Tags

, , , ,

Kyuhyun memasang wajah cemberut sambil memalingkah wajah kearah lain. Hyo ra mendesah pelan “ayolah kyu. . . Kapan lagi kita berbicara soal ini pada appa??”
Kyuhyun masih diam.
“dasar penakut!”
Sontak kyuhyun langsung menoleh kearah hyo ra. Gadis itu tengah bersandar dikursi sambil menyilangkan tangannya didepan dada.
“yg takut itu kau!”
“apa maksudmu??”
“sebenarnya apa yg kau takutkan jika kita menikah?”
“aku tidak takut, hanya saja belum siap!!”
Kyuhyun mendecak kesal “kalau bukan karna aku mencintaimu, aku pasti akan__”
“akan apa??” potong hyo ra tajam “ayo katakan, kau akan apa??”
“akan. . . Tetap mencintaimu. . .” jawab kyuhyun pelan sambil menunduk.
Chuup~
Kyuhyun terpana melihat hyo ra yg baru saja mengecup pipinya.
“kau bodoh!” kata hyo ra pelan.
“ka. . .kau. . .” kyuhyun tidak bisa berkomentar.
“rebut hati appaku, saat itu juga aku akan bersedia menikah dgnmu!”
Kyuhyun mendesah pelan “baiklah. . .”
Tiba2 ponsel hyo ra berbunyi. Langsung dijawabnya begitu tau siapa yg menelphonnya.
“ya appa?? . . .aku. . .aku ada dicampus, . . .aniyo, waeyo?? . . . Kerumah? Sekarang?? . . . Kyuhyun?? . . .baiklah. . .”
“ada apa??” tanya kyuhyun begitu hyo ra menutup ponselnya.
“appa menyuruhku pulang sekarang!”
“ayo kuantar!”
“eng. . .dia juga menyuruhmu kerumah!”
Kyuhyun mengerutkan keningnya “aku?”
Hyo ra mengangguk pelan.
“apa menurutmu akan ada sesuatu yg buruk??”
“eng. . .kurasa tidak, suaranya terdengar ceria tadi!”
“semoga saja!”
“dan ini waktunya untuk kita bicara yg sebenarnya!!
Kyuhyun menghela nafas berat “baiklah. . .”

“appa??” panggil hyo ra begitu tiba dirumahnya.
“oh hyo ra, kemarilah!”
“appa?? Sedang apa kau disini??” tanya kyuhyun heran saat melihat ayahnya ada disitu sambil menyesap teh.
“tentu saja sedang mengobrol dgn calon besan!”
Kontan alis kyura langsung mengerut “bagaimana bisa???” tanya mereka langsung.
“ah soal itu kalian tidak perlu tau, yg paling penting adalah kami sudah saling berbaikan!” jawab ayah hyo ra sambil terkekeh.
“jjinja???” tanya kyuhyun berbinar2 “jadi kalian akan merestui kami???”
“oh itu sudah pasti!” jawab ayah hyo ra.
“tenang saja, kami sudah mempersiapkan semuanya, kalian akan menikah minggu depan bukan?? Tidak masalah!!” saut ayah kyuhyun.
“tung. . .tunggu dulu!! Sebelumnya ada yg harus kalian tau!!” kata hyo ra.
“ada apa?”
“aku tidak hamil!!”
“. . . .”
“apa?”
“aku tidak hamil. . .” ulang hyo ra “itu hanya alasan kyu saja agar kalian merestui hubungan kami!!”
“. . . . .”
“kau tidak hamil?”
“n. .ne. . .”
“aku tidak jadi punya cucu?”
“be. . .benar. . .”
“. . . .”
“. . . .”
“ah, tidak masalah, sebentar lagi kalian juga akan memberiku cucu! Kyuhyun pasti laki2 yg hebat!”
“mwoya??” hyo ra melotot sementara kyuhyun tersenyum lebar.
“kalian tidak perlu khawatir, kami yg akan menyiapkan semuanya!!”
“appa, aku tidak ingin cepat2 menikah!” pekik hyo ra.
“kyu kemarilah, bagaimana konsep pesta pernikahan kalian nanti??”
“woaaa appa gomawo!!” teriak kyu senang dan langsung bergabung dgn appa2 itu.
“tunggu appa! Dengarkan aku!! Teriak hyo ra
“bagaimana kalau dibuat party garden, pasti bagus!” ucap kyu semangat.
“ah idemu bagus juga!”
“jangan lupa menyiapkan undangannya!”
“oh itu sudah pasti!”
“yaaak kalian! Dengarkan aku duluuu!! Aku belum siaaaap!!!” jerit hyo ra.
“untuk setting tempat, serahkan pada appa, biar kubuat kebun mawar untuk pernikahan kalian!!”
“waa aku setuju appa!”
“dan soal jamuan serahkan padaku, akan kusuruh koki2 terbaik dikorea untuk memasak! Juga untuk pakaiannya, kebetulan aku punya kenalan designer terkenal!”
“ya, dan akan kusuruh temanku yg fotografer untuk mengabadikan pernikahan kalian berdua!”
“appa, ternyata kau benar2 baik. . .”
“kalian_AAAAAAARRGH. . .” jerit hyo ra frustasi dan langsung melangkah pergi naik kekamarnya.
***

And. . . The day has come!!
Kyura menatap dirinya yg dibalut gaun putih polos itu dari cermin dgn wajah gelisah.
“yoon ah, rae ya, apa sebaiknya aku kabur saja??”
“yaak apa maksudmu??” yoon hye melotot kesal.
“tidakkah ini terlalu cepat??”
“hyo ra kau aneh!” saut rae ki “seharusnya kau bahagia hari ini kau menikah!!”
“tapi aku takuut. . .”
“apa yg kau takutkan??”
“aku. . . Aku takut tinggal bersama kyu. . .” ucap hyo ra pelan.
“sebelumnya kalian sudah pernah tinggal bersama, apa masalahnya??”
“itu beda yoon ah!! Setelah ini status kami berubah jadi suami istri, dan dia berhak melakukan apapun kepadaku!”
“tunggu. . . Jangan bilang kalau kau takut melakukan itu dengan kyu?!”
Hyo ra menatap rae ki cemas kemudian menunduk.
“aigooo hyo ra!! Itu bukan alasan!!”
“tapi_”
“oh, hyuki sudah datang!” kata rae ki sambil menatap kebawah melalui kaca jendela kamar hyo ra dilantai atas.
Yoon hye mengambil sebuket bunga mawar dan menjejalkannya kepelukan hyo ra “sudah waktunya kau pergi kegereja! Dan ingat untuk selalu senyum!”
Hyo ra mendesah sambil menatap resah.
Braaaak. . .
Pintu kamar terbuka “hyo ra, kyuhyun. . . .”
Dan bunga mawar itu jatuh begitu saja kelantai. . .
***
Hyo ra terus berlari tanpa memperdulikan orang2 yg menatapnya heran. Ia mengangkat gaun putihnya agar tidak menghalangi langkahnya. Air matanya terus bergulir, kakinya terus menyusuri lorong rumah sakit itu. Ia tidak perduli rambutnya berantakan, ia tidak perduli make upnya luntur, yg dilakukannya hanyalah berlari secepatnya.
Braaaak. . .
Ia membuka pintu sebuah kamar dan masuk kedalamnya. Langkahnya terhenti begitu melihat laki2 yg dicintainya itu ada disana, terbaring dengan masker oksigen wajahnya. Hati hyo ra terasa jatuh berantakan, kenapa kyuhyun harus mengalami kecelakaan?

Tbc