Tags

,

Nam hyo terus mengikuti sosok kedua orang itu. apakah kyuhyun benar2 akan menuliskan lirik lagu itu?? atau mungkin dia lupa?? Tidak menggubris permintaan sulli?? Tiba2 mata kyuhyun bertemu dengan matanya. Secepat kilat namhyo mengalihkan tatapannya kenovel yang ada dihadapannya pura2 membaca meskipun dalam hati ia memanjatkan sejuta permohonan pada yang maha kuasa.
Tiba2 ada lipatan kertas yang jatuh kehadapannya. Ia terdiam dan mengangkat wajah. Didepannya sulli sedang berdiri sambil memasang senyum manis “hutangku sudah lunas!!” ucapnya kemudian melangkah pergi.
Nam hyo kembali menatap kertas itu. dengan teramat pelan, dipungutnya kertas itu kemudian dibacanya.
The one I love. . .

Eonjebuteo yeohtneunji ijeosseoyo
Naega wae ireoneunji nan mooreujyo
Harun gigiman hago ddeut-I eobneunde
Eoddeohge ddo achimi oneun geonji
Nan moreujyo. . .

Eojjeol soga eobseoyo amugeotdo mothago
I deodin shiganeul jkyeobwahtjyo
Eodi-e ihtneunji mu-eoseul haneunji
Ojikhan saram maneul saenggakhago ihtgi-e. . .

ijae seoneun an doeneungeol nan arayo
Saranghalsu eobdaneungeol algo ihtjyo
Naui seotun gobaeki geudaereuldeo
Apeugehal ppuniraneungeol nan arayo
Algo ihtjyo. . .

Geureon jeul almyeon seodo
Eojjeol suga eobneyo
Geujeo geumoreubman ddeo-oreujyo
Do nuneul gamado dashi nuneul deodo
Ojikhan saram maneul saenggakhago ihtgi-e. . .

Hansun gando jiulsu eobneun
Geumoseubeul (nan oneuldo eonjerado)
Nan geujeo nan geudaemaneul
Saenggakhajyo. . .

Eojjeol soga eobseoyo amugeotdo mothago
I deodin shiganeul shikyeobojyo
Eodi-e ihtneunji mu-eoseul haneunji
Ojikhan saram maneul sarangkhago ihtjyo. . .

[original song is jengah by passband]

Nam hyo tidak bisa berbicara apa2. Ia hanya diam menatap kertas itu. cho kyuhyun, namja itu benar2 menepati janjinya. Entah apa alasan yang ada dibalik ini semua tapi satu hal yang nam hyo tau, laki2 itu tidak mengabaikan hal2 sepele. Bukan soal lagu itu yang penting, atau soal tulisan tangannya, tapi kesediaannya meluangkan waktunya untuk menulis, dan ingatannya akan sesuatu hal yang bisa dibilang tidak penting untuknya itulah yang berharga bagi nam hyo. Satu point lagi yang membuat nam hyo lebih mencintainya.
Mungkin jika ia memintanya kepada namja lain, tidak akan sama hasilnya. Mungkin namja itu Cuma meng’iya’kan saja tanpa ada bukti. Tapi cho kyuhyun berbeda. . . dan ia memang akan selalu berbeda. . .
Tanpa sadar, air mata nam hyo jatuh keatas kertas itu. cepat2 dihapusnya dan menyimpan kertas itu hati2 kedalam tasnya. Seketika hatinya terasa ringan, seolah2 semua bebannya terangkat semua. Betapa ajaibnya cinta, hanya dengan selembar kertas mampu membuat seseorang bahagia. . .
****

Kau tau, masa sekolah itu memang masa yang paling menyenangkan. Dan suatu saat nanti pasti akan kau rindukan. Banyak kebahagiaan didalamnya, juga duka yang menyakitkan. . .
Karna itu, setiap detiknya terlalu berharga untuk dilewatkan. Kenangan itu, tidak akan pernah terulang lagi. . .
Mungkin nam hyo memang sudah terkena penyakit kyuhyun. Bagaimana tidak, setiap ada kesempatan ia selalu menatap kyuhyun. Mengamati namja itu meskipun dari jauh. Tidak jarang ia kepergok. Dan hal itu menjadikannya tantangan. Bahkan saat ini, tidak hanya teman2 sekelasnya yang tau bahwa ia menyukai kyuhyun. Para seongsaengnimnya pun ada yang tau. contohnya, song seongsaengnim, guru muda ini tau karna ia dekat dengan hyemi, teman dekat nam hyo.
Bahkan lee seongsaengnim, guru muda itu mungkin juga tau, entahlah. . . karna saat itu ia sedang berdiri tepat dibelakang taeyeon, menatap layar laptop itu dan parahnya saat itu taeyeon sedang menulis sesuatu tentang nam hyo dan kyuhyun.
“yeon ah, menurutmu lee seongsaengnim tau hal itu tidak??” tanya nam hyo. Saat ini mereka sedang berjalan dikoridor menuju ruang osis.
“hmm. . . aku sendiri juga tidak tau. . . tapi sepertinya membacanya, tapi mungkin juga tidak. . .”
“tidak. . . aku tidak tau!!” saut lee seongsaengnim sambil berjalan mendahului mereka.
Seketika kedua gadis itu ternganga saat melihat lee seongsaengnim.
“dia. . . mendengarnya??” nam hyo menelan ludahnya.
“se. . .sejak kapan dia ada dibelakang kita??” taeyeon balik bertanya.
[sumpah tu kejadian bikin gua malu banget, aigoooo. . .]

“baiklah, karna sekarang sudah jam istirahat, meeting untuk classmeeting kita lakukan besok lagi, jangan lupa dengan tugas masing2!!” kata victoria “taeyeon ah, nam hyo ya, tolong kalian berikan ini kepada uee!!”
“ne, eonni!!” taeyeon menerima berkas2 itu kemudian keluar ruangan bersama nam hyo.
Hari ini kelas uee dan jong woo ada ujian, karna itu mereka tidak ikut meeting. Yang paling semangat adalah nam hyo, kelas uee berarti kelas cho kyuhyun juga!!
“jong woon oppa!!” sapa taeyeon kepada namja yang sedang berdiri didepan kelasnya, didekat pintu itu.
“dimana uee eonni??”
Nam hyo membiarkan taeyeon mengobrol dengan jong woon sementara matanya langsung terfokus pada satu titik begitu ia sampai dikelas ini. namja itu, cho kyuhyun sedang duduk dibangkunya, sendirian. Ia terlihat sibuk menulis sesuatu dari papan kelas. Tiba2 seseorang berbisik ditelinganya.
“kyuhyun akan pindah sekolah besok!!”
Nam hyo tersentak dan memandang uee yang ternyata sudah berada disitu “kenapa??” tanyanya reflek.
“karna dia terlalu banyak bolos, jadi kepala sekolah memberi dua pilihan, keluar atau pindah sekolah!!” jawab uee kemudian berlalu pergi bersama temannya.
Nam hyo mematung sambil menatap kyuhyun lagi. Pindah sekolah?? Pindah?? Artinya ia akan pergi?? Pergi?? Jika kyuhyun pergi, ia tidak akan bisa melihatnya lagi?? Tidak, tidak itu tidak boleh terjadi. Tiba2 saja dada nam hyo terasa sesak. Air matanya sudah mengenang.
“ayo, bell sudah berbunyi!!” taeyeon menarik tangan nam hyo sementara tatapan gadis itu masih terpaku pada sosok kyuhyun.
Nam hyo mengikuti taeyeon dengan gamang. Ia merasa ini seperti mimpi. Namun ia juga tidak bisa menyangkal. Namja itu pernah bolos hampir 3 minggu. Tapi, haruskah ia pergi??”
“yeon ah. . .” panggil nam hyo dengan suara bergetar.
Taeyeon menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang. “ada apa?? yaa, kenapa kau menangis?? Ada apa??” tanya taeyeon panik.
Tanpa nam hyo sadari, air matanya sudah jatuh “dia. . . dia akan pergi. . . cho kyuhyun. . .akan pergi. . .” isak nam hyo.