Tags

~scene lima~
Suju wamil!!

“APA?? KITA WAMIL BERSAMA-SAMA??”
Pertanyaan yang diucapkan kompak itu berhasil menyapu gendang telinga sang manager.
“ya, soo man hyung nim memutuskan untuk mendaftarkan kalian wamil secara bersamaan!!”
“kenapa begitu??” tanya leeteuk bingung.
“karna menurut dia, lebih baik kalian vakum dulu selama dua tahun daripada harus kehilangan beberapa member setiap tahunnya!”
Heechul mangut-mangut sok ngerti “jadi kita akan wamil bersama-sama. . .”
“asyik. . . hyung, kita tidak jadi berpisah!!” seru ryeowook ceria sambil menggoyang-goyangkan lengan leeteuk.
“kalau begitu kembalikan hadiah perpisahanku hyung,” kata eunhyuk sambil menyodorkan telapak tangannya.
“YAA kenapa begitu??” protesnya.
“kita kan wamil bersama, jadi tidak akan berpisah, jadi kembalikan gantungan kunciku!!”
“”aissh. . . kau ini pelit sekali!!” gerutu eteuk sambil menyodorkan gantungan kunci pemberian enyuk lagi.
Kemudian enyuk menatap heechul, tapi sang cinderlella rupanya sudah bersiap-siap “apa??” tanyanya ketus.
“a. . .aniyo. . . kau terlihat sangat tampan hyung!!” jawab enyuk sambil gelagapan.
“oh itu sudah pasti!!” saut heechul sambil mengeluarkan cerminnya dan mulai berkaca.
*enyuk sweetdrop*
“baiklah, kalian harus bersiap-siap, besok sore aku akan menjemput kalian!!”
“ne hyung, araseo!!” saut semuanya kompak.
***setelah sang manager pergi***
“hankyung ah, jangan lupa membawa cream kulitku!! Masker juga!! Dan kita perlu sunblock juga agar tidak hitam nanti!”
Hankyung bak asistant heechul, secepat kilat menyiapkan keperluan heechul.
“oya, jangan lupa dengan conditioner dan lulurku!!”
“juga tikar, payung, dan keranjang bekal…” saut ryeowook.
Hankyung yang sudah memegang payung kemudian berhenti dan menatap wookie “payung, tikar?? Kita sedang tidak piknik kampret!!” sembur han koko gege kesal, sementara wookie langsung nyengir.
(han gege : sial, gua dijadiin babu disini!! *vea nyengir*)

Esoknya. . .
Manager hyung datang kedorm suju untuk menjemput semua member suju. “kalian sudah siap??” teriak manager hyung begitu masuk kedorm suju.
“ne hyung!!” saut mereka serempak.
“………..”
Manager hyung menatap mereka satu persatu sambil mengerutkan keningnya.
Leeteuk, sudah siap dengan satu koper berisi penuh barangnya dan sebuah kotak besi.
“itu apa??” tanya manager hyung saat melihat kotak besi leeteuk.
“oh, ini harta berhargaku hyung, lemari besi ini tempatku menyimpan uang,” jawab leeteuk sambil mengelus kotak besinya dengan penuh rasa sayang.
!!=_= dasar leader mata duitan! *dihajar angels*
Kemudian tatapan manager hyung beralih pada heechul, reflek ia menutup wajahnya dengan lengan kanannya karna silau. Dengan cepat ia memakai kaca mata hitamnya. Heechul mengibaskan rambut pendeknya sambil membenarkan letak kaca mata coklatnya. Ia memakai kaos putih yang dilapisi jas hitam lengkap dengan aksesorisnya (baca: kalung, cincin, kaca mata, dll) sementara hankyung disebelahnya sibuk menyeret-nyeret lima koper besar.
“itu koper siapa saja??” tanya manager hyung nim.
“oh, ini empat koper milik heechul hyung, dan satu milikku!!”
“YAA kita tidak sedang liburan kim heechul!! Kau tidak perlu membawa semua peralatan salonmu!!”
“keindahan kulitku harus tetap terjaga hyung!!” saut heechul diplomatis.
Kemudian manager hyung nim menatap ryowook dengan bingung “kenapa kau bawa peralatan masak??”
“oh, aku harus memastikan kami tidak kekurangan gizi saat wamil nanti hyung, kudengar kangin hyung berat badannya turun hingga 15 kilo, hiks. . .” ryeowook mewek sambil memeluk spatulanya.
“kita bukan pergi untuk makan-makan wookie!!” bentak sang manager stres.
Yesung, berdiri sambil tersenyum manis saat manager hyung menatapnya. Manager hyung melepas kaca mata hitamnya “kenapa kau membawa daengkoma brother??”
“kalau aku pergi siapa yang akan memberinya makan hyung?! Hiks. . . aku tidak rela berpisah darinya. . .”
Manager hyung mendecak kesal “berikan padaku!!” katanya sambil merebut kotak kaca yang dipegang yesung.
“hiks. . .andwae. . .” yesung tidak mau melepaskan kotak kaca itu. dan setelah terjadi tarik menarik antara manager hyung dan si yesung, akhirnya kotak kaca itu terlepas dari tangan yesung “an. . .ni. . .yo. . . jangan. . .pisahkan. . . kami. . . . *baca dengan slow max*”
“sudahlah hyung, manager hyung pasti akan merawatnya dengan baik!!” hibur ryowook sambil memeluk hyungnya itu.
“teganya memisahkan kami. . . bagaimana mungkin ayah bisa hidup tanpa anaknya??” (?) isak yesung lebay.
Tanpa berperasaan, manager hyung langsung berpindah haluan menatap donghae yang sedang memakai pakaian tentara lengkap dengan atributnya (baca: sepatu bot selutut, topi helm, tembak panjang, plus daun-daun dan coretan item-item dimuka!)
“apa yang kau lakukan??” tanya manager hyung bingung.
“bukankah tentara berpenampilan seperti ini untuk menyamar?? Aku juga ingin menyamar dari fans. . .” jawab donghae dengan watadosnya.
“justru dengan penambilan seperti itu kau akan menarik penampilan fans bodoh!! Ganti sekarang juga!!” bentak manager hyung.
Dengan lemas, donghae berjalan kembali kekamarnya sambil menggigiti daun-daun yang menyangkut ditubuhnya.
Kemudian tatapan manager hyung berpindah pada enyuk yang sedang asyik menjilati es cream sambil berjongkok “cepat habiskan itu, sebentar lagi kita berangkat,”
“ne hyung, karna disana tidak ada es cream, jadi aku memakannya sekarang, dan aku juga sudah menyiapkan sesuatu untuk disana!”
“apa itu??”
“aku membawa, setoples permen, dua kotak gery pasta, snack2, selain itu juga ada berbagai macam shampo, sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, dan keperluan-keperluan yang biasanya diperlukan disana, berbisnis seperti ini pasti sangat menguntungkan!!”
“lu disana buat wamil odong, bukan jualan!!” bentak manager kesal hingga bahasanya jadi belok (?)
“tapi ini sangat menguntungkan hyung,”
“kagak ada!!” tegas manager hyung “ini juga, kenapa ada banyak tumpukan buku-buku disini??”
“oh, itu kitab-kitabku hyung,” saut siwon “setelah pemotretan untuk album kelima kemarin, aku merasa sangat bersalah pada tuhan karna sudah mengumbar keindahan bentuk tubuhku ini, karna itu, aku berjanji akan selalu membaca kitab-kitab ini untuk membersihkan diriku (?)”
“kau ingin buka gereja atau wamil?? Disana sudah ada gereja lengkap dengan pastornya jadi tidak perlu cemas, singkirkan semua buku-buku ini!!” kata manager hyung geram.
Dengan wajah melas siwon mengembalikan semua kitab-kitabnya kembali kekamar.
“bum ah, apa yang kau lakukan??? Kenapa tubuhmu penuh tato seperti itu??” pekik manager hyung kaget karna melihat tubuh kibum penuh tato. Ditangan, dilengan, dileher, didada, dikaki, dipipi, jangan-jangan di’itu’nya juga ada tato (perut maksudnya, gak usah mikir yang enggak-enggak deh, #PLAK)
“oh ini karna semua orang bilang aku imut hyung, nanti kalau perang aku takut musuh akan mencubiti pipiku, jadi aku bikin tato biar mereka bilang aku manly!!”
“yang ada kau akan disangka preman pasar!! Semua tentara akan menyerangmu karna menganggapmu musuh”
“jjinjayo??? Aigooo. . . eothokeeeeh???” kibum menjerit panik sambil berlarian kesana kemari tidak jelas.
Manager hyung mendecak kesal. “itu bukan permanen kan?? Kalau begitu kau aman, masih bisa dihilangkan!!”
Kibum yang sedang berputar-putar mengelilingi meja langsung berhenti “ah aniyo. . . sebenarnya ini kugambar pakai sepidol hyung!!”
“BILANG DARI TADI KEK!!” bentak manager hyung emosi “cepet mandi lagi!!”
“ne hyuuuung. . .” saut kibum sambil melesat kekamar mandi.
Manager hyung menghela nafas kesal kemudian beralih ke shindong “apa yang kau bawa??” tanyanya.
“tidak banyak hyung, hanya satu!!”
“ah itu bagus, apa itu??”
“satu lemari es!!”
*kalem*
“YAA KAU PIKIR KITA WAMIL UNTUK MAKAN-MAKAN??”
“aku harus makan tujuh kali sehari hyung, itu pesan dari nari, katanya dia tidak ingin melihatku kurus saat pulang dari wamil, nanti aku tidak imut dan chabi lagi, tidak bisa menggelinding kayak bola dan tidak lucu seperti teddy bear. . .”
“PERSETAN MA NARI, BALIKIN CEPET!!” bentak manager hyung disertai kepulan asap yang keluar dari telinganya.
Sambil mewek, shindong mengembalikan lemari es yang besarnya lebih dari badannya itu.
“aduh mataku!!” pekik manager hyung nim seketika saat melihat sungmin yang memakai pakaian tentara lengkap tapi tanpa daun-daun dan coretan dimuka dengan catatan : SEMUA WARNA PINK!!
“bagaimana hyung, ini bagus kan?? Aku khusus memesanya untuk wamil!!”
“GANTI!! Kau ingin diperkosa oleh musuh huh??”
Sungmin shock “di. . .diperkosa??”
“mana ada yang percaya kalau kau laki-laki jika memakai pakaian pink begitu??!”
“tapi kan. . .”
“sudah koper warna pink, sepatu warna pink, topi warna pink, kau mau membuat mataku sakit?? Cepet ganti!!”
“hueeeeeeeee………….” Sungmin berlari pergi sambil mewek.
“dan kau, apa yang kau lakukan??”
“kau tidak bisa melarangku membawa psp hyung!!” tandas kyuhyun langsung sambil memeluk pspnya erat-erat!!
“aku tidak melarangmu membawa psp, tapi tidak perlu membawa sekoper penuh, cukup satu saja!!”
“tapi nanti kalau pspku rusak bagaimana?? Aku harus membawa cadangannya hyung!!”
Manager hyung mengacak rambutnya frustasi “aku yang akan membakan psp penggantinya! Lagipula kau disana akan bermain game sungguhan, real you know??!”
“benarkah hyung?? Aku bisa menghajar musuh-musuhku sungguhan??”
“ya, ya. . .”
“aku bisa menembak mereka dengan pistol sungguhan??”
“ya!”
“aku bisa mendapatkan uang milyaran saat menang??”
“ya. .__ehhh??? Ini wamil bukan audisi setan!!”
“yaah. . . kirain. . .” kyuhyun melengos sambil cemberut sementara manager hyung langsung mengambil obat darah tingginya.

Akhirnya setelah mengalami beberapa fase kejadian (kejadian yang menyebabkan darah tinggi) manager hyung berhasil membawa semua member suju dengan selamat ketempat wamil. Mereka semua saat ini sedang berdiri didepan sebuah pagar dari besi yang tinggi dan besar. Suasana mendung membuat udara menjadi dingin. tanpa adanya cahaya matahari yang masuk, membuat bangunan itu terlihat suram. Dan beberapa burung gagak, tampak berkoak-koak sambil bertengger dipagar-pagar dan sebagian terbang memutari puncak bagunan itu.
Kreeek. . .Tiba-tiba pintu gerbang itu terbuka dengan sendirinya. Dan . . . tampaklah sesosok laki-laki yang sedang asyik menyikat sepatu botnya diujung tangga (?)
“kangin aaaah…………” teriak leeteuk sambil menjatuhkan tas yang dibawanya.
Laki-laki itu menoleh dan langsung membuang sepatunya “leeteuk hyuuuuuung………”
Kemudian, keduanya berlari saling menyambut satu sama lain ala intimate note sungmin dan kangin (wkakakak. . . yang belum nonton intimate note, disarankan untuk nonton!!)
“kangin ah, bogoshipoyo. . .” ucap leeteuk penuh haru sambil menggenggam tangan kangin erat-erat.
“nado bogoshipo hyung. . . hiks. . .” balas kangin terharu.
Keduanya berputar-putar ditengah halaman sambil bertatapan ala bollywood.
“eh, stop-stop!! Muter-muternya udahan ye, nanti aku seperti sungmin, nyungsep dirumput!!”
“oh, ne hyung!!” jawab kangin sumringah, “ngomong-ngomong, kau sedang apa disini hyung??”
“oh, aku juga akan wamil, semua anak-anak suju sekarang wamil bersama!! Lihat mereka!!”
Kangin menoleh kearah yang dilihat leeteuk dan tercengang. Disana semua member sedang berdada-dada kepadanya sambil nyengir lebar.

“baiklah, aku titipkan mereka kepadamu hyung nim!!” kata manager hyung kepada seorang laki-laki tua yang berbadan tegap dan memakai seragam dengan segala pangkat yang menempel dibajunya.
“ya, aku akan melatih mereka disini!!”
“mmm. . . hyung nim, ini untukmu, siapa tau nanti berguna!!”
“apa ini??” tanya sersan itu saat melihat sebotol obat yang diberikan manager hyung.
“itu obat darah tinggi!!” jawab manager hyung kalem.
*sersan cengo*
“hiks manager hyung. . . sampai jumpa!!”
“jangan lupakan kami!!”
“jangan meninggalkanku hyung huweee…….”
“jangan lupa membawa oleh-oleh hyung,”
“sudahlah, aku akan kemari besok!! Kalian tenang saja!!” kata manager hyung.
“aiiish. . . kalau begitu untuk apa aku mewek?” gerutu enyuk sambil ngelap ingusnya (ya ampyun yeobo >.< kau jorok sekali!!)
“yaah. . . kupikir akan lama. . .” saut kibum.
“YAA apa-apaan kalian itu??” teriak manager hyung saat semua member meninggalkannya sendirian. “aissh. . . sudahlah. . .” katanya pasrah kemudian pergi.

Sersan itu menatap semua anak-anak member suju, ia menghirup nafas kemudian berteriak sekeras-kerasnya “SEMUAAA. . .BERSIAAAP!!”
Semua member suju langsung membuang semua barang yang dibawanya kemudian mengambil posisi AEGYO dengan posenya yang CUTE.
“kami dariiiiiiii…….. super juni-OR!!”
*sersan cengo*
“AKU MENYURUH KALIAN UNTUK BERSIAP BUKAN BERPOSE MANIS!!!” bentak sersan itu dengan skala kemarahan 70:100.
“tapi beginilah pose kami saat bersiap,” jawab ryeowook polos diiringi anggukan semua member.
“kangin ssi, kenapa kau juga ikut berpose seperti itu??”
“karna aku satu tim dengan mereka jadi aku refleks mengikutinya,” cengir kangin.
“sekarang kalian ikut aku!!”
Ternyata sersan itu membawa mereka kedalam sebuah ruangan besar yang terdapat berjejer-jejer tempat tidur susun.
“silahkan cari tempat kalian masing, sudah ada papan nama diranjangnya, setelah itu kalian ganti pakaian dengan yang sudah ada, sepuluh menit lagi kalian sudah harus ada dibawah, kangin ssi akan__”
“hyung, tempat tidur ini sangat berbeda dengan yang didorm!!”
Serentak semua menoleh kearah wookie yang ternyata sekarang sedang loncat-loncat diatas tempat tidur susun dibagian atasnya.
“YAA apa yang kau lakukan disitu?? Turun!!!” bentak sersan.
“benar, ini sangat berbeda!!” saut yesung yang ternyata sudah ikut loncat-loncat ditempat tidur seberangnya.
“waaa. . . aku juga ingin mencoba!!!” seru semua member.
“YAA YAA HENTIKAN!!” teriak sersan saat melihat mereka semua berebutan naik keatas tempat tidur.
“ini sangat keras!!” komentar donghae.
“punggungku bisa sakit tidur ditempat ini!!” cetus heechul.
“no AC, no Telp., no no no. . . . aigoooooo…..” teriak siwon.
“HENTIKAN ATAU KU BOM KALIAN!!” sersan sudah menggigit cincin bom yang dipegangnya saat semuanya menoleh padanya.
“ANDWEEEE………”teriak mereka bersamaan sambil berebutan turun dan berlari menyelamatkan diri.

FIN

Endingnya maksa banget, hahah. . . otak saya lagi buntu, mau bikin mereka perang-perangan tapi imaginasi saya tidak sehebat kim hyun jong yang menciptakan perang dunia ketiga (yang belum baca ffnya ne leader, rugi!)