Tags

, ,

Parody twilight

Cast :
– Heechul swan as bella swan
– Hankyung cullen as edward cullen
– siwon black as jacob black
– ryeowook cullen as allice cullen
– yesung cullen as jasper cullen
– kyuhyun cullen as rosalie cullen
– kangin cullen as emmett cullen
– sungmin cullen as esme cullen
– leeteuk cullen as carlisle cullen
– kibum swan as charlie swan
– eunhyuk as jesica
– donghae as mike newton
– shindong as charlie
– jung nari as renee
– yunho as james
– junsu as laurant
– jaejong as victoria
– de el el

WARNING : disarankan untuk membaca novel aslinya terlebih dahulu, dan jauhkan benda tajam disekitar anda demi keselamatan saya!!
#PLAK

~prolog~

Ketika hidup menawarkan mimpi yang jauh melebihi harapanmu, mustahil kau akan menyesalinya bahkan ketika impian itu berakhir.

When you can live forever. . . What do you live for. . ?

——–

 

Matahari saat itu bersinar terik. Tapi seorang gadis tidak merasa kepanasan sedikitpun saat ia berdiri di luar pagar rumahnya.

“Chul, sampek kapan nih gue megangin ne payung?? Pegel tau!!” Lee Sung Gi mengomel dengan wajah masam “Gak tau ape kalau gue punya jadwal padat?! Ikut acara reality show, syuting filem, syuting iklan, syuting mv, eh gue pikir syuting disini enak, ternyata cuma buat mayungin lu doang, rugi gue!!” sungutnya sambil melempar payung pink yang dipegangnya sambil melengos pergi.

“YAA YAA KAU MAU KEMANA??” teriak Heechul Swan sambil berkecak pinggang.

“Heh, kau itu disini cewek odong, lembut sedikit napa?!” bentak Nari.

“Ups. .. sorry, mari kita ulang lagi!” Heechul berdehem tiga kali sampai keselek “hei hei, Sumiiii!!”

“Iya nya??”

*ala sketsa*

“Eh, salah Sung Gi maksud gue!”

“Cih, gimana sih, gak tau apa kalau saya sibuk bersih-bersih?! Bersih-bersih uang di brankas majikan, perhiasan dilaci kamar majikan (?),” omel Sumi sambil ngacir.

*Heechul bengong*

“Sung, Sung Giiiiii!! Where are you huh?”

PLETAK

“YAA siapa dirimu hingga boleh memukul kepala Kim Heechul huh??” bentak Heechul berang.

“Kau disini Heechul Swan pabo!! Gue kan bilang lembut, kenapa masih jutek gitu??”

“Hoi stop stop!!” sela Hankyung “kalo ribut terus karena Sunggokong kapan gue munculnya?!”

BOUGH. . .

“Nama gue Lee Sung Gi onyet!!”

*Sung Gi misuh-misuh*

“Udah-udah, eh lu heechul, ayo kita pergi kebandara, uda telat nih!!”

“Yes mom,” Heechul mengibaskan rambutnya kemudian mengikuti nari yang masuk ke dalam mobil.

“WAAAAAAAAAAA……”

“Eh, Philip, kenapa lu teriak-teriak??” tanya Nari bingung.

“Itu kenapa ada monyet duduk di kap mobil kita?”

“Heh Onyet, ngapain lu disitu?” teriak Heechul sambil melogokkan kepalanya keluar.

“Yang manggil gue kan kalian, bikin kesel aja sih!” Enyuk mengibaskan rambutnya yang bersinar.

“Siapa yang manggil lu??” tanya Philip kesel.

“Tadi ada yang teriak onyet!”

“Itu tu temen lu, Sunggokong!!”

“Eh najis booo~ siapa juga yang temenan ma Onyet kayak gitu, waste my time! Gue cabut ah, bye bye!”

Cling. . .

*Eunyuk menghilang*

“Sape juga yang mau temenan ma Onyet kasta rendah, cih, rugi gue jadi cameo di sini!!”

Wuzzzzzzz

*Sung Gi terbang menghilang*

Singkat cerita, Heechul harus pindah ke sebuah kota kecil yang curah hujan di sana lebih banyak daripada matahari yang bersinar. Semuanya terlihat serba hijau. Alasan kenapa orang tuanya dulu bercerai adalah karena kota ini, Forks, karena Nari lebih suka melihat matahari yang bersinar daripada hutan lumut. (bo’ong ding, sebenernya karna Shindong itu miskin #plak) Dan sekarang, ia juga terpaksa harus tinggal di tempat terpencil ini karna merasa kasihan kepada ibunya. Philip, suami ibunya yang sekarang, adalah pemain bola yang harus berpindah-pindah tempat. Jadi ia kasihan melihat ibunya yang tidak bisa ikut pergi bersama Philip karna harus menjaganya.

“Cih, bilang aja lu ngusir gue, kenapa gue yang kudu ngerasa kasihan?!” kata Heechul judes sambil menarik kopernya.

“Emang, lu nyusahin banget mangkanya gue transfer ke pelosok!!” saut Nari.

“Nari Jagiyaaaa…….. Don’t leave me agaiiiinnnn…….” Suara gelegar Shindong sanggup menggetarkan hutan.

“Apa mau dikata Yeobo, disini ceritanya kita uda cerai, jadi gue mau jalan-jalan ma Philip dulu ok, bye bye!!” Nari lambai-lambai tangan.

“Andwaeeee… Sumpah I love you, I need you, I miss you, aku tak bisa musnahkan, kamu dari otakkuuu~uuu. . . .”

*grubnya mahashindong muncul*

“HEEEH BERISIK TAU!!”

*shindong menciut*

“Udah, udah, gue capek nih, mau tidur!”

“Yaudah kita langsung pulang aja, gue udah beli kendaraan buat lu,”

“Apaan?”

“Truck!!”

“Ah, appa shindong, kau memang baik…”

“Kalau dikasih aja, langsung pose aegyo, huuh” Shindong melengos pergi.

————–

 

Heechul menatap sekolahan itu dengan tampang shock, dia menatap ngeri bangunan yang sudah tua itu.

“Oh my gosh…… gue skul ditempat beginian?? Iihh. . . gak lepel bow. . . “

PLAK

“Banyak bacot lu, uda sono masuk ato gue usir nih,” Bangsat (bang satpam) yang dari tadi nongkrong di depan gerbang, melotot sambil membawa pentung yang ada tulisannya bb 100 ton (beban berat 100 ton) membuat Heechul ngacir secepat mungkin.

Gadis itu menemui receptionist dan segera masuk kelas begitu ia mendapatkan jadwal pelajarannya.

“Hei, are you Heechul Swan?” seorang cowok cakep mentoel-toel pundaknya saat pelajaran itu berakhir.

“Apaan sih lu, main colek-colek aja,” sautnya judes.

“Aku Lee Donghae, kita makan bareng yuk!!”

“Lu yang traktir ye?”

“Hmm okelah, ntar gue utangin ke Bang Minho penjaga warungnya!”

Akhirnya mereka go to cantin dan bergabung dengan beberapa anak lainnya.

“Hei Heechul, I am Eunhyuk!! Kita sama di pelajaran sejarah!”

“Oh Hai, sebenarnya gue lebih suka pelajaran berhitung (?)”

Saat itulah, tidak sengaja Heechul melihat lima orang yang berjalan masuk kedalam cafetaria. Gaya berjalan mereka begitu anggun. Wajah-wajah rupawan yang mematikan mendominasi. Kulit pucat putih tampak mencolok daripada yang lainnya. Tiba-tiba salah satu dari mereka menatap Heechul.

“Heechul aaah!!!”

“Hankyung aaaah. . .”

*backsound kuch kuch hota hai*

“HOI HOI STOOOP!!” teriak Kangin “lu ngrusak image kita aja Kyung! Yang cool dikit napa? Ceritanya kan lu pertama kali ketemu!!”

“Eh iya, gue lupa!!” Hankyung nyengir “ok, ok, dari awal ya Jagiya. . .”

“Ne Yeobo,”

*saya cengo*

One. . .Two. . .Rolling. . . Action!!

Saat itulah, tidak sengaja Heechul melihat lima orang yang berjalan masuk kedalam cafetaria. Gaya berjalan mereka begitu anggun. Wajah-wajah rupawan yang mematikan mendominasi. Kulit pucat putih tampak mencolok daripada yang lainnya. Tiba-tiba salah satu dari mereka menatap Heechul.

“Siapa mereka??” bisik Heechul sambil menatap kelima orang itu yang sedang berjalan menuju sebuah meja.

“Mereka keluarga Cullen, yang tinggi dan besar itu namanya Kangin Cullen, dan pasangannya itu Kyuhyun Cullen, gadis yang tinggi dan kurus itu, kemudian gadis yang kecil itu namanya Ryeowook Cullen, dan pasangannya Yesung Cullen. Sedangkan cowok yang memakai jaket hitam itu namanya Hankyung, sebenarnya Kyuhyun dan Yesung bermarga Halle, mereka semua diadopsi oleh dr. Cullen” jelas Eunhyuk.

“Mereka. . . mengagumkan. . . Tapi ya, masih lebih mengagumkan gue sih,,”

GUBRAAAK. . .

“Jangan buang-buang waktumu, mereka tidak berkencan!”

“Kenapa semuanya bermarga Cullen??” tanya Heechul lagi.

“Soalnya kami Cool dan Keren!” teriak Kyuhyun.

PLETAK

“YAA sakit!!”

“Main jeplak aja lu, gimana ceritanya lu bisa denger? Lu disana gue disini!!” bentak Eunhyuk.

“Dasar dongdong!! Pikun ye? Edward kan eh ralat, Hankyung kan bisa baca pikiran dodol!!”

“Eh iya ya, tapi pura-pura gak denger kek, kan ceritanya kita gak tau kalo kalian vampire!”

“Emang kita vampire ya??” tanya Yesung.

“………..”

Ngiiikkk. . . kriik. . .kriik. . .

#abaikan

“Udah-udah ribut aje dari tadi, gue cabut ah, refreshing ma abang Siwon Black!!”

Heechul melegang pergi ke tempat parkir.

“CHULLI YA AWAAASSS”

Braak bruuk bruuk. . .

Heechul menutup matanya ngeri. Tubuhnya terasa dingin. Saat ia membuka mata, ia sudah ada dalam pelukan Han Koko Gege.

“You saved me. . .” bisiknya terpana.

Hankyung mengangkat krah bajunya “Gue gitu lho!”

Beberapa orang mengangkat mobil van yang lepas kendali itu dan membebaskan Heechul dan hankyung yang kejepit dibawah mobil.

“Kepalaku. . .” keluh heechul.

“Telphone ambulan!!”

“Ogah, ogah, gue maunya naik limosin!!”

!!=_= “Udah kepala bocor masih aja pilih-pilih!!” sewot Hankyung.

“Bodo amat,” saut heechul “Eh lu, Taemin, nyetir yang bener napa?! Dikira ini lapangan balap ape?!”

“Sorry Hyung, baru belajar,” Taemin nyengir.

“Gue disini cewek odooong!!”

“Eh, iya, Nonna!!”

“Udah-udah, tu bajai-nya uda dateng!”

“Gue pesen limosin kenape yang datang bajai???”

 

Singkat cerita, Heechul dibawa ke rumah sakit.

“Kepalamu tidak apa-apa, hanya luka ringan, mungkin terbentur sedikit, tadi aku sudah membersihkan darahnya, menambal agar tidak bocor kemudian menjahitnya dengan tujuh jarum akupuntur!!”  (?)

“Serius??”

“Kagak,” Leeteuk nyengir.

“Eh, ngapain lu disini teuk??” tanya Heechul.

“Gak tau ya? Mangkanya update duong, gue kan jadi bapak angkatnya Gege disini!”

“Oooh. . .” Heechul mangut-mangut “Gegenya mana?”

“Tuh, samperin aja diluar!!” saut Leeteuk cuek “Nah taemin ah. . . saatnya kuobati!!”

“ANDWAEEEEE!!! KEY HYUNG, SELAMATKAN AKUUUU!!!” jerit Taemin histeris sambil manjat tiang infus (?)

 

“Bagaimana bisa kau melakukannya?” tanya Heechul

“Apa?” hankyung bersender didinding dengan tangan terlipat, menatap heechul tajam dengan tatapan setajam silet.

“Kau ada di dalam kantin saat itu!!”

“Tidak, aku ada di dekatmu!!”

“Aku melihatmu!!” teriak Heechul.

“Tidak Chulli ya, aku ada di dekatmu saat itu!”

“Kau masih didalam bersama saudaramu, dan. . . Tiba-tiba saja kau sudah. . .”

“Apa kepalamu belum sembuh?”

“Ini tidak ada hubungannya dengan kepalaku!! Dan di mobil itu juga ada lekukan yang pas dengan lenganmu!!”

“Jadi maksudmu aku yang menahan mobil itu?!”

“Bukan, maksudku tu mobil keren banget bentuknya, keluaran terbaru ya? Apa sekarang mobil yang ringsek gitu lagi ngetrand??”

!!!!!!!!!!=_=

“Kirain apa, ternyata. . .” Hankyung menghela nafas lega.

“Tapi waktu itu lu ada jauh, bagaimana bisa sampai secepat itu di tempatku?”

“Kan udah gue bilang,”

“Udah sih, tapi diceritanya kan Bella ma Edward ngotot-ngototan, jadi ya gue ikut ngotot!!”

Hankyung garuk-garuk kepala “Terserah lu deh,”

“Ngototnya udahan deh, gue nggak muncul-muncul ntar!!” saut Siwon.

“Heh, bukan waktunya lu nongol dudul! Pergi lu!” usir Hankyung.

“Aissh. . . Gue juga gak mau kesini kalo gak kepepet, gak tau ya gue lagi syuting Athena, Posaidon, syuting ma Aril Lin juga!”

“YA UDAH PERGI LU SONO!!” bentak Hanchul couple

*Siwon ngacir sambil mewek*

—————

 

Heechul sedang berjalan-jalan dipantai yang suram karena waktu itu sedang mendung.

“Hei, Heechul!”

“YAA kau pikir berapa jam aku menunggumu huh?? Ngaret mulu lu, gak tau ape gue ada jadwal kesalon buat meni pedi sekarang?!”

#plakplakplak

*namparin Heechul*

“Sadar jeng, kita lagi main twilight sekarang!!” (dalam hati Siwon : akhirnya gua muncul juga,)

“Eh iya,” Heechul nyengir “Lu kemana aja sih Won,”

“Tadi abis ngerenovasi mobil gue yang baru!”

“Hasilnya?”

“Ancur!”

“Lo sih pakek sok ngerenove segala, lu kan bukan orang bengkel, mana ngerti!”

“Ah biarin dah, ntar tinggal ngambil yang baru lagi,”

“Busyeeet. . . Ceritanya lu disini miskin dudul, yang kaya tu Gege!!”

“Eh, iya ya?!” siwon nyengir “b-t-w, kok lu kenal Hankyung?”

“Dia satu skul ma gue, lu sendiri kenal darimana?”

“Dulu nemu dipinggir jembatan!”

BOUGH. . .

*Siwon terbang 1000 km*

“Enak aje, dikira gue kucing ape?!” sungut Hankyung sambil ngelus-ngelus tangannya yang abis dipakek buat nonjok Siwon.

“Heh, ngapain lu disini?? Lu gak boleh ketanah ini dudul, bisa-bisa dikeroyok suku Quileute lu ntar!!”

“Darimana lu tau? Siwon uda cerita?”

“Belom,”

“Terus?”

“Harusnya gue belom tau ya?”

“Yaaaa iyaaaaa laaaaahhh…..”

Heechul meringis “Ok deh, lu balik lagi sono, ntar kita ketemuan di warung!”

Setelah Hankyung pergi dan Heechul menghabiskan empat bungkus snack potato ukuran jumbo, tiga gelas es serut, dua mangkok jajangmyeon, sekotak bakpao, lima magnum, sampai setoples permen akhirnya dia bosan.

“Siwon lama amat sih, kira-kira nyampek mana ya?!” Heechul memincingkan mata menatap langit.

Tiba-tiba sebuah titik hitam terlihat dari atas nan jauh di sana. Dan semakin lama titik itu semakin besar, semakin lama titik itu semakin berbentuk dan. . .

BEEEMMM. . .

*Siwon ambles ketanah*

“Lama amat sih, ngapain aja??”

“Sorry, gue nyangkut kepesawat tadi,” jawab Siwon sambil membersihkan tubuhnya yang berwarna warni.

“Itu kenapa badan lu merah, kuning, ijo??”

“Tadi gak sengaja nabrak pelangi!” (?)

“Ngapain lu nyuruh gue kesini??” tanya heechul.

“Eh, bukannya dicerita lu yang kesini sama temen-temen lu buat piknik ye?”

“Iya ya,” Heechul garuk-garuk kepala.

“Mana Gege?”

“Gua usir!!”

“Kenapa?”

“Ntar dikeroyok sama suku lu!”

“Bener-bener, lho kok lu bisa tau? Gue kan belum cerita?!”

“Nungguin lu lama, anggep aja lu uda cerita,” jawab heechul “jadi bener dia vampire?”

“Katanya sih gitu!”

“Bahaya nggak?”

“Enggak, dia vegetarian kok, minumnya bukan darah,”

“Trus apa?”

“Soju!”

*kalem*

“Mana ada odooong!!!”

“Anggep aja gitu, vea males nerangin cara berburu mereka, kepanjangan katanya!!”

“Dasar penulis males!”

#Bakarheechul

—————

 

“Heechul ah, kau sudah mendapatkan gaun yang pas untuk pesta dansa nanti?” tanya Eunyuk sambil melihat-lihat gaun yang dipajang dirak-rak panjang.

“Aku tidak ikut kepesta,”

“Kenapa?”

“Itu karna didalam cerita si Bella nggak bisa dansa, ketinggalan jaman banget ne cewek!”

Plak

“Heh, gue nggak bisa juga karna disuruh mbak Stephanie Meyer! Protes mulu lu!” omel Bella Swan.

“Iye iye gue tau! Sono pergi, ganggu aja!” balas Heechul.

“Chulli ya, kira-kira Donghae suka gaun ini nggak?” tanya Eunyuk.

“What?? Lu naksir Donghae ya??”

“Tuntutan peran bego, bisa dimutilasi Vea gue kalo beneran suka!”

“Gue juga bisa dimutilasi tetehnya Vea!” saut Donghae.

“Haola, haola,,” (baiklah, baiklah)

“Sok cina lu, inggris aja nggak becus,” timpal Hankyung.

“Ini kenapa pada nimbrung sih, belum waktunya nongol juga, gue cabut deh!!”

Dengan kesal Heechul meninggalkan toko baju itu. tadi dia emang diajak sama Eunyuk buat shopping keluar kota.

“Hallo baby,, sendirian aja??” sapa seorang cowok cakep.

“Buta ye? Uda jelas gue sendirian!!” sewot Heechul

“Mau ditemenin nggak??” tawar cowok yang lainnya.

“Nggak perlu,”

“Jutek amat siiih. . .” timpal yang lainnya.

“Maksa amat sih, gue panggilin wartawan neh, masa artis terkenal kayak kalian brani nggodain cewek!!”

“Wah dia kenal ma kita!!” saut Taeyang.

“Elu sih, gak mau pakek masker tadi!” omel Seungri.

“Trus gimana?” tanya GD

Tiiiiiiiinnnn tiiiiiiiinnnn

“Jemputan gue uda dateng, gue cabut dulu ya, daaaa….”

Heechul melegang pergi kemudian masuk kedalam sebuah mobil putih. Dan mobil itupun melesat pergi.

“Pelan-pelan dong beb. . .”

“Ngapain sih kamu deket-deket ma mereka?” sewot Hankyung.

“Yah secara gue kan terkenal gitu lhoh, wajar kalo mereka pingin deket-deket,”

Hankyung menambah kecepatan mobilnya “Awas aja kalo berani, gue gigit mereka satu-satu,”

“Jadi lu beneran vampir?? Oh my got. . .”

“Oh my god baby!!” ralat hankyung.

“Yah itulah pokoknya,”

“Kenapa kalau aku vampir? Kamu takut ya?”

“Ya. . . kupikir tadinya mungkin aja kau itu Superman, atau paling nggak Batman deh,”

“Maksud loh?? Kerenan juga Vampir!!”

“Terserah deh, kita mau kemana?”

“Ketemu orang tuaku,”

“Ngapain?”

“Kawin!!”

“Eh lu bego banget sih, di mana-mana kalau mau kawin, harusnya ketemu orang tua gue,”

“Uda lu ikut aja, gue kenalin ma keluarga gue!”

 

“Hai Heechul, kita ketemu lagi!!”

“Hai Teuk!!”

“Heechul ah, ini ibu tiriku, Sungmin,”

“Eh Min, lu kok mau sih jadi emak-emak??” bisik Heechul.

“Nah lu kenapa mau juga jadi cewek?!”

“Iya ya, si Vea nih, njeblokin image aja dia, gue kan sekarang uda macho, pakek ikutan militer juga pula,”

“Iya bener, bagian gue dikit banget di sini, mana dipasangin ma eteuk lagi, harusnya kan sama Kyu,,”

#plakplak

*gampar heechul sungmin*

“Udah, udah, authornya sadis!!” Sungmin ngelus pipi.

“Kakak lu mana Kyung?”

“Tuh, yang lagi maen gaplek si Kangin sama Yesung, yang lagi main angklung si Kyu sama Wookie!”

“Ini gimana ceritanya gue main Angklung?? Pspkuuuuuuu hueeeeeeeeeeeeeee” Kyuhyun mewek

“Sabar ya Yeobo, bentar lagi kok,,” vea cium kyu, gyahahahah. . .

“aku jugaaaaaaa…” Enyuk mewek.

“Iya, kamu juga,,” cium Enyuk, hohoho. . .

“Ini kenapa makin gak jelas sih?! Yang bener dong woiiiiiiii!!” maki Heechul.

“Ayo kita main basball aja!” ajak Leeteuk.

“Emang bisa??”

“Kagak,” Leeteuk nyengir.

“Trus apa dong?”

“Kita dance aja!! Musiiiiiiiic”

*backsound supermasiv-muse*

“Hooiii ikutan dooooong……”

“Siape lu??” tanya hankyung.

“gue Junsu, ini Yunho dan ini Jaejong! Kita dari Dong Bang Shin Ki!!”

“Oh. . . kalo kami dari Super Juni-Or!!”

Tiba-tiba angin berhembus kencang, membelai rambut pasangan Heechul. Yunho langsung menegang, diendus-endusnya udara.

“Haruuuuuumm. . . pakek sampo apa sih??” tanyanya.

*readers bengong*

“Pakek dape dong,,” saut Heechul bangga.

“Dave kaleeeee…” timpal Kangin.

“Omooooo lu cantik banget dah, jadi bini gue mau??”

“Heh, gue gimana??” Jaejong narik-narik kaos Yunho..

“Gue nggak ikutan ah, Yochuuun aaaahhh kau dimana???” teriak Junsu gaje.

“Heh, heechul milik gue setan!” maki Hankyung.

“Lu sendiri setan kenapa ngatain gue setan??” balas Yunho.

“Pokoknya lu nggak boleh deket-deket sama cinderlella gue!!”

“Idih belum tentu juga dia mau sama elu!!”

“Dia itu pacar gue, lu mau ape?”

“Pacar masih bisa putus!!”

“Huwaaaaaaaaa Yunho jahaaaaatttt, teganya mengkhianatikuuuuu……” Jaejong mewek dipojokan.

“tu urusin aja bini lu!” bentak Hankyung.

“Gue maunya Heechul!”

“Heechul milik gue!!”

“Nggak bisa!!”

“HEH BERHENTIIII!!! SADAR BANG, GUE INI LAKI!!!”

“Astaughfirrullah. . . Ane lupa, jangan pakek rambut pasangan napa,” Hankyung mengelus dada.

Yunho shock “Jadi dia cowok?? Asem, gue bukan hombreng cuy!!”

“Lu pikir gue bukan cowok??!” saut Jaejong kalem.

*semua cengo*

“Dasar bodoh, sepertinya hanya aku yang waras disini!!” kata Kyuhyun.

PLETAKPLETAKPLETAKPLETAKPLETAKPLETAKPLETAK

“Magnae kurang ajar!!”

“Gak punya sopan santun!”

“Gak bisa jaga mulut!”

“Gak punya etika!”

“Gak sadar diri!”

*Kyuhyun mewek*

Akhir cerita, Kyuhyun pingsan setelah dijitak ramai-ramai. Kemudian ia tersadar karena seorang gadis sudah mencium bibirnya, membangunkannya dari tidur panjang (katanya tadi pingsan?! Bodo ah)

“My princess. . . Siapa namamu??” tanyanya dengan tatapan penuh cinta.

“Kim Yoon Hye imnida. . .”

“Would you marry me?”

“I do,”

And they live happy ever after. . .

“Ini cerita twilight atau pangeran tidur sih??” tanya Heechul sewot.

“Apa aja boleh, hohoho. . .”

*kabur bareng Kyu*

#dihajar readers

 

THE END

 

SUMPAH GAJEEEEEE…….FF paling gaje yang pernah kubikin, maaf readers, otak saya lagi konslet!! Sekian tinkyu,,

*lambai-lambai bareng kyu sama nyuk*

Heechul dkk : nasib kita gimaneeeeeeee????????

 

last editing 08 maret 2012