Tags

, , , ,

Hyuki, berjalan dengan penuh amarah kekantor managernya. Dibukanya pintu dengan kasar, membuat pemiliknya terlonjak kaget.
“hyuk ah, ada apa??”
Hyuki membanting jaketnya kesofa “aku akan mengikuti acara itu!!”
“mwo?? Apa kau serius?? Lalu bagaimana dengan is__”
“aku akan mengikuti acara itu!!” ulang hyuki sambil menatap tajam kemudian ia berbalik dan pergi meninggalkan ruangan itu.
Ia naik kelantai delapan, ketempat untuk minum. Dan disana, ia minum sebanyak2nya. Ia benar2 marah. Tadinya ia sudah akan membatalkan acara itu, tapi begitu melihatnya dengan kyuhyun seperti itu. . . juga ditambah yonghwa, membuat emosinya meledak. Sama seperti saat yoon bertemu dengan rombeng cullen patison dulu itu, kali ini, kemarahannya sudah mencapai puncak.
Ia minum berbotol2 soju dan mabuk berat. Bahkan untuk jalanpun dia perlu dibantu. Braaaak. . .
Ia menabrak seseorang dikoridor ketika akan pulang.
“oppa?? apa kau baik2 saja??” seohyun, gadis itu memegang tubuh hyuki yang hampir oleng.
Hyuki mendengus pelan “kau memanggilku oppa??”
“oppa, kau mabuk berat??”
“kenapa?? Apa kau akan marah lagi?? Yang seharusnya marah itu aku!!!” hyuki balik mencengkeram bahu seohyun.
“oppa, sadarlah!!!”
“kenapa yoon?? Kenapa kau seperti itu?? aku mencintaimu bahkan sudah ribuan kali kukatakan,, tapi kenapa kau begitu?? Kenapa??” kali ini ekspresi hyuki terlihat ingin menangis “jawab aku kim yoon hye!!!” bentaknya.
“opp___hhmff. . .” seohyun berusaha melepaskan diri. Hyuki menciumnya tiba2 dan ia sangat terkejut dengan itu.
“aku mencintaimu. . .” gumam hyuki sambil melumat bibir gadis itu.
“mmm. . .” seohyun mendesah pelan kemudian membalas ciuman itu. fakta bahwa ia menyukai namja ini membuat pertahanannya runtuh. Biarlah untuk sejenak hyuki menjadi miliknya.

Me: dasar nenek lampiiiiiirrrr!!!
Hyuk : ini bagian yang paling kusuka!!
#PLAK
Me: coba bilang lagi!!
“hyuk: eng. . .enggak kok. . .
*ngelus pipi yang ada cap tangannya*

“minumlah. . .” ucap yonghwa pelan.
Yoon hye memandang secangkir teh hangat itu dengan gamang “aku sangat menyedihkan bukan??” tanyanya lirih.
“kau punya banyak pilihan yoon. . .”
“apa maksudmu??”
“apa kau mencintai laki2 itu??”
Yoon hye terdiam beberapa saat “aku sangat bodoh bukan??” tanyanya lagi.
yonghwa tersenyum tipis “sama sepertiku. . .”
Disesapnya teh hangat itu. ia masih ingin menangis, tapi ditahannya. Kejadian tadi, benar2 mimpi buruk untuknya. Benarkah itu hanya mimpi??
“sudah malam sekali, ayo kuantar kau pulang!!”
Yoon hye menggeleng pelan “aku tidak ingin pulang. . .”
“sepertinya kau butuh liburan. . .”
“mwo??”
yonghwa merogoh sesuatu dari dalam saku jasnya dan menyodorkannya kehadapan yoon hye. Sebuah tiket.
“kemarin kakak sepupuku mengajakku berlibur kespanyol, kau masih ingat dia bukan??”
Yoon hye mengangguk pelan, kim soon hee (tokoh utama cewek dinovel summer in seoul-nya ilana tan), sepupu yonghwa itu bisa dibilang akrab dengannya dulu.
“bagaimana kalau kau saja yang pergi dengannya?? Pesawatnya berangkat besok sore!!”
Yoon hye terdiam menatap tiket itu. spanyol. . . tempat yang pernah dikunjunginya dengan hyuki dulu. . . dibarzelona, dadanya kembali terasa sesak “akan kupikirkan. . .”
“baiklah. . . untuk sementara, kau tidurlah diapartement soon hee nonna saja, ayo kuantar!!”
Tanpa berkata apa2 yoon hye menuruti kata2 yonghwa.
****

Kepala hyuki berdenyut2 nyeri. Ia mengerjap2 pelan dan menyadari bahwa dirinya sudah berada dikamar dirumahnya. Tapi hanya ada dirinya sendiri disitu. Kemana wanita itu?? ia melangkah dengan tersaruk2 kelantai bawah.
“heii come back!!! Justin stop justin!! Heiii!!!” teriak avril sambil berlarian mengejar2 justin.
“mooommy. . . daddyyyy. . . avril must going to crazy!!!”
“yaaak stoped!!! Don’t say anything!!!”
“she date with afgaaaan!!!”
“NOOO!!! IT’S NOT TRUE!!!”
“YES IT’S TRUE!!!”
“BERHENTIIIIIIIIII!!!!!!!!!” teriak hyuki dengan benda keramatnya, toa made in indonesia.
Otomatis seluruh orang dirumah langsung menghentikan gerakannya.ckreeek. . . pintu depan terbuka dan yoon hye masuk kedalam rumah. mata mereka saling bertatapan sejenak, tapi kemudian yoon hye memalingkan wajah dan langsung naik keatas, kekamarnya. Menjejalkan baju2nya dengan cepat kedalam koper kemudian turun lagi kebawah “dimana jaeyoon?? Aku akan membawanya bersamaku!!” tanyanya.
“yaak kenapa dia harus bersamamu?? Dia juga putraku!!” protes hyuki.
“aku yang melahirkan!!!” bentak yoon hye.
“aku yang memberikan darahku!!!”
“aku tidak bisa membiarkan putraku tumbuh bersama orang sepertimu!!”
“lalu bagaimana denganmu?? Aku tidak ingin putraku berkelakuan sepertimu!!”
“huh?? Apa maksudmu?? Kelakuanmu jauh lebih buruk dariku!!”
“WHAT THE?? Bukan aku yang berhubungan dengan banyak laki2 dan tidak pulang semalaman!!”
“bukan aku juga yang berciuman dengan gadis dijalan!!”
“apa maksudmu??”
“oh jadi sekarang kau tidak ingat?? Bagus sekali!!” yoon hye tertawa sinis.
“aku benar2 tidak tau!!”
“kau menuduhku bersama cho kyuhyun yang tidak melakukan apa2 sementara pura2 lupa kalau sudah berciuman dengan gadis lain??! Kau benar2. . .keterlaluan lee hyuk jae ssi!!!”
“kenapa aku dibawa2??” protes kyuhyun sambil menjejalkan pop corn kemulutnya.
“karna kau biang keroknya!!” saut heechul ketus.
“pokoknya aku tidak mau tau!! dimana jae yoon???” yoon hye menatap tajam semua orang yang sedang duduk manis dilantai itu sambil makan pop corn.
“hingga kalian berhenti bertengkar, jaeyoon dibawa oleh nenek deokman!! Jadi ia tidak ada disini sejak kemarin!!” saut ji eun.
“cepat atau lambat, aku akan mengambilnya lagi!!” dengus yoon hye sambil menarik kopernya dan melangkah pergi.
“tidak akan kubiarkan!!!” balas hyuki.
“yaak kau mau kemana yoon?? Dramanya sudah selesai??” tanya yesung diiringi gumam kecewa dari para penonton.
“sedang apa kalian disini?? BUBAAAR!!!!” teriak hyuki sambil mengangkat vas bunga tinggi2 yang membuat semua orang kontan kalang kabut menyelamatkan diri.
“kalau aku jadi yoon, aku juga akan marah!!” komentar minyeo eonni dengan polosnya.
“apa maksudmu nonna?? lalu bagaimana denganku?? Aku juga berhak marah padanya.”
“kau kemarin mabuk dan diantarkan oleh seohyun pulang!!” saut avril.
“seohyun??”
“ajushi genit!!” celutuk jeremy.
“tu. . tunggu. . .jadi semalam aku mabuk??”
“sebaiknya kau mandi dan mendinginkan kepala dulu!!”

Hyuki sedang berendam dibathtub-nya sambil merenung. Kemarin ia memang minum banyak sekali dan mabuk. Lalu seohyun mengantarnya pulang. Tunggu dulu. . . tadi yoon hye menuduhnya berciuman dengan seorang gadis dijalan?? Apa maksudnya?? Ia harus mencari tau semuanya. Kemudian ia baru ingat kalau ponsel dan jaketnya ia tinggal diruangan managernya. Cepat2 ia selesaikan mandinya dan pergi menuju keagency.

“oh hyuk ah, kau sudah datang!!” sapa manager saat hyuki masuk keruangannya.
“dimana ponselku??” tanya hyuki langsung.
“diatas sofa!!” jawab managernya pendek “kemarin malam istrimu kemari mencarimu, apa kalian sudah bertemu??”
“dimana seohyun??” tanya hyuki tanpa menjawab pertanyaan dari managernya.
“seohyun?? Dia sedang ada pemotretan dilantai 11!!”
Tanpa bertanya lagi hyuki pergi mencari gadis itu. ia harus menunggu 20 menit hingga pemotretan gadis itu selesai.
“oppa, ada apa kau kemari??” sapa seohyun ceria saat hyuki menghampirinya.
“kemarin kau yang mengantarkanku pulang saat mabuk??”
“ah, ne. . .”
“apa terjadi sesuatu saat aku mabuk??”
Tiba2 saja wajah gadis itu memerah dan itu semakin menguatkan dugaan hyuki “apa yang kulakukan kepadamu??” tanyanya dengan ketakutan yang luar biasa.
“i. . .itu. . .kau. . . kau menciumku!!” jawab seohyun sangat pelan sambil menunduk, menyembunyikan wajahnya yang malu.
“jadi itu benar?? A. . .aku. . .menciummu??” tanya hyuki dengan nada lirih diakhir kalimat.
seohyun mengangguk pelan “saat itu tiba2 saja kau menciumku, tapi berkali2 kau menyebut nama yoon hye, kau mengira aku adalah istrimu!!”
Hyuki menghela nafas berat sambil mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. Jadi ia benar2 mencium seohyun dan yoon hye melihatnya?? Oh shit!!
“seohyun ssi, mianhae. . .”
“gwenchana oppa. . .”
“seohyun ssi, apa kau mau membantuku??”
“bantu??”
“ya, kalau aku membutuhkan penjelasanmu apa nanti kau mau membantuku menjelaskan kepada istriku?? Dia melihatnya dan saat ini kami dalam keadaan yang buruk. . .”
seohyun terdiam sejenak, tapi melihat ekspresi laki2 itu ia jadi tidak tega “tentu saja oppa. . .”
Hyuki tersenyum lemah “gomawo. .. kalau begitu aku pergi dulu. . . anyeong imnida. . .”
“anyeong. . .” jawab seohyun pelan, ditatapnya punggung laki2 itu hingga menghilang. Ia hanya bisa tersenyum pahit, lee hyuk jae bukan miliknya. . .
Hyuki berkali2 menelphone ponsel yoon hye, tapi tidak aktif. Kemana wanita itu?? kemudian dilihatnya kyuhyun sedang berdebat dengan stylist hair didepan tangga.
“ayolah nonna, kembalikan rambutku seperti semula!!”
“kau yakin tidak ingin mencoba mode baru??”
“aku masih ingin mode yang lama, kau bisa mengembalikannya keasal bukan??”
“sedang apa kau disini??” tanya hyuki setelah sampai ditempat mereka.
Kyuhyun melotot melihat hyuki “tentu saja memperbaiki rambutku yang sudah dikacaukan oleh istrimu itu!!” dengusnya kesal.
“yoon hye??”
“dia benar2 ganas!!”
Rahang hyuki mengeras “apa maksudmu??” tanyanya tajam.
“apalagi?? Seenaknya saja menjambak2 rambutku hanya gara2 aku mengerjaimu untuk mengikuti acara we got married itu!!!”
“menjambakmu??”
“kau pikir apa?? waktu kau datang saat itu, aku menarik tangannya yang menjambak rambutku hingga tubuhnya terjatuh menimpaku, istrimu benar2 sadis, aku tau ia mencintaimu, tapi ayolaaaah. . . rambutku lebih berharga. .. hiks. . .”
“kau tau dimana dia sekarang??” tanya hyuki langsung.
Kyuhyun semakin mendelik “yang suaminya itu kau bukan aku!!!” sewotnya.
Tanpa bertanya lagi hyuki langsung berlari pergi. Dikontaknya orang rumah, ditanyainya satu persatu kemana yoon hye pergi, tapi nihil, dia tidak mengatakan apapun pada orang rumah.
“ayolah bibi. . .kau pasti tau dimana dia bukan??”
“dia tidak bilang apa2, yang membuatnya kabur kan dirimu!!” sewot bibi kajol dan langsung menutup telp.
Tidak putus asa, hyuki menelphone satu2 nomor yang ada diphonebooknya. Sebodo amat tu orang kenal yoon hye atau tidak.
“ayolah ki. .. “ rengeknya “cari tau dimana yoon. . . kau kan dukun hebat!! kalau perlu tanya mbak kunti!!”
“ogah!! Lu cari aja sendiri!!” sewot ki joko dan langsung menutup telphonenya juga.
Hyuki mendecak sambil mengacak2 rambutnya frustasi. Ia berjalan sambil sibuk menatap ponselnya. Bruuuk. . . tidak sengaja ia menyenggol seseorang.
“yaak jung yonghwa!! Pasti kau yang menyulik yoon hye kan??” pekiknya begitu tau siapa orang yang ditabraknya.
“memangnya kenapa??” tanya yonghwa santai.
“kembalikan dia brengsek!!! Dia istriku!!! Is-tri-ku!!!” teriak hyuki sambil mencengkram leher baju yong hwa.
“setelah kau menyakitinya kau pikir aku akan mengembalikannya kepadamu?? Tidak!!!”
“aku tau aku salah. .. aku menuduhnya yang tidak2 dan saat aku mabuk aku mencium wanita lain, tapi saat itu yang kulihat adalah dirinya. . . “ ucap hyuki lirih, matanya sudah berkaca2 “aku mencintainya yonghwa ssi. . . sangat mencintainya. . .”
yonghwa tertegun mendengarnya “kau benar2 mencintainya??”
“tentu saja bodoh!! Aku mencintainya bahkan melebihi diriku sendiri. . .”
“dari tadi kau memakiku brengsek dan bodoh, yang brengsek itu kau!!! kau sudah menyakiti hatinya, dan yang bodoh itu juga kau!!! kau sangat bodoh kalau tidak tau bahwa ia hanya mencintaimu!! Tapi semuanya itu sudah terlambat!!”
“apa maksudmu??”
“pesawat yoon hye sudah berangkat setengah jam yang lalu!! Aku baru saja dari bandara mengantarnya. . .”
“a. . .apa?? pe. . .pesawat?? dia akan pergi?? Andwaeeee!!!!” teriak hyuki histeris “katakan kepadaku kemana ia!!!! Katakan!!!!” digoyang2kannya tubuh yonghwa sambil mewek.
“eh. . .eh. . . dia sedang. . .liburan dengan nonnaku!!”
“berikan aku alamatnya!! Aku akan menyusulnya sekarang juga!!”
“kau serius??”
“aku tidak bisa hidup tanpaanyaaa!!!!”
“ba. . .baiklah. . .”
yonghwa mengetik sesuatu kepada hyuki kemudian menanyakan nomer hyuki. Tidak lama, sebuah pesan masuk kedalam ponsel hyuki “itu tempat yang mereka tuju!!”
“yonghwa ssi, gomawo. . .hiks. . .” dipeluknya yong hwa erat2.
“yaak lepaskan aku bodoh!! Aku tidak ingin terkena gosip gay!!!” pekik yonghwa.
“hyuk ah!! Aku mencarimu dari tadi!!” tiba2 saja manager hyuki sudah ada disitu “ayo, persiapan syuting sudah akan dimulai!!”
Hyuki melepaskan pelukannya dan tersenyum setan pada managernya “hyungnim, mianhamnida, aku tidak bisa melakukannya, tapi kau tenang saja, yonghwa ssi bersedia menggantikanku!!”
Seketika yonghwa melotot “yaak kapan aku bilang begitu???”
“sekarang aku harus pergi selama beberapa hari. . .” kemudian ditatapnya yonghwa dengan tatapan puppy eyes.
yonghwa menelan ludahnya. Sial. . . makinya dalam hati “ba. ..baiklah. . . hyungnim tolong kau bicarakan ini dengan managerku!!”
“yonghwa ssi. . .hiks. . . kau baik sekali. . .” dipeluknya lagi namja itu.
“YAAK LEPASKAN AKU SETAN LAKNAT!!!” Ditendangnya hyuki jauh2 hingga kebandara.
****

Yoon hye menghembuskan nafas panjangnya. Ia menatap pemandangan didepannya itu dengan nanar. Dulu. .. ia juga berada disini, tapi ada seseorang disampingnya. . . seseorang yang dicintainya meskipun tidak pernah dikatakannya lewat mulut.
Ia ingat, ia dulu pernah mencicipi air barzelona yang konon katanya siapa yang meminumnya suatu saat ia akan kembali lagi ketempat ini. dan ya, sekarang ia berdiri disini, menatap daun warna warni yang berguguran. Cantik sekali namun dingin dan sendu. . . menggambarkan hatinya yang saat ini sedang terasa dingin, kosong dan sendu. . .
Taman itu tampak legang. . . hanya ada beberapa orang yang sedang mengajak anjingnya berjalan2. Yoon hye berdiri disamping sebuah pohon besar yang terus menggugurkan daunnya. Angin musim gugur yang terasa sejuk membelai tubuhnya. Ia memejamkan matanya sambil merapatkan jaket panjangnya. Memeluk dirinya sendiri agar lebih hangat. Tiba2 saja dadanya terasa sesak, ia merindukannya. . . merindukan suaminya. . . sikapnya yang konyol dan bodoh, sifat cemburunya, juga sikap romantisnya, yang menurut kebanyakan orang pada umumnya tidak romantis tapi bagi yoon hye itu sangat romantis, ia merindukan semua yang ada pada laki2 itu. pelukannya, hangat tubuhnya, aromanya, ciumannya. ..
Set. .. yoon hye tersentak kaget saat tiba2 saja ada kehangatan yang mendekapnya. Hangat yang nyaman dan aroma yang selalu diingatnya.
“apa yang kau pikirkan??” bisik hyuki sambil membenamkan wajahnya keleher yoon hye, menyapukan deru nafas hangatnya keseluruh permukaan leher yoon hye.
Air mata yoon hye mengenang “aku berfikir seandainya saja kau bukan mimpi. . .” ucapnya lirih. . .
Hyuki mempererat pelukannya sambil mengecup leher yoon hye lembut “kenapa kau mengira aku ini mimpi??”
“karna ini semua tidak mungkin. . . dan aku yakin, saat aku memejamkan mataku dan membukanya kembali, kau juga akan lenyap. . .” setetes air mata jatuh mengalir membasahi pipi wanita itu.
“kalau begitu pejamkan matamu dan bukalah kembali, aku berjanji tidak akan menghilang. . “ bisik hyuki.
Yoon hye menggeleng pelan “aku ingin seperti ini lebih lama. . . mencoba melupakan semuanya, dan terlebih dari itu, aku sangat merindukanmu. . . aku tidak ingin memejamkan mata karna nanti aku takut kau menghilang, biarkan aku tenggelam dalam ilusiku sesaat!!”
Hyuki tersenyum lembut “kau tau, meskipun aku ini adalah ilusimu, ataupun mimpimu, aku tidak akan pernah meninggalkanmu!! Jadi tidak ada bedanya aku ini ilusi atau bukan, karna setiap kau menghembuskan nafasmu, disitu pula ada aku yang menghirup nafas. . . karna tanpamu aku tidak akan pernah bisa bernafas. . .”
“begitukah?? Benarkah kau tidak akan meninggalkanku??”
“terlebih dari itu, aku takut kau yang akan meninggalkanku. . . mianhae yoon. . . aku sudah tau semuanya, saat itu aku mabuk dan mengira seohyun adalah dirimu, aku tidak sadar saat melakukannya. .. kau boleh menghukumku apapun, tapi jangan meninggalkanku, aku tak sanggup jika kau tidak ada disisiku. . .”
“kenapa semuanya ini seperti nyata?? Apa jika dirimu benar2 nyata, kau juga akan mengatakan seperti itu??”
“ini nyata yoon. . . aku ada disini, untukmu!!”
Yoon hye terkesiap dan langsung membalikkan badan. Jantungnya terasa berhenti saat menatap mata yang memandangnya lembut itu. perlahan hyuki meraih tangan yoon hye dan meletakkannya didadanya “kau bisa merasakannya?? Aku benar2 nyata. . .”
Yoon hye menutup mulutnya dengan tangannya yang bebas. Air matanya jatuh satu persatu. Wajah yang selalu ingin dilihatnya itu kini ada dihadapannya.
Hyuki menarik tangan yoon hye yang menempel didadanya keatas melewati bahunya juga tangan satunya “jangan menangis. . .” ucapnya sambil menghapus air mata yoon hye dengan kedua ibu jarinya “jangan menangis karna aku. . .”
Yoon hye hanya bisa menatapnya sambil menangis “kau benar2 nyata??”
“ini aku. . . kau tidak suka aku menyusulmu kemari?? Aku memang egois, seharusnya aku tau bahwa kim yoon hye adalah milik lee hyuk jae. . . mianhae. . .”
Yoon hye tidak berkata apa2 tapi ia langsung memeluk laki2 itu erat sambil terisak pelan “kukira hubungan kita sudah tidak bisa diperbaiki lagi. . . kukira kita akan berakhir. . .”
Hyuki mempererat pelukan itu “kau harus ingat, kita pernah bersumpah tidak akan berpisah hingga maut memisahkan kita. . .”
“jadi. . . bagaimana selanjutnya??” tanya yoon hye sambil memundurkan wajahnya tanpa melepaskan pelukannya.
“tentu saja kau harus kembali!! Setelah mengetahui semuanya, aku senang mengetahui kenyataan bahwa kau telah merusak rambut kyuhyun!!”
“tapi saat itu kau marah padaku. . . kau tau, kata2mu itu sangat menyakitkan. . .”
“mianhae. . . tapi saat itu aku terlalu cemburu padamu, kau milikku yoonie, bahkan jung yonghwa mengatakan padaku terang2an untuk merebutmu!!”
“yonghwa?? Aiiishh. . . laki2 itu memang benar2 gila!!”
“sebenarnya dia siapamu?? Kau mengenalnya??”
“dia adalah teman saat aku kecil, kami berdua dekat sekali bahkan sudah berjanji akan menikah saat besar nanti!! Tapi aku yang saat itu hanyalah gadis kecil yang belum tau arti kehidupan, saat umur 7 tahun, ia pindah kejepang dan aku tidak akan menjadi bodoh karna menunggunya, untuk apa aku menunggu hal yang tidak pasti?!”
“kau memang pintar!!” kata hyuki sambil tersenyum.
“ani. . .kau salah. . . sebenarnya aku sangat bodoh. . . bagaimana bisa aku mencintai namja bodoh sepertimu?? Ini tidak bisa dipercaya!!”
“mwoya??? Kau bilang aku bodoh??”
Yoon hye tersenyum sambil membenamkan kembali wajahnya kedalam pelukan laki2 itu “sibodoh yang sangat kucintai!!” bisiknya pelan.
Hyuki menarik wajah gadis itu dan memegangnya dengan kedua tangannya “saranghae. . .” bisiknya lembut kemudian mengecup kening yoon hye lama “saranghae. . .” bisiknya lagi kemudian mengecup pipi kanan dan kiri yoon hye “saranghae. ..” dikecupnya hidung yoon hye “neomu neomu saranghae. . .” dilumatnya pelan bibir wanita itu dengan keseluruhan hatinya seperti sebelumnya. Padahal baru kemarin mereka berpisah, namun rasa rindu itu semakin menumpuk setiap detik dan menitnya.
Angin musim gugur masih berhembus pelan, dan daun2 kering itu berjatuhan satu per satu diantara keduanya, mengembalikan semuanya keawal. . .

~epilog~

Soon hee sedang menikmati teh hangatnya saat didengarnya seseorang menggedor2 pintu kamar hotelnya. Dengan langkah kesal dihampirinya pintu itu dan dibukanya. Seketika wajah hyuki yang menyengir lebar tampak dihadapannya.
“ada apa lagi?? Empat jam yang lalu kau sudah menggedor2 pintu untuk menanyakan dimana yoon dan marah2 kepadaku karna membiarkannya pergi sendirian, kau takut kalau ia akan tersesat bukan?? Sekarang kau sudah menemukannya, Lalu sekarang apa lagi??”
“mianhae nonna. . . sekarang aku hanya ingin mengantar yoon mengambil barang2nya!!”
“kau akan pulang??” tanya soon hee skeptis pada yoon hye.
“aniyo eonni. . .”
“dia kan istriku, tentu saja harus bersama suaminya!! Kamarku ada dilantai bawah, jadi aku mengantarkannya untuk mengambilkan barang2nya!!” saut hyuki.
“ah jadi begitu. . . masuklah, aku senang kalian sudah berbaikan!!” kata soon hee sambil membukakan pintu kamar lebih lebar.
“maaf merepotkanmu eonni!!”
“tidak apa2. . . walaupun sebenarnya aku berharap kau bisa bersama yonghwa lagi!!” jawabnya sambil melirik hyuki yang langsung melotot.
“itu tidak akan terjadi!!” sewotnya.
Soon hee tergelak “yoon, suamimu sangat lucu, kau pasti bahagia bisa bersamanya!!”
“siapa bilang, kadang2 ia bisa sangat menyebalkan!!” jawab yoon hye sambil menutup kopernya.
“yaak kenapa bicara begitu?? Seharusnya kau membelaku!!”
“sudahlah jangan banyak bicara, ayo pergi!!! Kau benar2 perusak ketenangan orang!!” kata yoon hye sambil menyeret lengan hyuki “eonni, maaf sudah mengganggu ketenanganmu, aku pergi dulu, dan terima kasih untuk semuanya!!”
“gwenchana,, baik2lah kalian, jangan bertengkar lagi!!” ucap soon hee sebelum menutup pintu kamarnya.
“yaak apa maksudmu dengan perusak ketenangan orang??” protes hyuki.
“yeobo, aku sangat lelah, bisakah kau diam sebentar saja?? ambil ini!!” yoon hye menyerahkan kopernya pada hyuki.
“kenapa harus aku??”
“kau belum dihukum!! Bukankah kau sendiri yang bilang kalau bersedia melakukan apapun?? Aku hanya menyuruhmu mengangkat koper!!”
“aiiiishh. . . baiklah. . .” jawab hyuki sambil mengerucutkan bibirnya.

“jjagiya, kemarilah, lihat ini!!” seru hyuki semangat.
“ada apa??” tanya yoon hye sambil duduk dipangkuan hyuki dan laki2 itu otomatis memeluknya.
“kita lihat acara we got married episode satu!!”
“ah, aku lupa, siapa yang menggantikanmu??”
Hyuki tersenyum setan “menurutmu??”
“yonghwa oppa???” pekik yoon hye kaget saat melihat wajah yonghwa bersama seohyun dilayar tv itu.
“dengan begitu dia tidak akan bisa merebutmu lagi!!”
“i. . .ini gila. . .”
“tidak, ini sangat bagus!! Jjagiya, apa kau memikirkan sesuatu yang sama denganku??”
Yoon hye mengerutkan alisnya sejenak “memikirkan hal yang sama??”
“ya, hal yang sama!!” bisik hyuki pelan.
Yoon hye masih diam ditempatnya, perasaannya mulai tidak enak “me. . .memikirkan a. . .apa??”
“kita berada dispanyol. . .” bisiknya lagi sambil mengecup leher yoon hye lembut.
“la. . .lalu. . .”
“mmhhh. . . “ dihirupnya tengkuk yoon hye, membuat tubuhnya menegang “ini kesempatan kita. . .”
“kesempatan a. . .apa??” terdengar nada khawatir dari yoon hye.
“memperbaiki kerusakan honeymoon kita yang dulu!!”
“maksudmu??”
“aiiiishh. . . kenapa otakmu jadi lambat seperti itu??!”
“yaak, otakku lebih bagus dari otakmu!!!” balas yoon hye sambil memutar kepalanya, menghadap hyuki yang tengah tersenyum lebar.
“lalu kenapa kau masih tidak mengerti maksudku??”
“karna kau berbicara berputar2!!”
“aiiish. . . ara, ara!! Bagaimana kalau ini menjadi honeymoon kedua kita??”
“honeymoon??”
“ne!!”
“ho. . .ney moon??”
“ye!!”
“honey. . . yaak apa maksudmu hah??” pekik yoon hye langsung melompat dari pangkuan hyuki.
“bukankah aku sudah jelas mengatakannya?!” perlahan hyuki merangkak mendekati yoon hye.
“yaak ma. . .mau apa kau?? ber. . .berhenti!!” kata yoon hye sambil terus mundur kebelakang hingga punggungnya membentur kepala ranjang. Dilemparnya bantal2 kehyuki.
“kali ini kau tidak punya alasan kim yoon hye!!” hyuki tersenyum iblis sambil terus merangkak mendekati yoon hye hingga hidung mereka bersentuhan.
“hyu. . .ja. . .jangan membuatku malu begitu!! Kenapa tingkahmu sangat konyol?? Para readers sedang mengamati kita!!”
“readers?? kalau begitu jangan berisik!!” bisik hyuki kemudian melumat bibir yoon hye lembut sambil mematikan lampu.
——–MAAF DISENSOR———
*backgroud = blackmonitor (dikasih semut juga gak papa)*

FIN