Tags

, ,

Boa menatap ponselnya gelisah. Berkali2 ditelphonenya namja itu tapi tidak aktif. Ruang audisi itu tampak sangat ramai. Ya, hari ini ia akan mengikuti audisi yang diadakan oleh SM entertaiment. Sebelumnya donghae sudah berjanji akan menemaninya. Tapi hingga saat ini namja itu belum muncul juga.
Terdengar seseorang membacakan nomor pesertanya dari pengeras suara. Ia harus masuk. Boa menghela nafas pelan ‘ini untukmu donghae ya!!’ bisiknya dalam hati, kemudian gadis itupun masuk kedalam ruang audisi.
“silahkan,” kata salah satu dewan juri.
Boa membungkukkan badannya sejenak kemudian menghampiri sebuah piano hitam dan duduk didepannya. Ia memejamkan mata sejenak kemudian mulai menekan tuts tuts piano itu. nada lagu key of heart mengalun indah bersama suaranya yang merdu.
“apakah itu lagu ciptaanmu??” tanya seorang juri.
“bukan. . . seseorang yang menciptakannya untuk saya!!”
“nadanya terdengar indah. . . dan suaramu juga bagus!!”
“anda lolos nona kwon boa!!”
“benarkah??”
“ya, selamat!!”
“kamsahamnida,,”
‘hae ya, aku menang!!!’ jerit boa dalam hati.

Donghae mengerjap pelan. ah, jam berapa sekarang, ia harus menemani boa ikut audisi. Donghae bangun dari tidurnya dan melihat jam diatas meja samping tempat tidurnya “mworago???” pekiknya saat melihat angka 11.45 itu. ia mengambil ponselnya diatas meja, ternyata benda itu mati kehabisan batrai. cepat2 ia berlari kekamar mandi.
“aiiiisshh. . . kenapa aku sampai lupa memasang alarm!!”gerutunya kesal sambil menyambar kunci sepeda motor.
Ia mengendarai sepeda motor dengan cepat ‘tunggu aku kwon boa!!’ gumamnya dalam hati. Namun begitu ia berbelok, ada sebuah mobil dari arah yang berlawanan dan BRAAAAAKK. . .
Ia tidak sempat mengerem dan motornya menabrak keras mobil itu, sementara ia terpelanting dan membentur tiang lampu pinggir jalan. “bo ya. . .” ucapnya lirih sebelum semuanya gelap.

Boa berjalan pulang dengan riang. Ia masih mencoba menghubungi namja itu, tapi lagi2 mesin operator yang menjawabnya “yaak lee donghae, kau benar2 membuatku kesal!!” sembur boa pada ponsel itu. ia memasukkan benda itu kedalam tasnya dan heran melihat orang2 berkumpul dijalan.
“ajhusi, apa yang terjadi??” tanyanya pada seorang ajhusi.
“ah itu, tadi ada kecelakaan!!”
“kecelakaan??”
“ya!!”
Karna penasaran boa ikut melihat tempat itu. jantungnya terasa berhenti saat melihat motor yang hancur itu. ia tau persis siapa pemilik motor itu “donghae yaa!!!!” jeritnya sambil berlari menghampiri motor itu tapi seseorang menahannya.
“nona kau tidak boleh mendekat!!”
“andwaeee!!! Donghae ya???!” air mata boa jatuh. Ia terus memanggil namja itu. tenaganya lemas seketika , ia terjatuh dan duduk diaspal sambil terisak “apa yang terjadi padanya?”
“sepertinya dia menabrak tiang lampu dengan keras, mungkin nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi!!”
“aniyo. . . aniyo. . .donghae ya. . .” dan tiba2 saja semuanya menjadi gelap.

~ setahun kemudian ~

Disebuah ruang laboratorium, seorang profesor sedang menyelesaikan sentuhan terakhirnya. Ia menatap puas hasil kerjanya. “malang sekali nasibmu, tapi untung nyawamu masih bisa diselamatkan!!” gumam profesor itu pelan.
Tidak lama kemudian namja itu membuka matanya perlahan.
“kau sudah sadar??” tanya profesor itu pelan.
Namja itu menatap bingung kemudian melepas masker oksigennya dan bangun perlahan “dimana aku??”
“kau ditempat kerjaku!!”
“siapa kau??”
“kenalkan, aku profesor cheng!!”
“bagaimana aku bisa disini??”
“anak muda, siapa namamu??” tanya profesor.
“lee. . .lee donghae. . .”
“bagus!! Itu artinya otakmu masih berfungsi dengan baik!!” ujar profesor cheng senang.
“mwo??” donghae menatap bingung.
“kecelakaan itu membuat seluruh sarafmu mati!! Beruntung organ vitalmu bisa diselamatkan!!”
“sarafku??”
“yah, aku menggunakan mesin untuk menggerakkan tubuhmu agar kau tidak lumpuh total!!”
“mesin?? Jadi aku ini robot. . .??”
“begitulah. . .”
Donghae melihat kembali tubuhnya. Ia menatap tidak percaya. “ah, aku harus pergi!!”
“sebelum kau pergi kuberitahu satu hal!!” saut profesor itu “kau tidak sadarkan diri hampir setahun lebih!!”
“setahuun???”
“ya!!” jawab profesor “butuh waktu untuk menyempurnakan hasil kerjaku!!”
Donghae terheyak. Bagaimana dengan orang tuanya?? Terlebih lagi bagaimana dengan gadis yang dicintainya??

Tbc