Dalam sunyi, terselimuti keheningan,
Aku terdiam, mengenali rasa. . .
Gelap, pikirku tak dapat kutangkap,
Sulit, rumit, kacau. . .

Saat angin menyapu ragaku,
Hati goyah bagaikan daun2 dimusim gugur. . .
Yang dengan mudahnya jatuh ketanah. . .

Lama sudah kutau. . .
Dalam keterdiaman kucoba untuk mengenali,
Keadaan apa yg menerpaku saat ini,

Yang kutau, aku tiada arti. . .
Yang kutau, aku tlah hilang percaya. . .
Yg kutau, akulah yg terakhir. . .
Dan yg kutau pasti, aku sendiri bersama jiwaku. . .

Dingin membungkus relung jiwa,
Matahari bagai tertutupi oleh awan,
Membekukan rasa, menusuk jantung. . .

Sejenak, ingin kulepas semuanya. . .
Sekali saja, aku tak ingin menjadi diriku sendiri. . .
Jangan bertanya karna akupun tak tau,
Diamlah, dan biarkan aku menangis sejenak. . .

Ketika naluriku melarang untuk menangis,
Saat itu juga air mataku jatuh. . .
Ketika hatiku berbisik aku harus kuat,
Saat itu juga aku rapuh. . .

Kapan hujan akan turun??
Terlalu kering jiwa ini,
Seperti debu debu tak terarah,
Mengikuti hembusan angin yg membawanya. . .

Mimpi menyelinap meraih angan,
Menutup mata, menyambut kekosongan,
Meskipun semu dalam bayang,
Aku tak ingin terbangun. . .

Masih dapat kurasakan nafasku berhembus. . .
Masih dapat kurasakan jantungku berdetak. . .
Dan semuanya telah kembali,
Alam sadarku menyeretku pada kenyataan. . .

Kudengarkan nada-nada itu. . .
Kuresapi dalam kalbu,
Ketenangan yg tak pernah menghampiriku,
Kemana aku harus mencarinya??

Merangkai hari hari dalam kisah,
Kapan lembaran itu akan habis??
Dan saat dimana aku dapat berhenti,
Menulis setiap detik waktu hidupku. . .

Aku ingin menjadi sebongkah batu tak bernyawa,
Yg tak perduli walau selalu terinjak,
Menyedihkan? Mungkin,
Seperti menghempaskan keinginan itu sendiri. . .

Aku lelah. . .
Bolehkah aku berhenti sejenak tuhan??
Aku benci saat diriku terperangkap,
Bebaskan aku untuk sejenak saja. . .

Kurapatkan kenanganku menjadi satu,
Membungkusnya dalam kain masa lalu,
Walau tak bisa kulupakan,
Kucoba untuk menyimpannya dalam ruang yg terkunci. . .

Inilah aku,
Aku yg serapuh daun2 kering dimusim gugur. . .
Aku yg sedingin salju dimusim dingin,
Dan aku yg selalu sendiri dalam duniaku,
Dan itulah hidupku. . .