Tags

, , , , ,

“JANGAN BIARKAN MEREKA LOLOS!!!” teriak appa hyo ra.
Semua orang mencoba menghalagi kyuhyun. Gelas2 pecah, meja2 terguling. Terdengar letusan beberapa balon disertai jeritan2. Keadaan benar2 kacau.
“kereeen. . .” gumam sungmin pelan sambil melihat kekacauan didepannya itu.
Sepeda kyuhyun meliuk2 menghindari orang2 itu sementara hyo ra memeluk pinggang kyuhyun erat sambil menutup mata rapat2.
Akhirnya. . . Setelah melewati 33 halangan dan 99 rintangan (?), kyuhyun berhasil keluar dari rumah hyo ra dgn selamat kecuali beberapa balon yg meletus tadi.
Kyuhyun terus mengayuh sepedanya menjauhi rumah hyo ra. Dan hyo ra belum berani membuka matanya.
Tiba2 terdengar suara sirine mobil polisi dari belakang kyuhyun. Mobil polisi itu menghentikan paksa kyuhyun. Seorang polisi keluar dari mobil bersama. . . paman penjual balon??
“itu dia yg mencuri sepeda saya pak polisi!!”
Melihat hal itu kyuhyun dan hyo ra turun dari sepeda itu.
“pamaaaan. . .” panggil kyuhyun ceria “terima kasih, berkat sepedamu ini, aku bisa membawa lari kekasihku yg akan dijodohkan dgn orang lain. Kau benar2 malaikatku!!”
“jadi kau menggunakan sepedaku ini untuk menjemput kekasihmu?”
“benar, dan tenang saja, aku akan mengganti balon2 yg meletus!”
“ah tidak usah, tidak usah, yg penting kalian bisa bersama, semoga kalian hidup bahagia selamanya!”
“waaa paman, kau sungguh baik!!” ucap kyuhyun terharu sambil menggenggam erat tangan paman itu.
“baiklah pak polisi, saya membatalkan tuntutan saya, maaf merepotkan anda! Kalau begitu saya permisi dulu!” dgn bahagia paman penjual balon itu menaiki sepedanya dan mengayuh pelan.
“baiklah, aku juga harus pergi!”
“anyeong!!!” kyuhyun melambai2kan tangannya pada kedua org yg semakin jauh itu kemudian menoleh pada hyo ra.
Gadis itu masih mengalami kemacetan otak sehingga pikirannya masih kosong. Kyuhyun menariknya menuju sebuah taman.
“mianhae. . .” ucap kyuhyun begitu mereka tiba ditaman “hyo ra kau tidak apa2?” tanya kyuhyun cemas ketika gadis itu tidak bereaksi apapun.
“a. . .aku. . . Sungmin. . .aku harus kembali. . .” kata gadis itu kacau sambil berbalik tapi dgn cepat tangan kyuhyun menahan lengan gadis itu.
“aku sudah bersusah payah membawamu kemari mana mungkin aku melepasmu? Jangan bodoh hyo ya!”
Hyo ra tersentak baru tersadar “kyuhyun, kenapa kau melakukan ini???”
“tentu saja karna aku mencintaimu bodoh!!! Kau pikir aku akan diam saja melihatmu menjadi milik orang lain?? Yg benar saja!!!”
Hyo ra terpaku mendengarnya “ka. . .kau mencintaiku??”
“kau pikir apa?? Dan meskipun kau hanya berpura2 mencintaiku aku tidak perduli!! Akan kubuat kau mencintaiku karna cinta itu bisa dipupuk!!”
“kau mencintaiku??”
“saranghae hyo ra ya, neomu neomu saranghae. . . Memang awalnya aku hanya berpura2, tapi semakin lama aku benar2 jatuh cinta padamu, aku tidak perduli apapun lagi, persetan dgn ego, yg kuinginkan kini hanya ada kau disisiku!!”
Air mata hyo ra jatuh, ditatapnya kyuhyun tidak percaya.
“mianhae. . .apa kau mencintai namja itu??” tanya kyuhyun sendu.
“bisakah kau membuktikannya??” hyo ra balik tanya.
“akan kulakukan apapun untukmu. . .” kata kyuhyun pelan
“nado saranghae kyu. . .”
kemudian dilumatnya bibir hyo ra dgn pelan dan lembut, mengeluarkan semua perasaannya yg ada.
Hyo ra membalas ciuman itu dgn air mata yg masih mengalir. Ia benar2 tidak menyangka bahwa kyuhyun mencintainya.
“ayo kita kembali, akan kubuat appamu merestui hubungan kita!”
“caranya?”
Kyuhyun tersenyum setan “kau lihat saja nanti!”
***

Kyuhyun dan hyo ra kembali lagi kerumah hyo ra. Tapi sampai disana sudah tidak ada siapa2.
“kenapa kalian kembali?”
“sungmin ssi. . . Mianhae. . .” ucap hyo ra pelan.
“gwenchana hyo ra ssi, bahkan aku bisa belajar dari kekasihmu ini! Aku tidak akan menyerah, meskipun orang tuaku tidak menyetujui hubunganku dgn yoona, aku tetap akan mengejarnya!”
“tunggu dulu, kau bilang tadi yoona? Apa dia kim yoona yg pernah belajar dijepang??” tanya kyuhyun.
“bagaimana kau tau?”
Kyuhyun tersenyum “semoga berhasil, dia masih menunggumu saat ini, kau tau kalau dia ada dikorea?”
“korea??”
“ya, dia pulang kekorea beberapa minggu yg lalu, dan sekarang ia berada ditempat saat ia sedih biasanya, kau tau dimana itu kan??”
Sungmin tersenyum “aku tau, terima kasih informasinya!”

“bukankah kau menyukai yoona ssi?” tanya hyo ra setelah sungmin pergi.
“itu dulu jjagiya. . . Sebelum kau merebut hatiku darinya!”
“aku tidak pernah merebut hatimu!”
“ne, ne, kalau begitu aku yg merebut hatimu!”
“mwo?”
“sudahlah, lebih baik kita mencari appamu, kurasa aku tau dimana dia. . .”
***

Diluar gedung itu tampak ricuh. Penyebabnya tidak lain adalah karna adanya masalah.
“apa maksudmu? Jangan menfitnah putraku!!!”
“kau pikir aku bohong?? Putra sialanmu itu membawa kabur putriku! Katakan dimana dia sekarang!!”
“kyuhyun tidak mungkin melakukan itu! Dia namja baik2! Pasti putrimu yg merayunya!”
“hei botak jaga mulutmu! Putriku itu gadis baik2!”
“HENTIKAAAAN!” teriak kyura bersamaan.
“apa kalian tidak malu jadi tontonan org ha?” bentak kyuhyun.
“yaak kau, kenapa kau bwa kabur putriku??”
“aku mencintainya!”
“TIDAK BOLEH!” Teriak kedua laki2 itu bersamaan.
“mau tidak mau kalian harus merestui kami karna hyo ra saat ini sedang mengandung anakku!”
“MWO??” Teriak appa2 itu jantungan sementara hyo ra ternganga.
“dan kami akan menikah secepatnya!” tambah kyuhyun sambil memeluk pinggang hyo ra “jadi appa, dan calon mertuaku, kalian harus damai demi cucu kalian ini!”
Kedua appa2 itu saling berpandangan.
“ANDWAE!!”

End