Tags

, , , ,

Tap tap tap. . .
BRAAAK. . .
“rae ya???” teriak seorang namja yg baru saja memasuki ruangan.
“disini oppa!”
Namja itu menghampiri rae ki dan memeriksanya dari ujung kepala hingga ujung kaki “kau tidak apa2? Katanya kau kecelakaan?? Apa ada yg terluka? Ada yg sakit?? Apa yg terjadi?? Aku_”
“siwon oppa, aku tidak apa2!” potong rae ki cepat “itu hanya cara agar kau cepat kemari!”
“cepat. . . Kemari?? Aiiiish jjinja, jadi kau menipuku huh?!” siwon menatap donghae sebal.
“mianhae. . . Tapi kami benar2 membutuhkan bantuanmu!!” saut raeki.
“bantuan?”
“ne. . . Bisakah kau membantu kami untuk menikahkan kyu dan hyo ra??”
“menikahkan. . . Yaaak, kau pikir aku ini pastor???” siwon mendelik kesal.
“ayolah oppa. . . Jebaaal. . .” pinta rae ki dgn tatapan puppy eyes-nya.
All except hyora: “kumohooon. . .”
*all people puppy eyes*
“ta. . . Tapi. . .” siwon menggaruk2 kepalanya bingung “baiklah. . .” desahnya kemudian.
Semua orang menghela nafas lega.
“jadi. . . Dimana pengantinnya??”
“disini!!” jawab kyuhyun sambil tersenyum lebar sementara hyo ra memasang wajah masam seasam2nya.
“a. . .apa ini tidak salah??”
“tidak, nikahkan aku sekarang juga, ayolah hyung jadilah penyelamatku. . .” pinta kyuhyun dgn wajah aegyonya.
“kyu, jangan seperti ini!!” protes hyo ra.
“sekarang atau tidak selamanya!!” jawab kyuhyun tandas “kau sudah memakai gaun jadi tunggu apa lagi???”
Hyo ra mendesah putus asa “kau benar2 setan!!”
“setan tidak ada yg setampan aku!”
Hyo ra mendengus sambil memalingkan wajah.
“jadi. . .apakah kalian tetap akan menikah sekarang?” tanya siwon.
“tentu saja!”

“tuan cho kyuhyun, apakah anda bersedia menerima nona lee hyora sebagai pasangan hidupmu, Menjaganya dalam keadaan suka atau duka hingga maut memisahkan kalian??”
“aku bersedia. . .”
“nona lee hyo ra, bersediakah anda menerima tuan cho kyuhyun sebagai pasangan hidup anda, menjaganya dalam suka atau duka hingga maut memisahkan kalian??”
“. . . . .”
Kyuhyun dan yg lainnya menatap hyo ra bingung. Gadis itu menatap siwon gelisah.
“yaak kenapa tidak dijawab???” sembur kyuhyun membuat hyora terlonjak kaget.
“kenapa mengagetkanku???” balas hyo ra.
“apa kau benar2 tidak mau menikah dgnku??”
“kenapa kau tidak sabaran?! Aku ini sedang gugup!! Meskipun sekarang kita tidak sedang digereja, tetap saja aku gugup!! Mengertilah cho kyuhyun ssi!!”
“kau membuatku takuut!!!”
“tadi aku sudah akan menjawab AKU BERSEDIA, tapi kau mengagetkanku! Bla. . .bla. . .bla. . .”
“bla. . .bla. . .bla. . .”
“atas nama tuhan, bapa, dan roh kudus aku nyatakan kalian resmi menjadi sepasang suami istri!”
Semuanya mendesah lega.
“jadi apa maumu sebenarnya??” teriak hyora yg masih tidak mau mengalah.
“jangan membuatku menunggu, aku benci itu!!”
“kalau kau tidak mau menunggu tidak apa2! Tinggalkan aku!!”
“yaak apa maksudmu???”
“hei kalian, mau memakai cincinnya tidak??” potong ayah kyuhyun sambil mengulurkan sebuah kotak merah hati.
“apa maksudmu appa?? Kami belum resmi menikah!” kata kyuhyun bingung.
“oh kalian sudah resmi!” jawab siwon “dia sudah mengatakan AKU BERSEDIA, dan itu sudah cukup!”
“mwo??” hyo ra melebarkan matanya “kapan aku mengatakan itu??”
“oh tadi saat kalian bertengkar! Dan semua yg disini sudah mendengarnya!”
“jadi kami sudah resmi menikah yaa??” kyuhyun tersenyum lebar sambil mengambil sebuah cincin dan memasangkannya dijari manis hyo ra. Kemudian diberikannya cincin satunya kepada hyo ra. Meskipun gadis itu masih tidak mengerti apa yg terjadi, tetap dipasangkannya cincin itu pada jari kyuhyun.
“hei, apa kau pernah melihat pernikahan yg seperti ini??” tanya dokter park kepada susternya.
“belum dok. . . Ini benar2 tidak umum. . .”
“kita beruntung bisa menyaksikannya!” kata dokter park sambil terkekeh.
“sepertinya ada yg kurang. . .” kata hyuki tiba2.
Semua orang menatapnya tanda tanya.
“kalian belum berciuman!”
“aaa. . .benaar!!” saut semuanya.
“SHIREO!!!” pekik hyo ra dan langsung menjauh dari tempat kyuhyun “sudah cukup aku malu karna kegilaanmu kyu, aku tidak mau lagi!!”
“mwoya?? Jadi maksudmu kau malu kalau aku menciummu begitu?? Istri yg bagaimana kau ini?!”
“jangan bertindak semaumu sendiri kyu! Aku lelah!! Tidak bisakah kau bersikap normal sedikit?!”
“ini normal hyo! Dimana2 setelah menikah pasangan pengantin itu akan berciuman!”
“andwae!!”
Yoon hye menghela nafas “sepertinya tadi lebih baik kau tidak bicara hyu!”
“sepertinya begitu. . .”
“apa pertengkaran ini perlu direkam juga?” tanya donghae yg masih memegang iphonenya yg digunakan untuk merekam acara pernikahan aneh tadi.
“kurasa tidak perlu!” saut rae ki.
“aku lelah. . .” kata yoon hye.
“ayo kuantar pulang!” saut hyuki.
“kau juga harus pulang rae ya!” saut siwon.
“bagaimana kalau kita minum2 untuk merayakannya?” tawar ayah hyo ra pada ayah kyuhyun.
“dengan senang hati!!”
“ayo suster, kita masih ada pasien lain!” kata dokter park.
“ne dokter!!”
Braaak. . .
Yoon hye sengaja menutup pintu kamar dgn keras. Dan sedetik kemudian. . .
“YAAK MAU KEMANA KALIAN??” teriak kyura bersamaan.
***

“ah, Akhirnya aku keluar juga dari rumah sakit!” ujar kyuhyun sambil menjatuhkan tubuhnya ketempat tidur.
Keluar dari rumah sakit, mereka langsung menempati rumah baru hadiah dari appa2 mereka.
“istirahatlah, aku mau membuat makan malam!” saut hyo ra.
“bukankah kita sudah makan tadi?” tanya kyuhyun yg tiba merengkuh tubuh hyo ra dari belakang.
“ta tapi. . .”
“bogoshipoyo. . .” bisik kyuhyun sambil mengecupi leher gadis itu.
“ngh. . .kyu lepas. . .”
“tidak akan. . .”

Fin