Tags

, ,


“bagaimana kelasmu??” tanya in jung saat mereka makan siang bersama.
“aku belum mengenal satupun dari mereka. . .” keluh eun chan.
“sabarlah. . .”
“untung aku mengenalmu, dan aku sangat bersyukur kau tidak berubah. . .”
“kau ini bicara apa?? tentu saja aku tidak akan berubah, kita kan teman dari kecil!! Aku sangat senang kau pindah ke seoul dan tinggal disini, jadi kita selalu bersama!!”
“in jung ah. . . gomawo. . .” ucap eun chan terharu.
In jung tersenyum “eun chan ah, aku tidak bisa lama2 disini, aku ada pertemuan club tari sebentar lagi, aku harus pergi, kau tidak apa2??”
“tidak apa2, cepat pergilah, nanti kau terlambat!!”
“baiklah, kutunggu saat pulang nanti!!”
“mm, hati2!!”
“ne, anyeong!!”
Eun chan meneruskan makannya sendirian setelah in jung pergi. Tiba2 ada beberapa yeoja menghampirinya.
“park eun chan ssi. . .”
Eun chan mengangkat wajahnya dan mengenali mereka sebagai teman sekelasnya “ye??”
“namaku yoona, ini jesica, dan ini victoria!!” ucap gadis itu sambil duduk didepan eun chan.
“ah, anyeong!! Park eun chan imnida!!”
“sebenarnya aku kemari untuk meminta bantuanmu. . .”
Eunchan mengerutkan alisnya “bantuan??”
“ya, kau tau, aku sedang jatuh cinta pada seorang laki2!!”
“lalu??”
“bisakah kau membantuku menyampaikan surat ini kepadanya?? Aku terlalu malu untuk bertemu dengannya” yoona menyodorkan sepucuk surat kehadapan eun chan “kalau kau mau, aku akan menjadi teman baikmu bagaimana??”
“mmm. . . baiklah,, akan kuusahakan!! Siapa laki2 itu??”
“kim kibum!! Murid kelas 12-C1!! Tapi jangan beritau siapa2 masalah ini!!”
“baiklah!!”
“gomawo. . . eun chan ah, kau benar2 baik!!”
Eun chan tersenyum “tenang saja, akan kusampaikan!!”
****
Eun chan sedang mengaduk2 isi tasnya. Ia yakin ponselnya ada didalam tas itu, tapi kenapa sekarang tidak ada?? Kemana benda itu?? astaga. . . dimana ia taruh benda itu??
Ia mencari keseluruh tempat dirumahnya. Tiba2 saja pintu rumahnya terbuka dan ibunya masuk dengan wajah marah.
“eomma. . .”
“eun chan ah, siapa namja itu??” bentak ibunya.
“mwo?? Eomma, kau ini bicara apa??”
“siapa namja yang sedang bersamamu tadi?? Apa maksudnya??”
“namja siapa??”
“jangan pura2 tidak tau!! eomma benar2 kecewa padamu!! Seperti inikah putri eomma??”
“tunggu sebentar, apa maksud eomma, aku benar2 tidak mengerti!!!”
“siapa namja yang menjawab telphonku tadi??”
“mwo? Telphone??”
“aku menelphonmu tadi, dan yang mengangkat itu namja, siapa dia??”
“eomma, ponselku hilang. . . dan aku tidak tau, dari tadi aku mencarinya!!”
“hilang??”
“ye!! Kau bilang tadi namja yang menjawab telphonmu, berikan ponselmu!!”
“untuk apa??”
“dia yang membawa ponselku!! Aku harus tau siapa dia eomma!!”
Eun chan mengambil ponsel eommanya dan menghubungi nomornya dan. . . tersambung.
“bukankah sudah kubilang kami akan bersenang2?? Kenapa masih telphone??”
“YAAK KEMBALIKAN PONSELKU BRENGSEK!!!”

Heechul sedang melihat2 isi dalam ponsel itu. ia melihat foto2 eunchan dan tertawa sendiri “dia kelihatan bodoh. . .”
Tiba2 ponsel itu berbunyi dan nama ‘eomma’ berkedip2 dilayar ponsel itu. heechul tersenyum iblis kemudian mengangkat telphone itu.
“eun chan ah, mianhae. . . hari ini eomma pulang terlambat, tidak usah menunggu eomma, kau makan saja dulu!!” terdengar suara wanita disebrang sana.
“akan kusampaikan kepadanya!!” jawab heechul santai.
Hening. . . “kau siapa??” tanya wanita itu.
“tidak perlu khawatir aku akan menjaga eunchan, kami akan bersenang2 malam ini, sebaiknya kau jangan mengganggu!!”
“mwoya?? Apa maksudmu???”
Heechul langsung menutup ponsel itu sambil tertawa setan. Ia kembali mengamati gantungan ponsel eun chan dan melihat2 isi ponsel gadis itu. udara terasa dingin. Sudah mendekati musim dingin, mungkin seminggu lagi, tapi heechul sepertinya masih menikmati pemandangan kota seoul itu. saat ini ia sedang duduk diatap chunsan high school
Tiba2 ponsel itu bergetar lagi. Masih nama pemanggil yang sama, tanpa berfikir dijawabnya telphone itu “bukankah sudah kubilang kami akan bersenang2?? Kenapa masih menelphone??”
“YAAK KEMBALIKAN PONSELKU BRENGSEK!!!”
Seketika heechul menjauhkan benda itu dari telinganya sejenak. Ia kenal teriakan itu “kau ingin ponselmu kembali??” tanyanya sambil tertawa.
“cepat kembalikan!!!”
“ah, kau galak sekali. . . kalau ingin ponselmu kembali, temui aku diatap sekolah saat jam istirahat!!”
“atap?? Kau murid chunsan juga??”
Heechul tidak menjawab, ia langsung memutus sambungan telphone itu!!”
****
“mianhamnida. . . apa kau tau kim kibum siswa 12-C1??” tanya eun chan pada seorang siswa yang sedang membawa bola basket saat ia baru saja tiba disekolah.
“kau mencari kim kibum??” tanya namja itu dengan alis terangkat.
“ne, kau tau dimana dia??” tanya eun chan.
“kau lihat namja yang berdiri didepan locker sambil memakai earphone itu?? itu kim kibum!!”
“ah, yang itu. . . baiklah, kamsahamnida!!” eun chan membungkuk pelan kemudian menghampiri laki2 yang disebutkan pria itu tadi.
“kim kibum ssi??”
Kibum menghentikan gerakannya dan terdiam sejenak kemudian menutup lockernya dan menoleh menatap eun chan datar tanpa ekspresi “apa??” tanya kibum dingin.
“aku hanya ingin memberikan ini. . .” kata eun chan sambil mengulurkan sepucuk surat.
“hei lihat!!! Park eun chan memberikan surat pada kibum!!!”
Eun chan tersentak kaget dan menatap yoona bingung. Kenapa yoona berteriak seperti itu?? kini semua mata memandang kearahnya. Termasuk in jung.
Kibum mengambil surat itu dan langsung membukanya.

‘kim kibum brengsek, mati kau!!!’

“i. . .itu bukan dariku. . .” kata eun chan panik.
“namamu park eun chan??”
“ne. . .”
“kau siswi pindahan itu??”
“ne. . .”
“suratmu sangat menarik!!”
“ye?? Sudah kubilang itu__”
“disini tertulis nama park eun chan!!” potong kibum cepat.
“mwoya??”
Kibum melipat surat itu lagi dan memasukan kedalam sakunya. Kemudian ia mendekatkan wajahnya, otomatis eun chan memundurkan wajahnya.
“dasimu miring!!” komentar kibum sambil membenarkan dasi eun chan kemudian berjalan pergi.
Eun chan terpaku ditempatnya. Sebenarnya apa yang terjadi??
“eun chan ah!!!” jerit in jung dan seketika gadis2 yang lain ikut mengerubungi eun chan.
“gyaaa. . . kau hebat. . .”
“apa yang kau tulis??”
“beritau kami bagaimana caranya!!”
In jung mencoba mendekati eun chan, tapi terhalang oleh gadis2 itu.
“minggir kalian!!!” bentak seseorang.
Yeoja2 itu langsung menyingkir, memberikan jalan untuk yonna dan pengikutnya. Eun chan menatapnya bingung.
“kau merubah isi surat itu??” tanya yonna tajam.
Eun chan menggeleng pelan “a. . .aku bahkan tidak melihat isinya. . .”
“kau bohong!!” desis yonna.
“mianhae. . . tapi aku benar2 tidak melihat isinya. . . bukankah kau bilang itu surat cintamu untuknya, tidak baik melihat privasi orang lain. . .”
Seketika yeoja2 yang ada disitu saling berbisik dan menatap yonna sementara yonna langsung panik.
“kau ini bicara apa??” bentak yonna “disitu tertulis namamu, bukan namaku!!!” yonna mendorong eun chan kebelakang dengan keras hingga tanpa sengaja menabrak seseorang.
Begitu tau orang itu, yonna dan yang semua yeoja yang ada disitu langsung shock. Mereka menatap membelak. Sementara eun chan menatap mereka bingung dan membalikkan badan melihat siapa yang baru saja dibenturnya.
“gyaaaaaa. . . .. namja mesum kurang ajaarr!!!” jerit eun chan langsung.

Kim heechul, ia sedang berjalan santai saat dilihatnya ada keributan kecil didepannya. Ia melangkah menghampirinya tapi seorang gadis didorong hingga membentur tubuhnya. Semua yang ada disitu shock melihatnya. Kemudian gadis itu berbalik dan. . .
“gyaaaaaa. . . .. namja mesum kurang ajaarr!!!” jeritnya keras.
Muka heechul mengeras seketika sambil mengeluarkan aura pembunuh disertai tatapan ‘how-dare-you-little-duckling!!’
“katakan sekali lagi!!” perintah heechul dingin, namun sepertinya gadis itu tidak melihat aura pembunuhnya.
“kau namja brengsek kurang ajar!!”
“bukan salahku kalau celana__mmfff. . .” heechul melotot seketika saat tangan mungil gadis itu berani membekap mulutnya. Bahkan para yeoja yang melihatnya benar2 ternganga.
“jangan katakan atau kau akan mati!!” desis gadis itu.
Disentakkannya tangan gadis itu dengan kasar “kau yang akan mati bocah bodoh!! Apa kau tidak tau siapa aku??”
“kau? kau namja mesum. . .” ujar eun chan dengan tatapan watadosnya.
“hei kau!!” tatap heechul pada seorang yeoja yang berdiri didekat situ “katakan siapa namaku!!!”
Gadis itu menunduk dengan ketakutan “kim. . .kim heechul!!”
“aku tidak dengar!!!!” bentak heechul.
“kim heechul. . .” jawab gadis itu lirih.
“lebih keras atau kau akan mati!!!”
“KIM HEECHUL!!!” teriak yeoja itu lantang kemudian langsung menunduk takut.
“kim. . .heechul??” eun chan menatap heechul sambil memiringkan kepalanya berfikir kemudian ia melihat in jung yang menatap cemas “MWOYA??? KIM HEECHUL???”
Bruuuuk. . .. ia jatuh pingsan dengan suksesnya membuat heechul menatap bengong.
“ke. . .kenapa dia??” gumamnya pelan kemudian mengulurkan kakinya dan menyenggol kaki gadis itu pelan “hei. . . hei. . .”
————————-