Tags

,

Tittle :
Genre: romance
Cast :
– Cho kyuhyun
– Lee hyo ra

~firstmeet~
Kyuhyun sedang berjalan santai menyusuri deretan pertokoan. dikepalanya terpasang earphone yang terhubung dengan ipod-nya.
Braaak. . .klontang. . .klontang. . .
Kyuhyun berhenti berjalan dan menatap bengong seorang gadis yang jatuh tepat didepannya itu. gadis itu memakai sepatu kets putih celana jeans ketat tiga per empat dan kaos abu-abu yang dilapisi jaket putih. Rambutnya dipotong pendek lancip-lancip dan tanpa riasan make up diwajahnya.
“aiiish. . . dasar ajhuma pembunuh!! Bagaimana dia bisa menyuruhku mencuci piring sebanyak itu hanya gara-gara aku lupa membawa uang, aiissh. . .” runtuk gadis itu sambil berdiri, tangannya mengusap-usap pantatnya yang kotor.
“dasar ajhuma jelek!!! Kau tidak akan laku kalau galak seperti itu!!!!” teriak gadis itu keras-keras, membuat sebagian orang menatapnya aneh.
“yaa!! Dasar kurang ajar!!! Tidak punya sopan santun!!!” teriak seorang wanita dari dalam toko.
Gadis itu menjulurkan lidahnya kemudian berbalik pergi.
DUAAAK. . .
“ADAAAAWW!!!”
Tepat sedetik gadis itu berbalik, sebuah panci melayang tepat mengenai kepalanya. Kyuhyun mengerjap kaget.
“yaa!! Dasar ajhuma sadis!!! Tidak akan ada laki-laki yang mau denganmu sampai tua!!!” teriak gadis itu kemudian langsung pergi “dikira kepala ini apa seenaknya saja, bahkan ayahkupun tidak berani melempar sesuatu kepadaku!! Huh, lihat saja, kalau macam-macam lagi, kubeli toko itu, kalau perlu sampai orang-orangnya juga, bla. . .bla. . .bla. . .”
Kyuhyun hanya bisa diam menatap gadis aneh yang masih menggerutu panjang lebar itu. kemudian dipungutnya panci itu lalu tersenyum sambil memandang sosok gadis yang semakin jauh itu.

~secondmeet~
Kyuhyun sedang mengotak atik ipodnya sambil melihat pemandangan dibawahnya. Saat ini ia sedang berdiri disebuah balkon kampusnya yang sepi. Dapat dilihatnya beberapa anak sedang bermain basket. Tiba-tiba ia melihat seorang dosen tua sedang menjewer telinga seorang gadis, menyeretnya ketengah lapangan. Gadis itu. . . berambut pendek lancip-lancip, gadis yang sama yang ditemuinya dua hari yang lalu.
Kyuhyun melepas earphonenya, sepertinya dosen itu sedang marah-marah. Karna jarak mereka yang tidak terlalu jauh, kyuhyun dapat mendengarnya samar-samar.
“lee hyo ra, kau benar-benar keterlaluan!! Berapa kali kau memecahkan kaca ruanganku dan menjatuhkan pot bungaku ha?? Kalau kau tidak bisa bermain tenis tidak usah ikut main!!!” bentak dosen itu.
“jadi namanya lee hyora?!” gumam kyuhyun.
“itu bukan salahku. . .” gumam gadis itu tapi tidak bisa ditangkap oleh kyuhyun.
“apa katamu??? Bukan salahmu? Coba ulangi lagi!!” teriak dosen itu
“itu bukan salahku!!!” balas gadis itu dengan keras “sudah kubilang pada bola itu agar berlari ke hye jin, tapi ia tidak mendengarkanku dan berlari kepadamu, sepertinya dia menyukaimu!!”
Seketika kyuhyun tertawa mendengarnya. Gadis itu bodoh atau apa?!
“APA KATAMU???” bentak dosen itu berang “MANA BISA BOLA MENDENGAR KATA-KATAMU BODOH!! Sekarang juga kau kuhukum!!”
Dosen itu memanggil salah satu namja yang sedang membawa bola basket, kemudian berkata sesuatu kepadanya. Tidak lama kemudian namja itu pergi dan kembali lagi dengan membawa sekeranjang penuh bola basket.
“kau tidak boleh pergi dari lapangan ini hingga kau memasukkan bola itu dengan tepat ke ring sebanyak 50 kali!!”
“mwoya???” pekik gadis itu “kim seongsaengnim, aku bukan pelempar yang handal!!”
“terserah!! Dan kalian!! Awasi gadis ini!! jika dia belum memasukkan bola ke ring sebanyak 50 kali, jangan biarkan dia pergi, atau kalian yang aku hukum!!” teriaknya pada segerombolan namja yang ada dipinggir lapangan tadi.
“oh, yoon seongsaengnim!!!” teriak gadis itu keras-keras membuat dosen itu langsung menoleh kebelakang.
Gadis itu langsung menumpahkan keranjang bola-bola itu dan kabur “maafkan aku seongsaengnim!!!” teriaknya sambil mengangkat kedua tangannya keatas seperti anak SD yang sedang dihukum.
“yaa lee hyo ra kembali kau!! cepat kejar dia!!!” teriak dosen itu sambil berusaha berlari menghindari bola-bola yang berserakan disekelilingnya.
“gadis pintar. . .” gumam kyuhyun sambil tersenyum.

~thirdmeet~
“copeeettt!!!!”
Kyuhyun berhenti melangkah kemudian berbalik dan melihat seorang gadis sedang mengejar seorang namja yang membawa dompet. Gadis itu. . . berambut pendek lancip-lancip. . . gadis yang kemarin dilihatnya dikampus, juga gadis yang bertengkar dengan ajhuma.
“yaa copeet!! Kembalikan dompetku!!!” teriaknya keras.
Saat copet itu berlari melewati kyuhyun, dengan sigap ia menjulurkan kakinya hingga membuat pencopet itu tersandung kemudian terjungkal.
“yaa dasar pencuri!!!” teriak gadis itu dan langsung menduduki pencopet itu, menjambak kuat-kuat rambutnya.
“aaa hentikaan!! Ini dompetmu. . . hentikan. . . lepaskan aku!!!” teriak pencopet itu.
“kalau kau berani melakukannya lagi, kau akan mati!! Mengerti?!” gadis itu melepaskan jambakan rambutnya kemudian menyambar dompetnya.
Ia membuka dompet itu kemudian mengeluarkan selembar foto dari dalamnya “ini penting untukku!! Kau ingin dompet ini bukan?? Ambilah!!”
Kyuhyun mengerutkan keningnya heran. Jelas-jelas ia melihat ada beberapa lembar uang didalamnya, kenapa malah diberikan lagi pada pencopet itu?!
“terima kasih atas bantuanmu!!” katanya pada kyuhyun sambil membungkuk sedikit kemudian melangkah pergi.
Sama dengan pencopet itu, kyuhyun hanya menatapnya bingung. Tapi kemudian dikejarnya gadis itu “agashi, kenapa kau berikan lagi dompet itu kepadanya??” tanya kyuhyun.
Gadis itu menoleh dan tersenyum “aku hanya ingin mengambil foto ibuku. . .itu yang paling penting!!” jawabnya kemudian berlalu sementara kyuhyun hanya diam menatapnya.
*****

“kyaaa. . .itu cho kyuhyun!!”
“aigoo. . .dia semakin tampaan!!!”
“kyuhyun ssi. . . menolehlah kemari!!”
Kyuhyun sudah terbiasa oleh teriakan-teriakan itu. dan ia tidak mau ambil pusing. Ia memang digilai oleh sebagian besar gadis-gadis dikampusnya. Sebagai siswa jurusan music yang bisa bernyanyi dengan bagus, ia sangat populer.
Ia terus berjalan santai sambil membawa tas biolanya. Tiba-tiba ponselnya berbunyi, ia merogoh saku jaketnya dan langsung menjawabnya.
“ne appa?. . . aku ada dikampus. . . aniyo, ada perlu apa??. . . oh, baiklah, setengah jam lagi aku tiba!!” kyuhyun menutup telphonenya kemudian cepat-cepat ia pergi menemui ayahnya.
Ayah kyuhyun sedang berbicang-bincang disebuah café bersama seseorang pria saat ia tiba disana. Segera dihampirinya kedua orang itu kemudian memberi salam.
“minho ssi, ini putraku satu-satunya, dia yang akan membantu kita untuk memproduseri musicnya nanti!!” kata ayah kyuhyun pada pria itu.
“oh itu bagus, jadi kita tidak perlu mencari orang lain lagi!!” saut minho.
Ayah kyuhyun adalah seorang direktur perusahaan music, dan ia mengadakan kerja sama dengan pemilik agency besar dikorea. Kali ini, akan ada sebuah boyband baru, karna itu kyuhyun dimintai tolong untuk membantu ayahnya menangani hal ini.
“bagaimana kyuhyun ah?? Kau bisa??”
“aku akan berusaha!!” jawab kyuhyun.
“itu bagus. . . kuharap kita bisa berkerja sama dengan baik!!”
“baik paman!!”
“dan kudengar kau sekolah di kyunghee university benar??”
“benar. . .”
“ah, kalau begitu sama dengan putriku, dia juga sekolah disana tapi jurusan art!!”
“oh benarkah?? Jadi mereka satu universitas??” tanya ayah kyuhyun senang.
“benar, apa kau mengenal lee hyo ra??”
Kyuhyun mengerutkan keningnya. Lee hyo ra?? Sepertinya ia pernah dengar nama itu?!
“paman?? Apa kau punya fotonya?? Mungkin saja aku mengenalnya. . .”
“oh, ada!!” minho mengeluarkan dompetnya kemudian mengambil selembar foto dan mengulurkannya kepada kyuhyun.
Difoto itu terlihat seorang gadis sedang memeluk minho ajhusi dari belakang sambil tersenyum. Kyuhyun mengerutkan keningnya “paman. . . kapan foto ini diambil?? Dia masih anak-anak!!”
“oh, maaf, aku lupa dia sudah dewasa!! Hahaha. . . bagiku dia tetap gadis kecil!!”
!!=_=
Paman itu memberikan foto yang lainnya. Kyuhyun lagi-lagi mengerutkan keningnya. Gadis dalam foto itu terlihat cemberut, rambutnya panjang dibawah bahu.
“aku tidak bisa memberimu foto yang bagus karna dia tidak suka difoto, jadi seperti itu, dia benar-benar membuatku pusing. . .”
“kenapa begitu??” tanya ayah kyuhyun penasaran.
“kurasa aku gagal mendidiknya sebagai seorang perempuan. . . dulu ia tidak seperti itu, tapi sejak masuk junior highscool dia menjadi gadis serampangan, padahal aku berharap dia menjadi gadis yang lemah lembut seperti ibunya, tapi kurasa dia lebih mirip aku saat muda!!”
Ayah kyuhyun tertawa “benarkah??”
“ya, tapi aku tidak bisa juga melarangnya, mendiang istriku berkata kepadaku agar mempercayainya dan membiarkannya melakukan hal apa yang dia suka, kurasa itu benar. . . tapi dia sangat keras kepala dan begitu lulus SMU dia malah keluar dari rumah dan tinggal sendiri. . .”
Kyuhyun terdiam mendengarnya, gadis itu. . . seperti mirip seseorang. . . dilihatnya lagi foto itu baik-baik. . . tiba-tiba ia tersentak, mata itu. . . lee hyo ra. . . adalah gadis aneh yang pernah ditemuinya.
“paman, maaf kalau aku lancang, tapi. . . bisakah kau menyerahkan putrimu kepadaku?? Aku ingin menikahinya!!”
“mwo??” kedua orang tua itu langsung shock mendengarnya.
“kyu. . kyuhyun ah. . .kau. . .kau serius??” tanya ayah kyuhyun.
“putrimu sangat menarik, aku pernah beberapa kali bertemu dengannya dan aku tau, dia gadis yang luar biasa!!”
“aku tidak tau, tapi. . . aku tidak ingin memaksa hyo ra. . .”
Kyuhyun tersenyum “aku tau. . . cukup pertemukan kami dulu. . .”
“apa kau yakin??” tanya ayah kyuhyun lagi, mendengar tentang gadis itu tadi, sepertinya ia ragu hyo ra dapat menjadi istri yang baik.
“aku yakin ayah, kumohon restui kami!!”
“sebenarnya aku juga senang, karna kulihat kau laki-laki yang baik dan bertanggung jawab. . . dan aku yakin hyo ra pasti baik-baik saja jika bersamamu, tapi apa ini tidak terlalu terburu-buru??”
Kyuhyun tersenyum “percayalah kepadaku. . .”
“baiklah, akan kuatur pertemuan untuk kalian!!”
“kamsahamnida ajhusi. . .”
****

Dan hari itu-pun tiba. Kyuhyun, ibu dan ayahnya sudah duduk disebuah ruangan disalah satu hotel bersama minho ajhusi. Ibu , Ayah kyuhyun dan minho ajhusi sedang berbincang-bincang mengenai bisnis sementara kyuhyun masih diam saja. ia tengah membayangkan seperti apa gadis itu nanti. Kalau dilihat dari tingkahnya, ia pasti akan menolak kyuhyun. Tapi kyuhyun sudah mengantisipasi semuanya.
Seminggu sebelum pertemuan ini ia sudah mencari tau semua hal tentang gadis itu. dan yang paling menakjubkan, teman-teman satu kampusnya itu tidak ada yang tau siapa lee hyo ra sebenarnya. Sepertinya gadis itu menyembunyikan identitas dirinya, dan itu dapat digunakan sebagai senjata oleh kyuhyun.
Pintu terbuka. Praang. . . sebuah sepatu melayang mengenai vas bunga dan menjatuhkannya hingga pecah. Seorang gadis muncul dengan tampang aneh dan rambut acak-acakkan sambil meronta-ronta dalam cekalan dua orang bodyguard.
“lepaaassssss. . . . yaa lepaskan aku brengseeek!!!” teriaknya sambil meronta. Sebelah tangannya menggenggam sepatu kets “kubilang lepas atau mati kalian!!”
Ayah dan ibu kyuhyun shock melihatnya, ia menoleh kearah kyuhyun seakan bertanya apa-kau-yakin-akan-menikah?? Sementara kyuhyun hanya tersenyum menatap gadis itu.
“lepaskan dia. . .” perintah minho ajhusi “hyo ra, ada tamu disini, bersikaplah sopan!!”
“kenapa appa memaksaku kemari?? Juga memakai baju seperti ini??” protes gadis itu, tampak rok gaun itu sedikit robek, sepertinya sudah terjadi perang besar tadi “aku sudah bilang tidak mau menikah!! TIDAK MAU!!!” tandas gadis itu.
“ini masih perkenalan hyo ra. . .”
“apapun itu aku tidak mau!!!”
“paman biar aku saja yang berbicara dengannya!!” kyuhyun beranjak dari duduknya sementara hyo ra langsung mengangkat sepatunya.
“jangan mendekat!!” katanya sambil menatap kyuhyun tajam.
Kyuhyun tertawa melihatnya “benar-benar gadis jadi-jadian!!”
“apa?? apa katamu?? Yaa! Tetap disitu!!” pekik gadis itu karna kyuhyun berjalan mendekatinya.
“aku ingin berbicara denganmu!!”
“tidak ada yang perlu dibicarakan, aku tidak mau menikah titik!!” teriak gadis itu sambil mundur kebelakang hingga membentur tembok.
Setelah dirasa kyuhyun cukup jauh dan orang tua-orang tua itu tidak bisa mendengar ia berkata pelan sambil menatap hyo ra “kau sudah lupa kepadaku nona??” tanyanya.
“aku tidak mengenalmu!!” saut hyora ketus.
Kyuhyun tersenyum “aku tau itu. . . kita pernah beberapa kali bertemu. . .dan percayalah aku tau semua hal tentangmu!!”
Hyora mendengus “berhenti bermain-main, ini tidak lucu!!”
“tentu saja aku tidak main-main!! Aku ingin menikah denganmu, dan itu serius! Kurasa kau akan menyetujuinya. . .”
“apa?? jangan pernah bermimpi!! Aku tidak akan menikah denganmu!!”
“oh tentu saja akan,” kyuhyun semakin memelankan suaranya “kalau kau tidak mau seluruh kampus tau identitasmu yang sebenarnya!!”
Hyo ra tersentak, matanya membelak menatap kyuhyun yang tengah tersenyum lembut. “a. . .apa. . .maksudmu. . .??”
“sudah kukatakan tadi, aku tau semua tentang dirimu lee hyora!!”
Wajah hyora berubah pucat, matanya menatap takut. Kyuhyun jadi penasaran, kenapa gadis ini tidak ingin identitasnya diketahui??
“jadi bagaimana lee hyo ra ssi??”
Gadis itu tidak menjawab. Ia berjalan menghampiri ayahnya, meletakkan sepatunya dimeja “jadi appa. . . kapan aku akan menikah??” tanyanya datar.
Kyuhyun tersenyum melihatnya dari belakang sementara kedua orang tuanya langsung berpandangan seakan bilang wow-hebat-sekali-pesona-anak-kita!!
“kau. . .kau serius??” tanya ayah hyora.
“bilang saja kapan aku harus menikah??” ulang hyora.
“kita akan menikah dua minggu lagi!!” saut kyuhyun dari belakang yang membuat semua orang terlonjak kaget.
“kyuhyun ah, tapi kau masih kuliah. . .” protes ibu kyuhyun.
“eomma tenang saja, minggu depan aku sudah berkerja diperusahaan appa!!” jawab kyuhyun “kau setuju bukan hyora ya??”
“terserah. . .” jawab hyora dingin meskipun jelas-jelas ia menatap kyuhyun dengan tatapan membunuh.
“tapi, mana mungkin kami mempersiapkan semua itu hanya dalam dua minggu??”
“tidak perlu besar-besaran paman, cukup keluarga saja yang hadir. . .”
“tapi. .. “
“pesta pernikahan kami bisa dilakukan kapan-kapan, dan satu lagi, jangan sampai orang lain tau. . . kami tidak ingin ada masalah nantinya dikampus ataupun kedepannya,”
Ketiga orang tua itu hanya bisa menatap kyuhyun bingung, tapi mereka tidak membantah. Lagi pula kalau pernikahan mereka diadakan besar-besaran, kampus pasti akan tau identitas asli gadis itu.
****