Author : Park Hani
Tittle : Evil or Angel
Cast : Dennis Park a.k.a Leeteuk Super Junior
Ardean Vey

NB : kali ini seri devil bikinan tante vhy,, dan murni milik tante vhy!!
happy reading ^^

“Pergilah!! Aku sudah memaafkanmu. Jangan ganggu aku karena aku tidak ingin melihatmu lagi. Aku sudah terbiasa dengan kehidupanku yang seperti ini. Terima kasih karena sudah mau perduli padaku.”
Entah mengapa dadaku terasa sesak saat mengatakan kalimat ini. Aku berusaha keras agar tidak jatuh terduduk saat mendengar langkah berat Danny meninggalkan pintu kamarku. Ada apa denganku?? Harusnya aku senang karena tidak akan ada lagi pria bodoh yang selalu cerewet dan merepotkan sepertinya. Tapi… Tapi… Seperti ada beban yang sangat berat yang menghimpit dadaku saat aku kembali mengingat pertemuan pertama kami, saat tanpa aku sadari aku tersenyum padanya, saat aku membentaknya. Tiba-tiba aku menyadari sesuatu, aku mulai terbiasa dengannya dan___ membutuhkannya.
Brakk!!
Kubuka pintu kamarku dengan kasar dan berlari ke kamarnya. Kosong. Aku kembali mencarinya di seluruh ruangan di rumah ini, tapi hasilnya tetap sama. Kosong. Dia sudah pergi. Dia sudah pergi disaat aku menyadari bahwa aku membutuhkannya. Kurasakan kaki melemas, seperti tidak ada lagi tulang-tulang yang sanggup menyanggah tubuhku.
Tes…!!! Tiba-tiba cairan bening ini keluar dari kelopak mataku. Aku menangis.
>>>
“Selamat datang kembali Lee___ Oh, Dennis Park maksudku” perdana menteri Taeyon menjabat tangan Leeteuk dengan semangat. “Kau benar-benar melakukan tugasmu dengan baik” Taeyon tak henti-hentinya tersenyum menatap Leeteuk dengan tangan yang masih menjabat tangan pria tampan itu.
“Sampai kapan anda akan menggenggam tanganku nyonya perdana menteri??” ujar Leeteuk dingin.
“Oh__ Ehem___ Itu___ Aku____” Taeyon tiba-tiba menjadi gagap menanggapi pertanyaan Leeteuk. Baginya, keberhasilan Leeteuk adalah hal yang paling dia nantikan. Selama ini diam-diam dia sering memperhatikan Leeteuk.
“Siapa saja yang sudah kembali??” Tanya Leeteuk membuyarkan lamunan Taeyon.
“Ehem___ Yang sudah kembali adalah Kyuhyun, Hyuki dan Yesung. Tapi mereka mendapat hukuman karena ternyata mencintai gadis yang telah mereka buat menangis.”
“Jadi begitu???” gumam Leeteuk sambil mengetuk-ngetuk dagunya. *bayangkan sendiri*
Taeyon menyipitkan matanya melihat tingkah Leeteuk.
“Apa yang kau pikirkan Teuki??”
“Tidak ada!! Baiklah, aku pergi dulu.”
Leeteuk beranjak dari tempat duduknya tapi Taeyon buru-buru menahan tangannya.
“Mau kemana???”
“Bukan urusanmu!! Lepaskan tanganku!!” jawab Leetauk ketus.
Setelah menghempaskan tangan Taeyon yang menahannya, Leeteuk segera keluar dari ruangan perdana menteri muda itu.

Sudah beberapa hari Leeteuk kembali ke dunia iblis. Tapi sekarang dia berubah jadi iblis yang pemurung. Biasanya dia selalu berkumpul bersama dengan iblis lain untuk membuat keonaran sebagai bahan lelucon mereka atau hanya sekedar mabuk-mabukkan. Tapi sejak kembali dari dunia manusia, dia hanya berkeliling dengan mobilnya dan terus memikirkan Ardean Vey seperti saat ini. Dia masih tidak mengerti bagaimana bisa sayapnya tiba-tiba muncul saat dia sudah meninggalkan rumah Vey dan berniat kembali ke alamnya dengan membawa kegagalan. Memikirkan gadis itu menangis karenanya membuat Leeteuk berteriak frustasi.
“Arrrggggghhhhh!!!! Apa dia menangis karenaku?? Tidak!! Harusnya dia tidak boleh menangis!!! Dia hanya boleh tersenyum, yah hanya boleh tersenyum!!!!”
Tiba-tiba saja dia mamutar balik terbang menuju kerajaan iblis. Ada yang harus diselesaikannya dengan raja iblis.

“Oh, Leeteuk_ssi!! Ada apa??”
“Aku ingin bertemu dengan raja iblis. Bisakah kau memanggilkannya untukku??”
“Tapi___ Raja iblis sedang beristrahat” jawab Taeyon ragu-ragu.
“Baiklah, kalau kau tidak mau memanggilkannya, biar aku temui sendiri!”
“Yakk!!! Leeteuk_ssi!!! Apa yang kau laku__kan” kalimat Taeyon terputus karena tiba-tiba saja raja iblis Lee Soo Man sudah berdiri di depan meraka.
“Ada apa mencariku huh??? Hoaaaaaammmm….” Ujar raja iblis sambil menguap. “Kau benar-benar mengganggu istrahatku anak muda.”
“Ada yang ingin kutanyakan padamu yang mulia.”
“Apa itu??? Katakanlah!!!”
“Apa yang akan terjadi padaku jika aku mencintai seseorang??? Hukuman apa yang akan aku dapatkan???”
“Apa maksudmu bertanya seperti itu??? Dan___ Yakk!!!! Sudah kukatakan, iblis tidak boleh jatuh cinta”
“Tapi sayangnya aku baru saja menyadari bahwa aku benar-benar telah jatuh cinta pada Ardean Vey, gadis yang sudah kubuat menangis. Aku tidak bisa melihanya menangis, aku hanya ingin melihatnya tersenyum.”
“A-apa yang kau katakan?? Kau bisa ha________”
ZZZRRRRSSSS!!!!!! *ikutin efek api’a Vea*
Kalimat raja iblis terpotong dengan munculnya kobaran api yang tiba-tiba telah menutupi seluruh tubuh Leeteuk. Perlahan-lahan tubuh Leeteuk menghilang. Pria itu akhirnya jatuh ke bumi di saksikan oleh raja iblis dan perdana menteri Taeyon dengan mata terbelalak.
“Satu lagi iblis muda kita gagal melakukan tugasnya akibat jatuh cinta pada gadis yang mereka buat menangis. Semoga saja tidak ada lagi yang seperti ini.” Ujar raja iblis lemas sambil berjalan meninggalkan Taeyon yang langsung ambruk melihat pria yang disukainya mencintai gadis lain yang bukan dari alam mereka.
>>>

~Vey POV~

Aku menggeliat dan mengerjapkan mataku perlahan. Cahaya matahari yang masuk melalui jendela kamar membuat aku terpaksa memicingkan mataku. Haaaah… Sepertinya mataku sangat bengkak karena dapat kurasakan mataku yang menjadi sipit. Sejak kepergian pria itu, aku terus menangis. Yah, aku menangisi pria itu. Apa dia berhasil melakukan misinya?? Kuharap begitu. Meskipun harus kuakui ini sangat menyakitkan, tapi ini lebih baik dari pada dia dihukum karena gagal membuatku menangis. Aku bingung dengan kehidupanku, mengapa aku selalu ditinggalkan oleh orang-orang yang aku sayangi. Pertama ayahku, lalu mama dan sekarang pria aneh itu. Tapi aku tidak boleh bersedih. Aku harus berubah. Danny sangat ingin melihatku tersenyum dan hidup dengan normal. Aku yakin dia dapat melihatku dari dunianya, untuk itu aku akan selalu tersenyum demi dirinya. Perlahan ujung bibirku tertarik ke atas.
Setelah mengamati wajahku di depan cermin dengan menunjukkan senyum manisku, aku keluar kamar kemudian menuju dapur. Tapi tiba-tiba langkahku terhenti di depan jendela yang berhadapan langsung dengan taman. Sesuatu yang janggal mengusik perhatianku. Ayunan di taman itu tampak bergerak-gerak dan ada sesuatu di atasnya. Kuputuskan untuk keluar melihatnya.
“Danny!!!!!” Pekikku.
Yah, dia ternyata Danny. Tapi kenapa dia masih di sini??? Bukankah seharusnya dia sudah pergi???
“Danny!!! Wake up!!!!” aku berusaha membangunkannya dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya. Pria itu kemudian mulai mengerjap-ngerjapkan matanya kemudian menyentuh dadanya.
>>>
~Author POV~

Danny mengerjap-ngerjapkan matanya ketika mendengar seseorang memanggil namanya. Sebelum sempat melihat siapa yang memanggilnya, pria itu merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya… Detak jantung. Dirabanya dada sebelah kirinya dan merasakan jantungnya berdetak.
‘Apa aku jadi manusia sekarang???’
“Danny!!!” teriak Vey yang sontak membuat Danny membuka lebar matanya.
“Vey!!!!”
“Apa yang terjadi, kenapa kau ada di sini??” Vey masih menatapnya bingung.
“Vey!!! Apa ini benar-benar dirimu???” Danny mengguncang-guncangkan tubuh Vey sangat keras.
“Demi Tuhan Danny, ini aku!! Ardean Vey!!! Ada apa denganmu??? Apa yang terjadi??” Vey meringis karena cengkraman Dennis di bahunya sangat keras.
“Aku kembali Vey, aku kembali untukmu!!!”
“A-aku masih tidak mengerti…. Bicaralah yang jelas Danny.”
“Aku juga tidak mengerti. Yang aku tau, aku adalah manusia sekarang, aku memiliki jantung!! Aku kembali untukmu karena____ Karena ternyata aku sadar bahwa aku mencintaimu. Aku ingin membuatmu selalu tersenyum saat bersamaku. Lalu bagiaman denganmu huh??? Apa tangisanmu saat aku meninggalkanmu karena kau juga mencintaiku???”
“Entahlah… Semua ini benar-benar membuatku bingung. Tapi___ terima kasih sudah kembali untukku. Sepertinya___ aku juga mencintaimu” ujar Vey sangat pelan namun mampu didengar oleh Danny yang langsung membawa Vey ke dalam pelukannya. Ada perasaan damai yang menjalari tubuh Vey saat dalam pelukan Danny dan___ dia tersenyum…..

FIN