Tags

, , ,

Cast:
– kim ryowook
– song hye soo (dwii ilmi yulitha)
– park jung soo (leeteuk)

~prolog~

Bagaimana bila aku. . . Bukan perawan seperti yg engkau mau. . . Mungkin saja dulu kupernah ternoda, apa bedanya bila aku mencinta??
Bisakah bila kau hapus? Sempitnya fikiranmu tentang arti cinta. . . Seandainya dulu kau berlumur dosa, sekali kucinta tetap cinta. . .
[helena-sekali cinta tetap cinta]

“kau tau? Saat ini aku sangat bahagia. . . Beberapa hari lagi kita akan bertunangan. . .” ucap park jung soo dgn senyum bahagia. Saat ini mereka sedang berjalan pelan menyusuri jalan.
Song hye soo, gadis itu hanya tersenyum lemah tanpa semangat.
“gwenchana?” tanya jung soo cemas saat melihat hye soo hanya diam “apa kau tidak senang?”
Hye soo menggeleng pelan “aku senang oppa. . .”
“akhir2 ini kau terlihat murung, apa ada sesuatu??”
Hye soo menelan ludah. Apa yg harus dikatakannya kepada namja ini?!
“oppa. . . Apa kau yakin mau bertunangan dgnku?”
Jung soo menghentikan langkahnya dan menatap hye soo.
Hye soo mengalihkan pandangannya agar tidak menatap mata jung soo. Bagaimanapun ia harus mengatakannya kepada namja itu, meskipun itu adalah bagian tergelap dalam hidupnya.
“kenapa kau bertanya seperti itu?? Tentu saja aku yakin! Apa kau sedang mencemaskan tentang usia kita yg masih muda? Tenang saja jjagiya. . . Kita tidak akan cepat2 menikah, aku akan menikahimu setelah kau menyelesaikan pendidikanmu dan aku mendapatkan pekerjaan!” jung soo menggenggam lebih erat jari2 gadis itu.
Hye soo menatap resah “bukan soal itu oppa. . .”
“lalu?”
“ada sesuatu yg tidak kau ketahui tentang aku. . .”
“apa yg tidak kuketahui??”
Lidah hye soo terasa kelu. Sungguh ia tidak ingin mengatakannya, atau mungkin ia tidak menginginkan kehidupan seperti itu. Tapi ia harus mengatakannya, karna berapa lama rahasia itu bertahaan? Kenyataan itu pasti akan datang.
Air mata hye soo mulai mengenang “masa laluku oppa. . .”
Jung soo terdiam, menatap lekat hye soo “aku tidak perduli dgn masa lalumu!”
Kini air mata itu jatuh bersama tetesan air dari langit, gerimis. . .
Hye soo menggeleng pelan “aku tidak bisa oppa. . . Aku terlalu kotor untukmu. . .”
“apa maksudmu?? Jangan membuatku takut soo ya. . .”
“oppa mianhae. . .” hye soo terisak pelan sambil menarik jari2nya dari genggaman tangan jung soo “kalau kukatakan bila dulu aku pernah ternoda, apa kau tetap masih akan menerimaku??”
“a. . .apa?” jung soo menatap hye soo itu tidak mengerti.
Hye semakin terisak “aku tidak bisa oppa. . .” tiba2 saja hye soo berlari pergi.
“yaak soo ya!!” jung soo ikut berlari menyusul hye soo.
Ditahannya tangan gadis itu “aku tidak perduli soal itu!”
Hye soo menggeleng pelan “ani oppa. . . Aku terlalu kotor. . .”
“kita bisa membicarakan ini dulu. . . Aku mencintaimu song hye soo!”
“aku tidak pantas untukmu. . .”
“siapa kau berani menetukan apa yg pantas untukku? Kau lebih dari pantas song hye soo!” “aku pelacur oppa!!” teriak hye soo tidak tahan “aku dulu adalalah seorang pelacur! Apa kau masih bisa menerimaku?”
Jung soo mematung ditempatnya. Ditatapnya hye soo dgn pandangan tidak percaya.
“sudah kuduga. . . Aku tidak pantas untukmu, mianhae oppa. . . Tidak seharusnya kita saling mengenal, tidak seharusnya aku mencintaimu. . . Lupakan semua tentang kita. . . Selamat tinggal. . .” hye soo berlari pergi meninggal jung soo yg masih terpaku ditempatnya.
Hye soo terus berlari menjauh, tidak perduli hujan yg semakin deras.
Ia salah. . . Sejak awal ia sudah salah telah masuk kedalam kehidupan jung soo. Dia kotor, dia sampah. . . Dan tidak pantas untuk mencintai. Tidak akan ada yg mau menerimanya.
Tapi. . . Apakah semua itu sepenuhnya salahnya?? Apakah ia menginginkan hal ini terjadi? Tidak!
Lalu ini salah siapa?
Takdir??
***

Kim Ryowook, baru saja menyelesaikan studinya dijepang. Dan sekarang ia ditrima bekerja disebuah perusahaan sebagai editor majalah.
Saat ini dia sedang melihat2 pemandangan seoul yg sudah 4 tahun ditinggalkannya. Dipotretnya setiap pemandangan yg dianggapnya baru dan menarik. Udara terasa dingin karna hujan baru saja turun, semuanya masih terlihat basah. Ryowook menghirup nafas dalam2, merasakan aroma tanah yg basah oleh air hujan. Tiba2 terdengar suara tangis seorang anak kecil.
Ryowook menoleh dan mendapati gadis kecil itu terjatuh dipinggir taman bermain. Ryowook sudah akan menghampirinya ketika dilihatnya seseorang mendahuluinya.
Gadis itu membantu gadis kecil itu dan membersihkan bajunya yg kotor. Sepertinya ia tidak terluka. Kemudian gadis itu membuka tasnya dan mengeluarkan sebuah kincir. Ia meniup kincir itu hingga berputar, membuat gadis kecil yg menangis itu tersenyum lagi. Dan mereka tertawa bersama.
Cantik sekali. . .
Tanpa sadar, ryowook mengangkat kameranya dan menangkap sosok gadis itu dgn jepretan kameranya. . .