Tags

,

Hyo ra berjalan dengan wajah masam. Baru saja ia dimarahi joon seongsaengnim karna puisi-puisi yang dikumpulkannya kemarin hancur total. Selain bahasanya yang tidak karuan, isinyapun sama tidak karuannya. Intinya hyora sama sekali tidak berbakat untuk menjadi sastrawan, dan ia juga tidak menginginkan hal itu.
“hei, lihat, itu si penulis surat cinta bukan??”
Hyo ra tersentak kaget saat didengarnya beberapa laki-laki menyorakinya. Dan diantara mereka, ia melihat ada yong ji yang tersenyum kepadanya.
“aiiissh. . .” hyo ra berjalan terus tanpa memperdulikan mereka, tapi dua orang dari segerombolan laki-laki itu menghalanginya.
“minggir!!” bentak hyo ra.
“oh cintaku. . .hanya kau yang kuinginkan dalam hidupku. . .” salah satu dari mereka berkata keras-keras seperti mendeklamasikan puisi yang disambut sorakan dari teman-temannya. Dan hal itu membuat murid-murid yang ada dikoridor itu menatap mereka penasaran.
“kubilang minggir!!” bentak hyo ra.
“aigoo. .. kenapa galak sekali. . . kalau seperti itu cintamu tidak akan diterima oleh yong ji!!”
“kau kan belum mendengar jawabannya,”
“hei yong ji, apa jawabanmu?? Kau menerimanya tidak??”
“ tentu saja sayang, aku juga mencintaimu,” teman yong ji yang berdiri disampingnya membalas sautan itu. semuanya bersorak lagi.
Wajah hyo ra sudah kesal setengah mati, ia berbalik menghadap kearah yong ji “yong ji ssi, aku harus menjelaskan semuanya, ini bukan__”
“aku tau. . .” potong yong ji sambil tersenyum. Ia berjalan menghampiri hyo ra, “aku mengerti kalau kau sangat malu dengan hal ini. . . seharusnya kau memberikan surat itu saat tidak ada orang lain bukan??”
“mwo?? A. . .apa maksudmu??” tanya hyo ra sambil berjalan mundur karna laki-laki itu terus mendekat.
“ini hal yang wajar jika kau merasa tidak percaya diri, tapi apakah kau tidak ingin mendengar jawabanku sekarang??”
“bu. . .bukan begitu. . .” punggung hyo ra membentur dinding sementara tangan yong ji mengurungnya dikedua sisi.
“kukira kau hanya gadis yang konyol, tapi kau terlihat manis jika terlihat gugup seperti ini!!”
“aku tidak gugup, aku takut!!” kata hyo ra kesal.
“kau takut aku menolakmu??”
“sama sekali ti__” ucapan hyo ra terputus karna tiba-tiba seseorang menarik yong ji dengan kasar dari hadapan hyo ra.
“yaa!! Apa yang kau lakukan??” teriak yong ji.
“cho kyuhyun. . .” gumam hyo ra shock. Ketakutannya menjadi nyata kini. Laki-laki itu mengetahuinya.
“kalau kau berani menyentuhnya lagi, kupastikan kau akan menyesal!!” kata kyuhyun dingin dengan tatapan tajam. Kemudian ia berbalik menatap hyo ra dan meraih tangan gadis itu erat-erat menariknya pergi. Membuat mata-mata yang melihatnya heran, atau shock untuk yang para gadis.

Kyuhyun menutup pintu ruang music tempat latihannya itu agak kasar. “apa maksud semua itu tadi??” tanya kyuhyun dingin sambil melipat tangannya.
“yaa! Apa kau sudah gila?? Kau ingin semua murid tau tentang kita??”
“ISTRIKU DIPERLAKUKAN SEPERTI ITU OLEH NAMJA LAIN, KAU PIKIR AKU AKAN DIAM SAJA MELIHATNYA??” nafas kyuhyun tersegal. Ia benar-benar marah. Dan tanpa mereka tau, teriakan kyuhyun barusan telah menarik perhatian seorang gadis yang kebetulan lewat dijalan belakang kampus. Dan sudah pasti ia shock melihat seorang cho kyuhyun sedang bersama seorang gadis. Ia mengendap-endap dan mengintip lewat jendela kacanya.
Hyo ra terlonjak kaget mendengarnya. Ia tidak pernah melihat kyuhyun semarah itu. “kau hanya salah paham kyuhyun ah. . .” kata hyo ra pelan, ada nada takut dalam suaranya.
Kyuhyun menghela nafas panjang “apa sesulit itu bagimu untuk menatapku hyo ya. . . hanya aku. . .” kata kyuhyun sendu.
Jantung hyo ra terasa sesak “jangan kau membuat semua ini seolah-olah aku yang melukaimu. . .”
“lalu apa?? yang kulihat tadi apa??”
“jika aku mengatakan bahwa aku sudah menatapmu apa kau percaya?? Aku sudah menatapmu cho kyuhyun. . .hanya kau!!”
Kyuhyun tertegun mendengarnya “lalu tadi. . .”
“itu semua gara-gara kau bodoh!!” tiba-tiba saja emosi hyo ra menjadi naik.
“kenapa aku??”
“aku menulis kata dwejji (babi) disurat cinta konyolmu itu dan. . .”
“babi??” alis kyuhyun terangkat menatapnya.
“dan ternyata aku salah tulis menjadi yong ji, jadi joon seongsaengnim mengira itu surat dariku untuk yong ji!!”
Sedetik. . . dua detik. . .
“huahahahah. . .hahaha. . . “
“yaa! Berhenti tertawa!!” bentak hyo ra kesal.
“hahah. . . bahkan menulis hangul-pun kau masih salah??”
“itu karna aku sedang kesal!!”
“huahahahah. . . .” kyuhyun memegang perutnya hingga membungkuk karna tidak bisa menahan tawa.
“tertawa saja terus, dasar gila!!” sewot hyo ra sambil melangkah pergi.
Tiba-tiba kyuhyun menahan tangan gadis itu, kemudian menariknya kedalam pelukannya.
“mianhae. . . aku tidak suka melihatmu bersama laki-laki lain, aku ini sangat pecemburu kau tau?!”
“cih kekanak-kanakan!”
Senyum kyuhyun makin lebar, ditatapnya wajah gadis yang masih kesal itu “itu artinya aku sudah tau perasaan apa yang kurasakan kepadamu, bukan hanya ingin hidup bersamamu hyo ya, tapi aku juga mencintaimu, saranghae. . .” dikecupnya singkat bibir gadis itu.
Bruuuk. . . .
Dan gadis diluar jendela itupun pingsan setelah sempat ternganga sebelumnya.
“baiklah, aku harus masuk kelas, aku sudah terlambat sekarang ini, sebaiknya kau menjelaskannya kepada laki-laki itu, atau aku yang akan turun tangan, araseo?!” kyuhyun mencium kening hyo ra singkat kemudian pergi dari ruangan itu.
“cih, dari tadi aku juga sudah mau menjelaskan pada laki-laki itu!!” gerutu hyo ra.
****

Hyo ra sedang membaca komik sambil bermalas-malasan sementara kyuhyun sedang main game dilaptopnya. Suara berisik kyuhyun dicampur dengan suara tawa hyo ra yang sedang membaca komik itu terhenti saat bel apartement berbunyi. Tapi kedua manusia itu sama sekali tidak berniat untuk menghentikan kegiatannya. Hingga bel itu terdengar semakin keras dan tidak berhenti.
“aiiish. . .” hyo ra membanting komiknya disofa dan beranjak dari posisi nyamannya kemudian berjalan dengan malas kearah pintu.
Dibukanya pintu dengan sedikit kesal. Ia sempat terkejut sesaat. Didepannya itu berdiri seorang gadis tinggi, langsing, berambut panjang bergelombang yang memakai gaun hitam selutut serta higheels sewarna.
“anyeong hasimnida. . .” sapa gadis itu ramah.
Hyo ra memandang gadis itu dari ujung atas hingga ujung kaki kemudian kembali lagi keujung kepala sementara gadis itu hanya tersenyum.
“kau cari siapa??” tanya hyo ra.
“apa kyuhyun ada??”
Hyo ra mengerutkan alisnya mendengar kata-kata yang merdu itu. “a. . .ada. . .” jawab hyo ra sambil membukakan pintu lebih lebar.
“tuan cho, ada tamu untukmu!!!” teriak hyo ra keras sambil kembali ketempatnya tadi sambil memungut komiknya lagi.
“kyuhyun ah.. . .” panggil gadis itu.
Kyuhyun yang sedang memainkan gamenya langsung berhenti. Ia menoleh kebelakang dan melebarkan mata “nonna??” gumamnya sambil berdiri.
Gadis itu tersenyum sambil berjalan cepat kearah kyuhyun dan langsung memeluknya “bogoshipoyo. . .”
Sementara hyo ra, tidak usah ditanya. Mulutnya mangap selebar-lebarnya melihat pemandangan itu. apalagi saat kyuhyun membalas pelukan gadis itu dan menjawab “nado bogoshipoyo. . .” mulutnya benar-benar tidak bisa ditutup lagi.
“kyuhyun ah, sudah lama sekali bukan??”
“ya, kau ini jahat sekali, tidak pernah memberiku kabar. . .” ada nada manja dalam suara laki-laki itu.
“mianhae. . . aku hanya tidak ingin mengganggumu. . .”
“kau ini bicara apa? kau kan bukan orang lain untukku. . .” kata kyuhyun lembut sambil membelai kepala gadis itu pelan yang sukses membuat hyo ra melotot maximal.
“ukhuk. . .ukhuk. . .” hyo ra batuk-batuk karna tersedak air ludahnya sendiri dan saat itulah kedua manusia itu sadar bahwa dirinya masih ada didunia.
“hyo ada apa??” tanya kyuhyun cemas sambil menghampiri hyo ra.
Hyo ra hanya menggoyang-goyangkan tangannya karna mulutnya masih terbatuk-batuk.
“aku. . . keluar dulu. . .sebentar. . .” katanya tersendat sendat dan langsung berlari keluar.
“ada apa?? siapa dia?? Apa ada saudaramu yang aku tidak tau??” tanya gadis itu pelan.
“victoria nonna, kau tidak tau siapa dia?? Inilah akibatnya jika kau tidak bisa dihubungi!!”
“memangnya siapa dia?? Apa dia pacarmu?? Kalian sudah tinggal seapartement??” tanya victoria tidak percaya.
“dia bukan pacarku nonna, tapi dia istriku. . .”
“mwoya?? Are you kidding me??” tanya victoria kaget.
“tidak. . . aku tidak bercanda. . . dia adalah istriku, kami baru menikah sebulan yang lalu, kau mau melihat foto kami??” kyuhyun tersenyum setan.