Tags

,

2 minggu kemudian pernikahan berjalan lancar meskipun sang mempelai wanita tidak bahagia sama sekali. Hyo ra terus bermuka masam sehingga kyuhyun terpaksa mengancamnya agar gadis itu tersenyum dan hasilnya, gadis itu malah tersenyum dengan aneh.
“andwaeee appaaa. . . aku tidak mau tinggal dengannya!!!” hyo ra menjerit2 sambil memegang sudut dinding erat-erat sementara kyuhyun menariknya erat-erat pula.
“yaa, kau sudah menjadi istriku sekarang!!” bentak kyuhyun.
“andwaeeeeee…….” Jerit gadis itu.
Karna tidak sabar dan takut dilihat orang, kyuhyun langsung menggendong (lebih tepatnya memanggul) gadis itu “gyaaaa. . . . turunkan aku!!!!” jerit hyo ra sambil memukul-mukul punggung kyuhyun.
Kyuhyun tidak menggubrisnya dan membawanya keapartement mereka-mulai sekarang. Namja itu menjatuhkan tubuh hyora keatas tempat tidur dengan kesal “kau benar-benar merepotkan!!”
“salah sendiri kau menikahiku! Sudah tau aku tidak mau masih saja kau paksa!!”
“aku tidak memaksamu!!”
“kau mengancamkuu!!!” jerit hyo ra.
Kyuhyun tertawa geli “kau benar-benar menarik jagiya!!”
Hyo ra kesal setengah mati “dari sekian banyak gadis kenapa harus aku?!!”
Kyuhyun semakin tergelak, “sebaiknya kau mandi, kita makan diluar setelah ini,”
“andwae!!” hyo ra melipat tangannya kemudian memalingkan wajahnya.
Kyuhyun menghela nafas pelan kemudian berlutut didepan gadis itu, dipegangnya bahu hyo ra membuat gadis itu kaget “apa yang kau lakukan??”
“kumohon hyo ya, saat ini kau adalah tanggung jawabku. . . aku tau kau belum siap dengan kehidupan ini, akupun demikian, tapi entah kau percaya atau tidak, aku tidak akan pernah main-main denganmu, mungkin saat ini belum bisa dikatakan cinta, tapi satu-satunya hal yang kuinginkan adalah hidup bersamamu, mengenalmu lebih jauh, dan aku akan terus menunggumu hingga kau siap untuk hidup bersamaku. . .”
“. . . . .”
“apa kau bisa mengerti sekarang??”
“. . . . .”
“hyo jawab aku. . .”
“. . . . .”
“yaa lee hyo ra!!! Jangan membuatku takut!!” kyuhyun menyentak tubuh gadis itu membuatnya mengerjap kaget.
“eh, oh, n. . ne. . . “ jawabnya linglung.
Kyuhyun tertawa kecil mendengarnya, dirapikannya poni hyora “baiklah, kalau begitu aku yang mandi duluan,”
Kyuhyun beranjak kemudian menuju kamar mandi.
“aduuuh. . .jantungku. . .” keluh hyora sambil menggeletak ditempat tidur sementara kyuhyun hanya bisa tergelak menatapnya.

Hyo ra memakan makanannya dengan lahap, rakus lebih tepatnya. Ia sengaja memesan makanan yang mahal-mahal yang banyak agar kyuhyun kapok. Tapi sepertinya kyuhyun tidak keberatan. Laki-laki itu tengah menatapnya dengan ekspresi yang sulit digambarkan.
“kelihatannya semua makanannya enak. . .” komentar kyuhyun sambil melihat istrinya yang seperti sebulan tidak makan itu.
“kenapa tidak kau coba sendiri??” saut hyo ra dengan mulut penuh.
Kyuhyun meringis “baiklah. . .” jawabnya kemudian mengangkat dagu hyo ra, mengusap sisa makanan dibibir gadis itu dengan ibu jarinya lalu di jilatnya “kau benar, sangat enak. . .”
Kyuhyun tersenyum menatapnya sementara hyo ra hanya bengong melihatnya. “kenapa berhenti??” tanya kyuhyun.
Gadis itu mengerjap kemudian langsung menyambar segelas air dan meneguknya hingga habis, kemudian ia menyambar gelas kyuhyun juga dan meminumnya hingga habis sementara kyuhyun hanya tergelak melihatnya. Dari pengamatannya, gadis ini pasti belum pernah berpacaran sama sekali.
“hyo ya, ada yang ingin kutanyakan kepadamu. . .” kata kyuhyun tiba-tiba “apa kau pernah jatuh cinta sebelumnya??”
Nyaris saja hyo ra tersedak mendengarnya. Gadis itu mengusap mulutnya kemudian menatap kyuhyun aneh “kata orang-orang jatuh cinta itu sangat menyenangkan, tapi aku tidak tau. . . dan aku juga tidak percaya, karna aku tidak bisa mempercayai orang lain. . .”
Kyuhyun tertegun mendengarnya. Ia melihat ada kesedihan dimata gadis itu. sebenarnya apa yang disembunyikan gadis ini?? “kalau begitu aku akan membuatmu jatuh cinta kepadaku. . . aku juga akan membuatmu percaya kepadaku, dan selama itu, kumohon, jangan menatap laki-laki lain, kau hanya boleh menatapku, araseo??!”
Hyo ra terdiam “kenapa kau memilihku??” tanyanya kemudian “kenapa kau memilih untuk hidup bersamaku??”
“aku tidak tau. . .” jawab kyuhyun jujur “pertama kali melihatmu bertengkar dengan ajhuma penjual ramyeon itu aku menganggapmu gadis yang aneh. . .”
“kapan itu?? kenapa aku tidak ingat?? Terlalu banyak ajhuma yang bertengkar denganku!!”
Kyuhyun tergelak “aku tau. . .” katanya lembut “kemudian, kedua kalinya aku melihatmu kabur dari seongsaengnim saat dihukum dilapangan basket itu. . . menurutku, kau gadis yang menarik. . .”
Hyo ra memiringkan kepalanya berfikir “aku juga tidak ingat itu. . . aku terlalu sering dihukum,”
“dan ketiga kalinya, aku membantumu menangkap pencopet. Tapi yang membuatku heran saat itu, kau hanya mengambil foto ibumu dan memberikan dompetmu kepada pencopet itu. . . saat itu, aku tau, hatimu penuh rasa kasih. . .”
“itu. . . kau. . .”
“kau ingat sekarang??”
“jadi kau namja itu??”
Kyuhyun tersenyum lembut “aku ingin mengenalmu lebih jauh lee hyora, hatiku mengatakan kau orang yang tepat untukku, dan aku yakin, aku akan bahagia bersamamu. . .”
Hyora terdiam menatap kyuhyun. Awalnya ia kesal pada laki-laki dihadapannya itu. bagaimana bisa ia memaksa hyo ra untuk menikah dengannya sementara mereka tidak saling kenal. Tapi saat ini, entah kenapa jantungnya berdebar lebih kencang saat mendengar kata-kata laki-laki itu?? bisakah ia mempercayainya??
“ayo kita coba. . .” kata hyo ra pelan.
“mwo??”
“ayo kita coba untuk hidup bersama!!”
Kyuhyun melebarkan matanya “kau serius??”
“tapi aku ada syarat!!”
“apa itu??”
“aku tidak ingin orang lain tau tentang pernikahan kita, jadi bila dikampus kita bertemu maka pura-puralah tidak mengenalku. . .dan aku tidak ingin kau melarangku melakukan hal apapun yang kusukai. . .”
“jika itu masih dalam tahap wajar dan tidak dilarang hukum aku tidak akan melarangmu, untuk menyembunyikan pernikahan kita, baiklah aku setuju!!”
Hyo ra tersenyum “aaaa. . . aku jadi kenyang sekali. . . kau saja yang menghabiskan makanan ini!!”
“mwo?? Bukankah kau yang memesan semua ini?? tadi kau makan seperti orang kelaparan, kenapa sekarang tiba-tiba bilang kenyang??”
“itu karna aku sedang kesal tadi. . . kalau aku sedang kesal, aku suka makan ataupun minum!!”
“jadi sekarang kau sudah tidak kesal lagi??”
“aniyo!!”
“apa. . . kau sudah mulai menyukaiku??” goda kyuhyun “hyo ya, ini malam pertama kita bukan??” kyuhyun mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum setan.
Buuurrrff. . . .
Hyo ra menyemburkan air yang diminumnya kemudian melotot menatap kyuhyun “apa maksudmu?? Jangan berfikir yang aneh-aneh!!!” bentaknya kemudian meraih sumpitnya lagi dan mulai menjejalkan makanan kemulutnya dengan kesal membuat kyuhyun tergelak.
“jadi kau kesal lagi eh?? Habiskan saja semuanya dan sebulan lagi kau akan berubah menjadi babi!!” tawa kyuhyun.
Hyo ra semakin rakus memakan makanannya “yang lebih mirip babi itu kau!!” balasnya kesal.
Kyuhyun semakin tertawa mendengarnya. Ah, sepertinya hidupnya tidak akan pernah membosankan lagi. . .
****

Tinggal beberapa hari dengan gadis itu membuat kyuhyun mengerti kebiasaan-kebiasaannya. Ia tidak bisa tidur dalam gelap, minimal harus ada satu lampu tidur yang menyala. Dilihat dari tingkahnya yang serampangan, ternyata gadis itu pandai memasak. Yang terpenting ia bisa membuat jjajangmyeon. Selain itu, ia juga suka bermain games. Mereka pernah bermain sampai tengah malam. Yang paling buruk, gadis itu sulit dibangunkan. Sama seperti dirinya, hohoho. . .
“huahahaha. . .hahaha. . .” kyuhyun tertawa tergelak-gelak.
“yaa berhenti tertawa seperti orang gila!!” hyo ra merebut album foto dari tangan kyuhyun.
“huahahah. . . tampangmu. . .tampangmu. . .” kyuhyun tidak bisa melanjutkan kalimatnya karna sibuk tertawa.
“diam kau tuan cho!! Atau aku akan menyumpal mulutmu dengan brokoli!!”
“huahahaha. . . bagaimana kau bisa tersenyum seperti itu?? huahaha. . .”
Dengan cemberut hyo ra membuka album foto pernikahan mereka yang baru dikirimkan itu. difoto-foto itu wajah hyo ra tampak masam, dan sekalinya ia tersenyum, senyumnya sangat aneh. Tampangnya masih masam, tapi bibirnya meringis lebar sekali menunjukkan gigi-giginya seolah akan periksa gigi.
“benar-benar tidak serasi denganku yang terlihat tampan, huahahahah. . .” kyuhyun tertawa berguling-guling ditempat tidur.
“cih, percaya diri sekali kau!! sebaiknya album ini dibuang saja!!” saut hyo ra sambil melangkah keluar.
Seketika kyuhyun terkesiap. Ia bangun dan langsung menahan gadis itu “mana bisa kau membuangnya bodoh?!” bentaknya sambil merebut album itu.
Hyo ra tidak melepaskannya “ini sangat memalukan!!” protesnya.
“itu adalah hari yang penting, mana bisa kau membuangnya?!” tolak kyuhyun.
“aku tidak mau melihat foto ini!!!” hyo ra tidak mau kalah.
Akhirnya mereka saling tarik-menarik album itu. kyuhyun mengangkatnya tinggi-tinggi, tapi gadis itu tidak mau melepaskannya meskipun ia sudah berjinjit-jinjit.
“lepaskan hyo!!”
“andwae!!”
“lep__woooo. . .”
Bruuuk. . .
Karna tubuh kyuhyun terlalu condong kebelakang, akhirnya ia jatuh ketempat tidur. dan hyo ra yang tidak mau melepaskan album itupun ikut jatuh menimpa tubuh kyuhyun. Tubuhnya membentur kyuhyun keras dan bibirnya sempat menyentuh kulit leher kyuhyun. Untuk sesaat, hening seolah waktu berhenti. Keduanya saling bertatapan, yang terdengar hanya detak jantung mereka.
TULILUT LILUTLILUT. . .. (bunyi apa ini??!)
Bunyi itu berbunyi nyaring, menyadarkan keduanya. Hyo ra tersentak dan cepat-cepat bangun “ma. . . maaf. . . aku. . . aku mau mandi dulu, “
Kyuhyun bangun perlahan masih dalam keterpanaan (jiah bahasa gua, kekekek). Diambilnya ponselnya yang berbunyi nyaring itu.
“ne appa?? . . . mwo?? Besok?. . . araseo. . .ne, hanya tiga hari bukan?? . . .baiklah. . .”
Kyuhyun menutup ponselnya sambil menghembuskan nafas keras. Ia berjalan menuju dapur dan menghabiskan sisa susu coklatnya. Ia tersenyum sendiri saat mengingat kejadian tadi. Gadis bodoh, seenaknya saja ingin membuang momen bersejarah itu.
“AAAAAARRRRGGHH……….”
Teriakan itu membuat kyuhyun terlonjak kaget. Ditaruhnya gelas itu kemudian berlari dengan cepat kekamar mandi.
“hyo ra ada apa?? hyo???” digedor-gedornya pintu, “hyo ra jawab aku!! Hyo?”
Tidak ada respon sama sekali dari dalam sana. Akhirnya dengan terpaksa kyuhyun mendobrak pintu kamar mandi itu (gak yakin kyuhyun bisa, dia kan gak punya otot kayak siwon #plak).
BRAAAK. . .
Pintu kamar mandi terbuka, tetapi gelap. Kyuhyun memincingkan matanya mencari sosok hyo ra melalui cahaya lampu kamar yang masuk dari pintu. Kemudian ia menemukan sosok gadis itu sedang meringkuk dibawah samping washtafel. Cepat-cepat dihampirinya gadis itu.
“ada apa?? apa kau baik-baik saja??” tanya kyuhyun cemas.
Gadis itu tidak menjawab. Ia hanya memeluk lututnya erat-erat dan membenamkan wajahnya dalam-dalam. Tubuhnya yang dibalut baju handuk terlihat gemetar hebat. Tanpa bertanya lagi kyuhyun mengangkat tubuhnya, menggendongnya dan membawanya keluar dari kamar mandi yang sepertinya lampunya perlu diganti karna mati.
Kyuhyun merasakan tubuh gadis itu gemetar hebat. Tanganyan memeluk leher kyuhyun erat-erat. Kemudian ia mendengar isak tangis. Hyo ra terisak dalam dekapannya. Kyuhyun duduk diatas sofa hingga posisi gadis itu kini ada dalam pangkuannya. Dipeluknya erat gadis itu.
Hyo ra masih terisak sambil membenamkan wajahnya keleher kyuhyun. Ia hanya bisa membelai-belai lembut kepala dan punggung hyo ra dengan diam. Baginya, percuma untuk bertanya kepadanya saat ini.
“tenanglah. . . aku disini. . .” bisik kyuhyun “kau akan baik-baik saja. . .tidak perlu cemas. . .”
Isakan hyo ra mulai memelan. Dan agak lama kemudian, bergantikan dengan deru nafas teratur gadis itu. tubuhnya juga sudah berhenti bergetar. kyuhyun tau, gadis itu sudah tidur. dibiarkannya gadis itu tidur dalam dekapannya, dirapikannya rambut gadis itu. ditatapnya sejenak, entah apa yang mendorongnya, tapi perlahan dengan pasti, bibirnya mengecup kening gadis itu lembut.
****