Tags

, ,

Kyuhyun mengucek matanya. Ia menatap kamar yg sudah kosong itu.
Klontang klontang. . .
Terdengar suara berisik dari bawah. Kyuhyun keluar kamar sambil tersaruk-saruk menuruni tangga.
“kau sedang apa?” tanyanya pelan.
Hyo ra menoleh sambil tersenyum lebar “oppa kau sudah bangun?? Aku sedang mengiris mentimun dgn wajah manusia, lihat lucu sekali kan? Gyaaa. . .”
!!=_= “dasar bodoh!”
“ini wajahmu, dan ini aku! Benar-benar mirip!”
“tidak mirip sama sekali!!” gerutu kyuhyun sebal “eh bau apa ini??” kyuhyun mengendus-endus udara.

Hyora dan poppo mengikutinya.
“apa itu?” tanya kyuhyun sambil menunjuk wajan yg mengasap itu.
“GYAAAAA. . .” jerit hyora sambil melemparkan mentimun-mentimunnya “KEBAKARAAN KEBAKARAAAN. . . eomma appaaaa. . .” hyo ra berlarian kesana kemari dengan panik kemudian menyambar sebotol air.
Kyuhyun dengan pengelihatannya yg lebih tajam melihat tulisan ‘minyak tanah’ pada botol itu “JANGAN!!” teriak kyu tapi terlambat. . .
WUUUZZH. . .
BYUUURR. . .
Hyo ra hanya diam sambil mengedip-ngedipkan matanya. Wajahnya dan wajah popo yg terlihat gosong terkena semburan api kini basah kuyup.
“APA KAU SUDAH GILA HAH??” bentak kyuhyun marah.
“uwaaaaa. . .” hyo ra dan popo langsung berpelukan.
“kau ingin membakar rumah ini huh? Kau ingin membakar kita semua?? Kenapa kau sangat bodoh? Apa kau tidak bisa membaca?? Jelas-jelas disitu ada tulisan ‘minyak tanah’!! Kenapa bisa seceroboh itu??”
“. . . .”
“. . . .”
Ngik. . .ngok. . . Groook. . . Zzzz. . .
“LEE HYORA AKU SEDANG BERBICARA DENGANMU!!!” teriak kyuhyung frustasi.
“ng. . .” hyo ra mengerjap-ngerjapkan matanya “ada apa oppa??”
*bayangin wajah kyu jadi merah terus keluar asap*
“sudahlah. . .” katanya pasrah sambil menuju kulkas mencari-cari makanan.
***

 

Kyuhyun duduk bersila disofa sambil melipat tangannya didepan dada. Ditatapnya gadis yg sedang tengkurap memeluk boneka beruang besarnya sambil menonton shinchan. Diotak kyuhyun ada seribu satu macam rencana untuk membuat gadis itu menangis.
Tiba-tiba terdengar suara ribut-ribut dari luar jendela. Popo, makhluk luar angkasa itu segera melesat keluar melalui jendela.
“kemana dia?” tanya kyuhyun.
“bermain dgn temannya!” jawab hyo ra tanpa menoleh.
Kyuhyun menguap lebar, ia merasa mengantuk jadi memutuskan untuk tidur. Ditinggalkannya gadis itu sendirian.
Baru ia akan menutup pintu kamar hyo ra menjerit histeris.
“oppaaaaa. . .”
braaak bruuk bruuk. . .
Hyo ra yg berlari kekamar dgn kecepatan tinggi langsung menabrak kyuhyun hingga mereka terjatuh.
Kyuhyun membelakkan matanya saat bibirnya menyentuh sesuatu yg lembut. Bibir gadis itu!
Hyo ra sama kagetnya, ia langsung bangun “oppa mianhae, aku tidak sengaja menciummu!” ucap hyo ra polos yg masih duduk diatas perut kyu sementara kyuhyun masih membeku.
“kata teman2 rasanya ciuman itu manis, tapi kenapa tadi tidak terasa ya? Coba sekali lagi!” dgn polosnya hyo ra mengecup bibir kyuhyun lagi membuat evil itu semakin terbelak.
Hyo ra mengangkat wajahnya “oppa, bibirmu lembut sekali, seperti cream! Aku suka!” chuu~ sekali lagi hyo ra menempelkan bibirnya pada bibir kyuhyun.
Entah sisi evil mana yg membangunkan kyu, membuat namja itu memegang kepala dan leher hyo ra menahannya sementara ia memejamkan matanya sambil melumat bibir gadis itu lembut.
“ng. . .” hyo ra mendesah pelan. Kyuhyun semakin menekannya dalam.
“man. . .hh. . .nis. . .” gumam hyo ra disela-sela ciuman itu.
Semakin lama ia mulai tersegal tapi kyu belum melepaskannya, akhirnya ketika ia hampir tidak bisa bernafas, dilepaskannya ciuman itu dengan paksa.
Hosh. . .hosh. . .
Nafas mereka naik turun. Kyuhyun masih memejamkan matanya.
“ternyata ciuman itu bikin sesak nafas, aku tidak mau lagi!” gerutu hyo ra sambil beranjak dari atas tubuh kyuhyun “oppa matikan tv-nya, tadi ada film sadako jadi aku takut! Aku mau tidur dulu hoaaam. . .” hyo ra meringkuk di bawah selimut birunya yg hangat tanpa memperdulikan kyuhyun.
“ada apa denganku?!” gumam kyuhyun bingung sambil bangun. Ditatapnya hyo ra yg sudah tidur pulas “ck, seenaknya saja dia menciumku, dasar! Lihat saja, kau akan menangis besok!” kata kyu geram.
***

 

Sudah tiga minggu kyuhyun didunia manusia tapi ia belum dapat membuat hyo ra menangis. Apa yg harus dilakukannya??
“lee hyo ra, kenapa aku tidak pernah melihatmu menangis?” tanya kyuhyun.
“memangnya kenapa menangis?” tanya hyo ra yg masih asyik dgn puzzle-nya.
“kalau aku tidak bisa membuatmu menangis aku tidak bisa pulang keduniaku!”
“kenapa begitu?”
“mana aku tau!!” dengus kyuhyun sebal sambil menyambar psp dan memainkannya.
“oppa aku pergi dulu!” pamit hyo ra tapi tidak digubris kyuhyun.

Tiba-tiba bell rumah berbunyi. Dgn malas kyuhyun membuka pintu. Seorang gadis manis sedang berdiri didepannya.
“mau apa?” tanya kyuhyun ketus.
Gadis itu menatap terpana.
“tampan sekali. . .”
“apa?”
“ah a. . .aniyo. . .dimana hyo ra?”
“dia sedang pergi!” jawab kyu ketus dan langsung menutup pintu.
“yaak aku belum selesai bicara!” teriak gadis itu tapi tidak digubris kyuhyun.
“aku pulaang!” teriak hyo ra “vi chan, masuklah!!”
Kyuhyun yg sedang main psp berhenti dan menoleh sejenak. Ia melihat gadis itu lagi.
“kyuhyun oppa kenalkan, ini victoria, teman kuliahku!”
“anyeong haseo oppa!” ucap gadis keturunan cina itu sambil tersenyum.
Kyuhyun tidak menjawab dan malah fokus memainkan pspnya lagi.
“ayo, kita kerjakan saja tugas kita!”
“tunggu dulu! hyo ya, apa dia pacarmu?” tanya victoria sambil menatap kyu.
“bu. . .bukan,”
“baguslah karna sepertinya aku menyukainya!”
Tbc