Pernahkah kalian bosan dgn kehidupan?? Pasti pernah, walau itu hanya terlintas dalam fikiran kalian,,
Aku tau inilah yg dinamakan kehidupan. . .
Selalu ada masalah didalamnya, konflik dan beragam rasa. . .
Rasa senang, rasa sedih, duka, lara, bahagia, bahkan cinta. . .
Terkadang aku berfikir ingin lepas dari itu semua, tapi bukankah itu sama saja dgn aku hidup tanpa kehidupan??
Aku bukannya ingin lari dari kehidupan, tapi hanya ingin berhenti sejenak, apa itu salah??
Aku lelah, sungguh, bukan fisik tapi fikiran. Aku ingin istirahat sebentar saja, melepaskan semuanya, menjadi diri yg baru. . .
Tapi sepertinya waktu tidak mengijinkan.
Ah, aku ingin sekali duduk disebuah gardu ditengah sawah yg hijau, merasakan hembusan angin. . . Kalian tau rasanya? Benar2 memenangkan. . .
Atau duduk disebuah terminal memperhatikan orang yg berlalu lalang sibuk dgn urusannya masing2. . .
Tapi, seandainya saja aku sudah berhenti sejenak, akankah hidup lebih mudah? Tidak. . . Karna hidup akan tetap sama!
Ah, rumit sekali hidup ini. . .
Bahkan hingga kinipun aku belum tau apa arti kehidupan itu.
Kau tau, aku pernah bertemu seseorang yg bisa membuatku jatuh cinta oleh pemikirannya. . .
Namanya aris setiawan, ah padahal aku hanya berbicara dua jam bersamanya, laki2 yg tidak kukenal!
Secara harfiah, seharusnya aku menghindarinya saat itu. Tapi entah kenapa aku merasa nyaman didekatnya, bahaya yg jelas2 ada didepan mata.
Dalam sekejap, ia mampu membuatku menceritakan semua kehidupanku. . .
Kata2nya bagaikan misteri bagiku, menuntutku untuk berfikir lebih jauh. . .
Aku benar2 kagum dgn caranya memandang kehidupan. . . Ia melakukan semua yg dikatakan hatinya, memandang segala sisi dgn mudah. Ah, aku ingin seperti itu. . .
Hanya 2 jam aku bertemu dengannya dan aku mulai mengerti apa arti keluarga untukku. . .
Ah, aku masih penasaran dgnnya. . . Dia pernah berkata kepadaku ‘kalau nanti kita bertemu lagi, aku yakin, kamu tidak akan mengenaliku dan mau bicara dgnku!’
Waktu itu aku hanya diam memikirkan apa yg ia katakan, apa itu mungkin? Entahlah. . .
Yg jelas kini, aku ingin bisa sepertinya, menikmati kehidupan tanpa merasa terbebani. Sangat sulit kau tau, aku hanya berharap untuk sedikit saja melepaskan semua yg ada diotakku. . .
Tell me the way please if you know ‘how’,,