Tags

,

Hyo ra ternyata pergi kesupermarket untuk membeli beberapa makanan ringan untuk teman membaca komik. Jangan harap ia membelikan untuk tamu tidak diundang itu, cih, sampai matipun tidak akan dilakukannya. Mengingat kyuhyun yang bersikap lembut pada wanita itu membuatnya kesal. Tiba-tiba ide sesat melintas diotaknya. Bagaimana jika dia bersikap menyebalkan dan mengganggu wanita itu agar cepat pulang. Bibirnya tersenyum setan kemudian cepat-cepat kembali keapartement.
Tidak perlu menekan bell karna dia sudah tau nomer sandinya. Jadi dia langsung masuk kedalam dan. . . cho kyuhyun, laki-laki itu sedang. . . sedang. . . sedang mencium wanita itu??
Hyo ra mematung ditempatnya. Kyuhyun yang membelakanginya sama sekali tidak mengetahui kepulangannya. Dengan menahan rasa sakit dijantungnya, ia memaksa kakinya untuk melangkah mundur hingga keluar dari apartement itu. kantong plastik yang dibawanya jatuh dilorong apartement. Ditekannya dadanya yang terasa sesak kemudian berlari pergi.
Sambil menghapus air matanya yang tidak mau berhenti mengalir, hyo ra terus berlari secepat-cepatnya. Kemudian ia berhenti disalah satu kedai dan langsung duduk disalah satu mejanya. Ia memesan minuman dan menghabiskannya sendirian. Air matanya terus mengalir, tapi tak ada suara yang keluar. Semakin dadanya terasa sesak, semakin banyak ia minum.
“lee hyo ra?? Itu kau??” sapa seseorang.
“pergi, aku ingin sendiri!”
“kau mabuk. . .”
“aku tidak mabuk!!”
“kau menghabiskan empat botol minuman ini sendirian??”
“apa pedulimu??” bentak hyo ra kesal.
“ayo kuantar kau pulang!!” orang itu menarik lengan hyo ra.
“aku tidak mau pulang, aku tidak mau bertemu dengannya. . .” hyo ra terisak pelan.
“kau sudah mabuk, ayo kuantar pulang!!”
“tidak mau. . .”

“yeobseo. . .oh ne, aku sedang diapartement kyuhyun. . . mwoya? Baiklah, aku pulang sekarang!!”
“kenapa nonna??” tanya kyuhyun begitu victoria menutup telphonenya.
“nikhun oppa mencariku, aku harus pulang!!”
“ayo kuantar, ah tidak terasa sudah malam. . .”
“mmm. . . istrimu belum kembali??”
“YAA, aku lupa!!!” kyuhyun tersentak seketika dan langsung mengambil ponselnya.
Tidak dijawab.
“aiiiish. . . kemana sibodoh itu pergi??!”
“kyuhyun ah, aku pulang sendiri saja, kau carilah istrimu!!”
“aniyo, ayo kuantar kau pulang dulu, sekalian mencari sibodoh itu!!”
Kedua orang itu pergi keluar apartement. Sejenak, kyuhyun termangu menatap bungkusan kantong plastik didepan apartementnya. Tiba-tiba saja perasaannya tidak enak.
“kau baik-baik saja kyu??”
“ah, ne. . . kajja!!” ditariknya lengan victoria melepaskan pandangan dari kantong plastik itu.
Setelah mengantar victoria, kyuhyun menyusuri deretan pertokoan mencari hyo ra. Pasti gadis itu tidak pergi terlalu jauh. Setelah berputar-putar hampir sejam dengan ponsel hyo ra yang tidak diangkat-angkat, tiba-tiba saja dilihatnya sosok gadis itu dipinggir jalan sedang bersama seorang namja!!
Dengan emosi, ditepikannya mobilnya kemudian menghampiri gadis itu.
“YAA Lee hyo ra!!!” serunya sambil menarik lengan gadis itu dari belakang.
Kontan hyo ra langsung limbung dan nyaris saja jatuh kalau namja itu melepaskan pegangannya.
“apa yang kau lakukan??” bentak kyuhyun.
“dia sedang mabuk. . .” saut namja itu.
“aku tidak bertanya kepadamu!!” saut kyuhyun kesal saat melihat laki-laki yang ternyata bernama yong ji itu.
“pergi kau!!!” kata hyo ra tiba-tiba sambil mendorong tubuh kyuhyun hingga mundur kebelakang.
Kyuhyun menatap kaget sejenak.
“kenapa kau ada disini?? Aku tidak ingin bertemu denganmu cho kyuhyun, aku tidak ingin melihatmu, aku tidak ingin percaya kepadamu, aku tidak mau menatapmu lagi, aku marah kepadamu, aku membencimu, benci, benci, benci!!! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!!!” teriak hyo ra penuh emosi kemudian berlari pergi.
Kyuhyun membeku ditempatnya sementara yong ji sudah pergi mengejar hyo ra. Otaknya macet mendengar kata-kata gadis itu. apa maksudnya?? Apa salahnya hingga gadis itu marah kepadanya?? Apa karna victoria?? Tapi mereka tidak ada hubungan apa-apa. . .
Kyuhyun harus memperjelas semuanya!! Kemudian, ia berlari mengejar hyo ra. Tapi gadis itu lenyap. Kyuhyun terus mencarinya, memperhatikan setiap sudut jalanan. Tiba-tiba saja tetesan-tetesan air hujan jatuh dan semakin lama semakin deras. tapi ia tidak perduli, ia tetap mencari hyo ra.
****

Hyo ra merasakan kepalanya sakit. ia mengerang pelan.
“kau sudah bangun??”
“ne. . .” jawab hyo ra lemah, tapi kemudian ia tersentak bangun dan duduk dengan cepat, membuat kepalanya serasa terkena hantaman palu.
Itu tadi bukan suara kyuhyun. Ia mengerjapkan mata dan menatap sekelilingnya. Ia tersentak saat melihat yong ji sedang membawa segelas teh untuknya.
“kenapa aku ada disini?? Dimana aku??”
“kau ada diapartementku, semalam kau mabuk ber__”
“MWORAGO?? Andwae!! Tidak, tidak, tidak, ini hanya mimpi, pasti hanya mimpi!!” hyo ra memejamkan mata sambil menghela nafas panjang kemudian ia membuka lagi matanya, “yaa!! Kenapa kau masih ada disini??” pekiknya histeris dan langsung menjauh.
Yong ji tertawa geli “minumlah, untuk mengurangi sakit kepalamu!!”
“omo tuhan. . . matilah aku. . . cho kyuhyun pasti akan membunuhku, eothoekeh?? Eothoekeh??” hyo ra berteriak-teriak panik sambil mengacak-ngacak rambutnya.
“kurasa dia tidak akan menemuimu lagi. . .”
Seketika hyo ra terdiam “apa maksudmu??”
“semalam kau sudah mengusirnya!!”
Mata hyo ra melotot lebar-lebar “benarkah?? Apa yang terjadi?? Kenapa aku tidak ingat?? Katakan semuanya kepadaku!!”
“tenanglah. . .” kata yong ji “semalam aku menemukanmu sedang mabuk, awalnya aku ingin mengantarmu pulang, tapi aku tidak tau dimana rumahmu, tiba-tiba saja laki-laki itu menarikmu saat aku sedang membawamu, tapi kau malah marah-marah kepadanya kemudian berlari pergi. . . aku menyusulmu dan kau sedang muntah-muntah dipinggir jalan kemudian tidak sadar diri, jadi kuputuskan untuk membawamu kemari!!”
“apa yang kukatakan kepadanya??”
“seingatku kau bilang bahwa kau tidak ingin bertemu lagi dengannya, kau tidak ingin melihatnya dan kau juga bilang kalau kau membencinya!!”
“aku mengatakan itu??”
“ya. . .”
“matilah aku. . . “ gumam hyo ra dengan lesu, tapi kemudian ia tersentak lagi “yong ji ssi. . . kita. . . kita. . . semalam kita tidak melakukan apa-apa bukan??” tanya hyo ra takut-takut.
“apa yang kau maksud dengan melakukan apa-apa??”
Hyo ra tergelagap “aku bertanya serius, nyawaku taruhannya!!”
Yong ji tertawa geli “apa kau mengharapkan terjadi apa-apa??”
“tentu saja tidak!!”
“tenang saja, aku bukan pria yang seperti itu. . . tapi aku sedikit bingung, bukankah kau menyukaiku?? Lalu apa hubunganmu dengan cho kyuhyun?? Aku heran kau bisa mengenalnya,”
“ah, itu. . . yang waktu itu kau salah sangka. . . sebenarnya aku tidak menulis namamu dikertas itu, tapi aku menulis ‘dwejji’, dan sepertinya tulisanku salah. . .”
“apa ada yang seperti itu??” tanya yong ji dengan alis terangkat.
Hyo ra mengangguk pelan “mianhamnida. . .”
“sudahlah. . . lupakan saja. . . sudah jam sembilan, kau mau kuantar pulang??” tawar yong ji.
Hyo ra menggeleng pelan “tidak usah. . . aku. . . . ige mwoya??? Jam sembilan???” hyo ra langsung melompat dan turun dari ranjang “dimana sepatuku??” jeritnya panik.
“itu!!” yong ji menunjuk sepasang sepatu disamping meja.
Hyo ra langsung menyambar benda itu dan cepat-cepat memakainya “aku ada kelas khusus hari ini, dan aku sudah terlambat, terima kasih untuk bantuanmu, anyeong!!” hyo ra langsung berlari pergi sementara yong ji menatapnya dengan ekspresi yang sulit dijelaskan.

Tampang hyo ra benar-benar tidak karu-karuan. Selain tidak mandi, penampilannya juga acak-acakan dan bau. Ditambah karna dia telat masuk kelas, jadi ia harus mendengarkan materi sambil berdiri. Untung hari ini kelasnya hanya satu. Setelah mengikuti kelas khusus jurusannya itu, ia berniat untuk mencari kantin karna perutnya benar-benar lapar.
Hyo ra sedang berjalan dengan lemas. Tapi sepertinya ia merasa ada yang aneh. Seperti ada yang mengawasinya. Tapi ia tidak perduli, ia harus mengisi perutnya saat ini.
“lee hyo ra ssi??”
Langkah hyo ra terhenti saat mendengar namanya dipanggil. Dengan malas ia berbalik dan seketika melotot melihat wanita itu ada didepannya. Wanita yang bersama kyuhyun tadi malam.
“aku sedang tidak bersama kyuhyun!!” kata hyo ra langsung.
“aku ingin bertemu denganmu. . . “ jawab gadis itu sambil tersenyum.
Hyo ra mengerutkan keningnya “aku??”
“kita tidak sempat berkenalan kemarin bukan?? Karna kebetulan aku melihatmu disini jadi aku menemuimu, aku hanya ingin melihat seperti apa istri cho kyuhyun!!”
“kau sudah melihatku,”
“jjagiya, sedang apa kau disini??”
Serentak hyo ra dan victoria menoleh bersamaan. Seorang namja datang menghampiri mereka.
“kau sudah menemui dosenmu?? Kemarilah, “ victoria merangkul lengan namja itu membuat mata hyo ra melebar “nikhun oppa, dia adalah istri dari kyuhyun. . .”
“jjinjayo??” tanya nikhun kemudian ia membungkuk kearah hyo ra “anyeong haseo. . .”
Hyo ra membalasnya dengan bingung.
“hyo ra ssi, maaf kami tidak datang kepernikahaan kalian, nikhun oppa sangat sibuk, tapi kalian harus datang kepesta pernikahan kami bulan depan nanti!!”
“menikah??” tanya hyo ra bingung.
“benar, nikhun oppa adalah tunanganku,”
“lalu bagaimana dengan kyuhyun??”
Victoria mengerutkan keningnya “bagaimana apa??”
“bukankah kalian ada hubungan??”
“apa maksudmu??”
“aku melihat kalian berciuman semalam!!”
Kedua orang didepan hyo ra tampak sangat terkejut “hyo ra ssi, jangan sembarangan, kyuhyun sudah kuanggap dongsaengku, mana mungkin kami melakukan itu, lagipula aku sudah memiliki tunangan!!”
“lalu yang kulihat kemarin. . .”
“kau salah paham!! Mungkin saat itu. . . ah aku tau, saat itu mataku kemasukan sesuatu, jadi kyuhyun mencoba melihatnya, pasti kau salah paham!!”
“apa itu benar??”
“apakah itu sebabnya kau tidak kembali semalam?? Kyuhyun sangat mencemaskanmu, tadi pagi aku keapartement kalian untuk berpamitan, kami akan kembali ke tailand sebentar lagi, dan kurasa dia sedang sakit!!”
“sakit??”
“ya, sepertinya dia terkena demam. . .” saut nikhun.
“aku harus pergi!!”
Hyo ra langsung berlari meninggalkan kedua orang itu. astaga. . . apa yang sudah dilakukannya?? Kyuhyun pasti akan membunuhnya setelah ini.
“kyuhyun ah??” teriak hyo ra begitu sampai diapartement. Nafasnya tersegal-segal, rasa laparnya hilang seketika “kyuhyun ah??” panggilnya lagi.
Akhirnya ditemukannya laki-laki itu sedang tidur disofa. Dihampirinya dan diperiksanya. Badannya benar-benar panas.
“kyuhyun ah. . .”
“eng. . .”
Hyo ra benar-benar panik melihatnya. Diangkatnya tubuh kyuhyun, dipapahnya ketempat tidur. diselimutinya namja itu kemudian diambilkannya air untuk mengompresnya. Kemudian ia menelphone dokter.
Setelah mendapatkan resep dokter, hyo ra pergi keapotik kemudian mampir kesuper market membeli bahan makanan. Sampai diapartement ia langsung memasak bubur untuk kyuhyun. Sambil menunggu laki-laki itu bangun, ia mandi kemudian makan. (ntar kalo gak mandi bisa bikin pingsan orang,)
Demam kyuhyun belum turun. Laki-laki itu tampak gelisah dalam tidurnya dan bergumam tidak jelas.
“aku disini kyu, jangan khawatir, tidulah. . .” bisik hyo ra ditelinga laki-laki itu.
Raut gelisah itu perlahan memudar. Hyo ra terus mengganti kain kompresnya. Baru ketika hari sudah sore, panas kyuhyun mulai turun. Tidurnya juga terlihat tenang.

Hyo ra terbangun dari tidurnya saat merasa kyuhyun bergerak. Ternyata ia tertidur tadi dan saat ini diperiksanya demam kyuhyun sudah turun. Laki-laki itu mengerjap pelan sambil memegangi kepalanya.
“kau sudah bangun??” tanya hyo ra pelan sambil mengambil kain kompres dari dahi kyuhyun, memastikan demam laki-laki itu sudah turun.
“hyo. . .” panggil kyuhyun lemah.
“aku disini. . .”
Laki-laki itu langsung tersentak. Ditatapnya hyo ra dan sedetik kemudian, tangannya merengkuh tubuh gadis itu, membuatnya jatuh kepelukannya “jangan pergi. . . kumohon. . . jangan membenciku. . .”
“kyu. . .aku. . . tidak bisa . . . nafas. . .” kata hyo ra terputus-putus.
Kyuhyun tersadar dan langsung merenggangkan pelukannya “mianhae. . .”
“aniyo. . . aku yang seharusnya minta maaf. . . kemarin aku salah paham. . .”
“salah paham apa??”
“aku salah lihat. . . kukira kau mencium gadis yang kemarin itu. . . ternyata kau hanya melihat matanya yang terkena debu. . .”
“lee hyo ra, apa kau benar-benar bodoh?? Mana mungkin aku melakukan itu?? song victoria nonna sudah punya tunangan!!”
“aku memang bodoh. . . kukira kau sama dengan yang lainnya. . . tapi ternyata aku salah. . . selain orang tuaku, aku tidak pernah percaya kepada siapapun kyu, tapi sekarang aku bisa mempercayaimu. . . mianhae. . .”
“berjanjilah untuk tidak pernah pergi, apapun yang terjadi!!”
“aku janji. . . “ hyo ra melepaskan diri dari pelukan kyuhyun “kau harus makan dan minum obat dulu, aku tidak ingin melihatmu sakit!!”
“yang membuatku sakit itu kau, kemarin aku mencarimu sampai hujan-hujanan, kemana laki-laki berengsek itu membawamu??” tanya kyuhyun sambil berusaha bangun.
Hyo ra membantunya duduk bersandar dikepala ranjang “maafkan aku. . . dia membawaku keapartementnya tapi tidak ada yang terjadi!!” saut hyo ra cepat “sungguh!!” tambahnya saat melihat kilatan marah dimata kyuhyun.
“tidak ada yang terjadi??”
“tidak ada, aku bersumpah!! Kalau ada yang terjadi, kupastikan aku sendiri yang akan membunuhnya!!”
Kyuhyun tertawa geli melihat hyo ra yang mengacungkan tangannya membentuk huruf V, diraihnya gadis itu kedalam pelukannya “berjanjilah kepadaku untuk tidak mabuk-mabuk lagi!!”
“aku berjanji. . . sekarang lepaskan aku, kau harus makan dan minum obat!!”
“obatku adalah dirimu lee hyo ra. . . cukup, kau ada disisiku maka aku akan baik-baik saja!!”
“kau tetap harus minum obat, aku sudah membelinya mahal tadi!!” hyo ra melepaskan diri kemudian pergi kedapur dan kembali lagi dengan semangkuk bubur.
“aiish. . . kenapa harus bubur?? Aku sudah tidak apa-apa, aku mau jjajangmyeon!!”
“jangan keras kepala atau aku akan pergi lagi!!”
“araseo!!” kyuhyun mengerucutkan bibirnya dan terpaksa memakan bubur dan meminum obat itu.
“kau mau kubuatkan susu??” tanya hyo ra saat ia sudah mencuci piring.
“tidak perlu. . . kemarilah, aku sangat merindukanmu!!”
Wajah hyo ra langsung terasa panas “eh, a. . . aku. . .”
Kyuhyun tergelak. Ditariknya gadis itu kepangkuannya, kemudian dipeluknya. Diletakkannya dagunya dibahu gadis itu sambil memejamkan mata “beritahu aku apa yang membuatmu tidak bisa percaya dengan orang lain?? Juga apa yang membuatmu begitu takut dalam gelap??”
Hyo ra tersentak sesaat “itu. . .”
“kau percaya kepadaku bukan??”
“dulu. . . saat aku baru sekolah SMP, aku punya seorang teman. . . aku sangat percaya kepadanya, dan dia menyukai seorang namja. . . tapi suatu hari, saat aku ditoilet, tiba-tiba ada segerombolan gadis yang datang kemudian menyiksaku. . . dan yang membuatku sakit dia ada disana. . . orang yang aku percaya. . . ada diantara gadis-gadis itu. . .” suara hyo ra tersendat sejenak “dia berbuat seperti itu karna dia bilang, orang yang disukainya ternyata menyukaiku. . . dan yang paling menyakitkan, ternyata dia berteman denganku hanya karna aku anak appa. . . karna aku punya status. . . aku benar-benar tidak percaya hal itu. . .”
Kyuhyun mempererat pelukannya. Ia diam, menunggu hyo ra untuk terus bicara.
“saat itu. . . aku benar-benar merasa sendirian. . .” tanpa sadar, setetes air mata hyo ra jatuh “mereka terus memukulku hingga aku pingsan, dan saat aku terbangun, aku ada ditempat gelap. . . aku tidak tau dimana, lama sekali hingga akhirnya ada seseorang yang menemukanku. . . aku takut kyu. . . sangat takut. . . sejak itu aku tidak mau lagi percaya kepada orang lain, aku juga tidak ingin mereka tau tentang diriku, aku benci melihat mereka yang mendekatiku hanya karna appa seorang direktur agency, aku benci itu. . .”
Kyuhyun memegang wajah gadis itu, menghadapkan kearahnya. Dihapusnya air mata itu, “kau tidak perlu takut lagi. . .ada aku disini. . . dan aku tidak akan membiarkanmu seperti itu lagi, kau tidak perlu percaya kepada orang lain, cukup percayalah kepadaku hyo, apa kau bisa??”
Hyo ra menatap mata kyuhyun sejenak kemudian akhirnya ia mengangguk pelan. kyuhyun menutup kedua mata gadis itu kemudian berbisik “sama-sama gelap bukan?? Tapi kau harus tau, ada aku disini, jadi tidak perlu takut lagi, araseo??”
Hyo ra tidak menjawab, tapi ia malah terisak.
“yaa kenapa menangis lagi??”
Isakan hyo ra bertambah kencang “sebenarnya kau ini siapa?? Kau tiba-tiba datang padaku, membuatku bingung!!”
“apa kau percaya kalau aku ini malaikatmu??” tanya kyuhyun sambil tersenyum.
“aniyo!! Malaikat tidak ada yang sadis sepertimu!! Memaksa menikah! Juga tidak ada yang cerewet sepertimu, tidak mau makan sayur, tidak bisa memasak, kerjaanmu hanya bermain psp dan bermalas-malasan!!”
“yaa jangan beberkan semua keburukanku!!”
“kau lebih mirip setan!! Tapi kau seperti setan pelindungku. . . aku bingung dengan semuanya kyu. . . kenapa saat kau menyentuhku rasanya jantungku mau berhenti, kenapa berada disisimu membuatku tidak takut lagi, kenapa saat melihatmu bersama gadis lain rasanya berbeda. . . jantungku memang terasa mau berhenti, tapi tidak sama saat kau ada didekatku, rasanya sakit. . .”
Kyuhyun tersenyum lembut “itu artinya, aku sudah membuatmu jatuh cinta kepadaku. . .”
“benarkah??”
“ya. . . tidakkah kau ingin mengucapkannya??”
Hyo ra menatap bingung “apa??”
“saranghaeyo lee hyo ra. . .” bisik kyu lembut.
Sontak wajah hyo ra langsung memerah. Gadis itu menundukkan wajah dengan gugup.
“apa balasanmu hmm??” tanya kyuhyun lagi.
“na. . .nado. . . saranghaeyo kyuhyun ah. . .” jawab hyo ra pelan, pelan sekali hampir tidak terdengar. Tapi itu sudah cukup untuk kyuhyun.
“rasakan. . .” kata kyuhyun tiba-tiba sambil menarik kepala hyo ra kedalam dekapannya, meletakkannya didadanya “apa yang kau dengar??”
Hyo ra terdiam sesaat “jantungmu. . .”
“apa kedengarannya sama dengan punyamu??”
“ya. . . kedengarannya sangat keras dan lambat. . . sama sepertiku. . .”
“itu juga yang kurasakan saat kau ada didekatku lee hyo ra. . . jadi kumohon, jangan pergi dariku karna aku tidak lagi sekedar mencintaimu. . . aku membutuhkanmu hyo. . . aku membutuhkanmu untuk hidup. . .asal kau ada, semuanya akan baik-baik saja. . .”
Hyo ra termangu, ia tidak tau harus menjawab apa. tiba-tiba saja terdengar suara ponsel. Hyo ra melepaskan dirinya dari pelukan kyuhyun “ponselmu bunyi,”
“biar saja,” saut kyuhyun sambil menahan gadis yang mau beranjak dari pangkuannya itu.
“su. . .sudah malam kyu. . . sebaiknya kau tidur. . .”
Kyuhyun semakin mempererat pelukannya diperut gadis itu. kemudian ditariknya selimut dengan salah satu tangannya menutupi setengah dari tubuh mereka “aku belum mengantuk. . .” bisik kyu tepat ditelinga hyo ra.