Tags

, ,

Tittle : my stupid evil

Cast : yoonjae couple

~prolog~

Disuatu dunia iblis sedang diadakan perkumpulan untuk iblis muda yang belum sempurna menjadi iblis (?)

 

“seperti yang kalian ketahui, untuk menjadi iblis sempurna, kalian harus membuat seorang manusia menangis!” ucap mentri kependudukkan iblis (?) “oleh karena itu, kalian masing-masing akan tinggal di dunia manusia bersama sebuah keluarga manusia. Jika kalian berhasil membuat salah satu anggota keluarga tersebut menangis, maka kalian lulus. Jika tidak, kalian akan dieliminasi dari dunia iblis ini, khukhukhu. . .

Waktu yang kalian punya hanya 1 bulan! Dan ingat baik-baik, larangan utama untuk seorang iblis adalah cinta! Jika kalian terkena yang namanya cinta, maka kalian akan gagal. Dan cinta itu ada bermacam-macam jenisnya, rasa suka itu juga termasuk. Pokoknya jika kalian merasa menyukai sesuatu dan tidak ingin menyakiti, merusak, ataupun kasihan, maka kalian akan gagal dalam ujian!!”

“yessss!!”

Bouuugh. . .

“yaak, kenapa kau melempariku penghapus??” teriak namja iblis muda yang sekarang berdiri dari duduknya.

“siapa suruh bermain psp dan tidak mendengarkan kata-kataku?!” balas bu mentri sebal.

Sementara bu mentri iblis dan iblis muda bernama cho kyuhyun itu adu mulut, seorang iblis muda lainnya sedang khusuk disalah satu sudut belakang sambil membaca sebuah buku. Lee hyuk jae.

Jangan dibayangkan dia seperti tokoh-tokoh komik yang cool, keren, ganteng, dan jenius. Tipe-tipe cowok angkuh dengan sejuta kelebihan pada dirinya. Mempunyai wajah sekeren malaikat, berkaca mata, angkuh dan punya tingkat kecerdasan yang luar biasa karna selalu membaca buku (tipe w banget nih,).

Iblis laki-laki yang dimaksud disini adalah seorang iblis!! (jelas!!) iblis dengan kebodohannya yang amat sangat parah karna buku yang selalu dibacanya adalah. . . komik yadong!! (anda tidak tau yadong? Sungguh terlalu!). keributan diruangan itu tidak dihiraukannya karna matanya sedang asyik menatap tokoh gadis di komiknya.

“baiklah ke13 devilku, jaga baik-baik diri kalian selama didunia, bersikaplah selayaknya iblis, kalian berhak menunjukkan identitas kalian, dan tenang saja, kekuatan kalian tidak akan menghilang!”

“memangnya kapan kami harus berangkat?” tanya ryeowook, devil yang punya skill babyface untuk menipu lawannya.

“abad depan, tentu saja sekarang pabo!” sewot bu mentri.

“tapi aku belum berpamitan pada appa dan eomma,” saut yesung, pemilik skill deadvoice.

“setan tidak butuh itu,” maki bu mentri taeyeon kesal “tidak perlu memberi salam perpisahan juga!” sambungnya cepat saat sungmin akan membuka mulut.

“wow, pembaca pikiran yang bagus,” gumam donghae.

“tentu saja, khukhukhu. . .” taeyeon tertawa setan.

“oi, jadi kapan kita berangkat? Be-te ni dari tadi ngoceh mulu!” maki heechul yang terkenal dengan hotmouthnya.

“ah benar, aku jadi lupa. Ok semuanya, are you ready??”

*ala spongsbob*

“aya captain!!”

“I can’t hear youuu. . .”

“AYA CAPTAIN!!”

“berangkaaaaaatt!!!”

Bluuuuuusshh……

Ke 13 devil itu langsung berubah menjadi asap dan menghilang dari pandangan.

“bagaimana ujiannya?” tanya seorang devil tiba-tiba.

Taeyon tersentak dan mendongak keatas kemudian tersenyum.

“sangat lancar yang mulia lee soo man, mereka baru saja berangkat,” jawab taeyon kepada devil yang bergelantungan diatap seperti kelelawar itu.

“kemana saja mereka?”

“hmm. . . leeteuk ke inggris, shindong ke ethiopia, sungmin ke venezuella, donghae ke mesir, hangeng ke cina, heechul ke brazil, yesung ke jepang, ryeowook ke thailand, kangin ke hongkong, kibum ke amerika, kyuhyun ke korea (baca ff angel for devil 1-6) dan eunhyuk ke Indonesia,”

“hmm bagus! Kalau begitu siapkan para lucifer untuk ujian bulan depan, ada berapa orang?”

“5 orang! Onew, key, jonghyun, minho, dan taemin,”

“baiklah aku mau pergi main airball dulu, ok, see you!!” lee soo man aka raja iblis mengepakkan sayapnya yang hitam dan besar kemudian terbang menembus dinding.

———————-

Seorang laki-laki, tampak sedang cekikikan. Matanya masih terfokus pada komik yang dipegangnya. Hari sudah malam, dan sangat gelap. Namun ia bisa melihat dengan jelas apa yang dibacanya. Ya, itulah kelebihannya. Bisa melihat dalam gelap. Senter, api, lilin, semuanya lewaaat__

Setelah lembar terakhir dari komik yang dibacanya habis, ia mendesah kecewa. Direnggangkannya ototnya yang kaku tapi langsung shock melihat sekelilingnya. “uwaaaa. . .” teriaknya sambil melemparkan bukunya saat sadar ia tengah berada diatas sebuah dahan pohon yang besar.

“demi iblis diseluruh neraka, kenapa gue bisa nyasar kesini?? Ini dimana??” gumamnya bingung sambil memeluk batang pohon erat-erat.

Pucuk dicinta ulam-pun tiba, seekor makhluk tak berdosa yang kebetulan sedang jalan-jalan sebodo amat sama yang lagi nangkring dipohon, dengan santainya merayap menysuri batang pohon. Serangga itu, tidak tau bahwa ada larangan untuk melintas diatas kulit seorang iblis bernama lee hyuk jae, dengan bersiul-siul dia berjalan-santai.

Hyuki, iblis itu langsung melotot melihat sang serangga yang merayapi kulitnya. [fakta: eunhyuk benci serangga!]. tanpa perduli dengan tempatnya nangkring saat ini, ia langsung memekik dan melepaskan pegangannya. Akibatnya,

“uwaaaaaaaaaa……..”

Bruuuuuk. . . .

Dirinya terjun bebas kebawah karna gravitasi bumi, tidak kenal ampun pada iblis sekalipun yang tidak menggunakan sayapnya.

Ia mengerjap-ngerjap kaget. kenapa tanah itu rasanya hangat? Saat membuka mata, terlihat seorang gadis dengan jarak wajah tidak lebih dari dua puluh senti. Ia termangu beberapa saat. Mereka berdua saling bertatapan.

“hai,” sapa hyuki lembut.

Gadis itu hanya diam saja, kemudian dengan kasar, ia mendorong tubuh hyuki dari atas tubuhnya hingga kepala hyuki terbentur batu.

“heh, kenapa gue didorong??!” protesnya keras sambil meringis. [catatan: iblis menguasai semua bahasa manusia]

Gadis itu bangun kemudian membersihkan pakaiannya yang kotor terkena tanah “dasar bego’!” katanya dingin kemudian melangkah meninggalkan hyuki.

Hyuki menggaruk-garuk kepalanya sambil menatap gadis yang baru saja ditemuinya, ah ralat, yang baru saja ditimpanya sedang berjalan masuk kedalam sebuah rumah kecil sederhana yang sedikit tampak suram.

“kenapa gue disini ya?” gumamnya, kemudian ia memejamkan matanya sambil menekan dahi dengan jari telunjuknya. Seketika, kilasan tentang apa yang sebelumnya terjadi membanjiri otaknya. Kelebihan keduanya, otaknya seperti memori yang dapat menyimpan rekaman file-file kejadian yang dialaminya.

“ah, jadi gue musti ikut ujian, dirumah keluarga ini? Dengan gadis itu?” seketika senyum iblis muncul dibibirnya “asoiii. . .” teriaknya girang dan langsung berdiri dari duduknya.

Ia berlari dengan semangat kerumah itu kemudian menggedor-gedor pintunya dengan semangat juga.

Ckreeeek. . .

Seorang gadis muncul sambil menatap tajam padanya. Tangan hyuki mengambang diudara, kemudian digoyang-goyangkannya “hai. . .” sapanya sambil nyengir lebar.

“mau apa lo?”

Cegluuuk. . .

Hyuki menelan ludahnya “gue Cuma disuruh tinggal dirumah ini buat ikut ujian evil,”

Gadis itu masih memandang tajam. Pandangannya seolah mengisyaratkan hyuki untuk mengatakan hal yang masuk akal, tapi. . .

“bu mentri iblis ngirim gue kemari untuk mengikuti ujian evil. Kalau gue berhasil membuat salah satu keluarga lo menangis, maka gue akan menjadi iblis sejati!” tambahnya lebih tidak masuk akal.

“jadi maksud lo, lo ini iblis?!”

“ah bener banget!!”

BRAAAK. . .

Pintu dibanting dengan keras.

—————-

Vea, seorang gadis 24 tahun (tua banget gue) yang tinggal pinggiran sebuah kota kecil surabaya. Kegiatan sehari-harinya adalah bekerja, makan dan tidur, begitu seterusnya. Ia bukan tipe gadis pendiam dan dingin, namun takdirlah yang telah memaksanya menjadi seperti itu.

Hari ini seperti biasa ia pulang sebuah minimarket tempatnya bekerja saat hari sudah malam. Namun, ada kejadian yang tidak semestinya terjadi. Saat ia melewati pohon mangga didepan rumah kontrakannya, muncul setan. Bukan kunti, pocong atau kuntilanak, tapi seseorang yang lumayan tampan, berkulit putih, bermata sipit dan bergusi besar yang mengatakan dirinya adalah iblis. Apakah itu masuk akal? Tentu saja tidak.

Vea membanting pintu rumah kontrakannya dengan keras setelah mendengar penjelasan laki-laki yang tidak masuk akal itu. ini bukan dunia komik yang penuh dengan fantasi, tapi dunia ff yang penuh dengan mimpi,

#plak

Vea melepaskan jaket yang dipakainya dan melemparnya kesebuah sofa disudut ruangan. Kemudian ia berjalan menuju kamarnya dan membuka pintunya. Menekan tombol lampu didinding sebelah pintu dan seketika ia mematung.

“hai,” sapa laki-laki itu lagi sambil membuka-buka laci yang ada dikamar vea.

“ngapain lo?” tanya vea dingin.

“gue lagi ngliat-ngeliat kamar lo, sekalian nyari tau keluarga lo, eh, dimana keluarga lo lainnya?”

“gue tinggal sendiri!”

“ape??? Jadi Cuma lo doang yang harus gue bikin nangis? Cih, bu mentri pelit deh, nggak ngasih gue pilihan!”

“lewat mana lo masuk?”

“tuh,” hyuki menunjukkan jendela kamar yang terbuka.

“cepat pergi!”

“gue kan uda bilang kalo gue musti tinggal disini jadi gue nggak mau pergi!!”

“terserah!!” saut vea cuek dan langsung masuk kekamar mandi.

Blaaam. . .

Sepuluh menit kemudian pintu kamar mandi terbuka. Seorang cowok tengah dalam posisi membungkuk. Ia mendongak pelan kemudian memamerkan cengiran lebarnya. Tapi si cewek tidak terpengaruh sama sekali, tangannya terangkat pelan menggenggam sesuatu, pisau!!

“wooo. . .” eunhyuk langsung terjungkal kebelakang begitu melihat pisau itu “ma-mau apa kau??” tanyanya gelagapan.

Vea tidak menjawab pertanyaannya, ia hanya berjalan tanpa ekspresi melewati eunhyuk “kalo lo nggak pingin kenapa-kenapa, jangan macem-macem sama gue!!”

“yang setan dia atau gue sih?” eunhyuk menggaruk-nggaruk kepalanya bingung. “oke, kalo gue harus ngebuat dia nangis, gue harus tau kelemahan dia!!”