . . dan aku tidak akan pernah meninggalkanmu, percayalah itu. . . bagaimanapun kau penting untukku. . .”
“benarkah. . . siapa lee hyo ra itu??” tanya yoona.
“nonna, apa kau ingat tentang gadis menyebalkan yang selalu kuceritakan kepadamu??” tanya kyuhyun.
“gadis yang sering kau maki dengan sebutan kecebong, papan triplek, ekor kuda, cebol__”
“yak, kenapa kau perjelas???” potong kyuhyun kesal.
Yoona tertawa kecil “kenapa??”
“gadis itulah yang bernama lee hyo ra. . .”
“mworago????” yoona membelakkan matanya “apa kau sudah gila cho kyuhyun?? Bukankah appamu membencinya???”
Kyuhyun mendesah pelan “ceritanya panjang, dan yah. . . appa memang membencinya, karna itu aku merahasiakan hubungan ini darinya. . .”
“tapi. . .ba. . .bagaimaana kau bisa menyukainya?? Bukankah dulu kau membencinya??”
“entahlah, mungkin ini hukuman untukku. . . aku terlalu membencinya hingga tanpa sadar aku jadi menyukainya, bukankah itu bodoh??”
“benar2 bodoh. . .”
“yaah, cinta memang membuat orang menjadi bodoh. . .”