Tags

,

MY EVIL HEART

– CHAPTER THREE-
author : song hyo jin
Cast :
– Kim HeeChul
– Song HyoJin/Sylvia (ini nih untungnya punya nama yg rada western hehe)

Annyeong readers… *waving hand*.. aku balik lagi bawa ff seri evil yang prolognya asli dari Vea. Kali ini castnya adalah uri Cinderella. Happy reading n mudah-mudahan ga mengecewakan…


– CHAPTER THREE–

Taeyeon masih menggerutu tidak jelas ketika Heechul datang dengan gaya angkuhnya. Taeyeon memandang remeh Heechul dan menghampirinya “hah! Satu lagi iblis yang datang, sepertinya kau berhasil, kecuali kau juga mengutarakan cinta kepada manusia atau malaikat!! (Taeng kesal karna Kyuhyun justru mencintai seorang Malaikat ^^)” ucapnya ketus.
“aku tidak bodoh!!” Heechul berlalu pergi meninggalkan Taeyeon yang masih ingin berbicara dengannya.
.
.
.
“Wow! Hyung, kau datang lebih cepat dari yang kuperkirakan” Yunho (appaku muncul hohoho… -vea) menghampiri Heechul yang duduk sendirian di taman (di neraka ada taman kekeke) dan merangkulnya.
“Hmm..” Heechul menjawab Yunho dengan malas serta menepis tangan Yunho yang berada di bahunya.
“bukankah seharusnya kau menghadap Lee Sooman, Hyung? Kau kan harus tau apa tugasmu selanjutnya, siapa tahu kau diberi tugas yang keren, seperti menghasut pemimpin-pemimpin dunia manusia untuk melanjutkan perang dunia yang tertunda-tunda hahahaha”
“aku sedang malas!!”
“kau tidak asik Hyung!” Yunho memukul pundak Heechul
“yak! Aku sedang badmood, jangan ganggu aku!!” Heechul pun akhirnya membentak Yunho. Yunho hanya meringis dan beranjak pergi meninggalkan Heechul
“tunggu, ada yang ingin ku tanyakan padamu” Heechul menahan pundak Yunho untuk menyuruhnya duduk lagi bersamanya
“apa?”
“siapa yang jatuh cinta?” tanya Heechul penasaran
“Eunhyuk dan Kyuhyun. Eunhyuk mencintai manusia dan si maknae lebih parah, dia mencintai malaikat hahaha” Yunho menganggap itu adalah sesuatu yang lucu. “tunggu! Hyuuuunngg, jangan bilang kau juga sedang jatuh cinta” Yunho berteriak histeris
“entahlah, aku rasa dulu aku pernah jatuh cinta, tapi sekarang aku tidak tau… aku lupa” desah Heechul
“kau tidak boleh mengatakan kata-kata itu Hyung kecuali kau juga mencintai seorang iblis” bisik Yunho
“tidak ada iblis yang bisa membuatku tertarik” Heechul berkata sinis “ tapi… ada yang ingin ku tanyakan padamu, manusia yang sudah meninggal akan pergi kemana?”
“hanya ada dua pilihan Hyung, kesini atau ke surga” Yunho menunjuk keatas “… tapi lebih banyak kesini Hyung hehehe”
Heechul terdiam, dia bertanya-tanya ada dimana Hyojin sekarang. Di surga kah, atau di neraka? Dan hanya satu hal yang bisa menjawab pertanyaannya.
“yunho, wanita yang aku buat menangis sudah meninggal dan aku tidak tahu dia ada dimana sekarang, dan hanya satu hal untuk mengetahui keberadaannya” ucap Heechul bersemangat
“apa?”
“aku jatuh cinta!”
“APA?!!” Yunho berteriak dan membekap mulut Heechul “Hyung, kau gila!”
Heechul melepas tangan Yunho dari mulutnya. “yak! Aku tidak gila! Sepertinya aku melalui masa lalu ku bersamanya, dan menurutnya kami saling mencintai. Mungkin aku jatuh cinta, dan aku ingin mengulanginya lagi bersamanya.” Yunho hanya ternganga mendengar penjelasan Heechul. “… kau akan menjadi saksi mata, apa yang terjadi padaku. Kalau aku mengucapkan kata-kata itu dan aku terbakar, berarti gadis itu ada di surga, tapi kalau tidak terjadi apa-apa padaku, maka gadis itu berada disini. Mengerti?” Heechul bangkit berdiri dengan penuh semangat
“Hyung, aku tidak ingin kehilanganmu” Yunho memeluk kaki Heechul dengan gaya berlebihan. Heechul lalu menendang Yunho hingga Yunho terlempar beberapa meter (hehehe Author lebay)
“aku Kim Heechul mencintai Song Hyojin!!” ucap Heechul tegas…

Siiiiiiiiinngg….wuuusss (efek angin.. =_=)
Tidak terjadi apa-apa pada Heechul dan melihat hal itu Yunho segera berlari dan memeluk Heechul “Hyuuung kau selamat”
“berarti dia ada disini” gumam Heechul dan segera mendorong kasar tubuh Yunho dan lagi-lagi Yunho terjatuh beberapa meter (poor Yunho)
.
.
.
.
Hyojin memandang sekeliling ditempatnya berada sekarang, dia bingung dengan keadaan sekitarnya. Banyak orang yang berlalu-lalang tapi semuanya berbaju hitam dengan wajah yang tidak bersahabat, membuat Hyojin takut untuk mendekati mereka.
“Jinnie ah….” Seseorang memanggil namanya lalu menghampirinya. Hyojin memandang bingung orang tersebut, tapi tiba-tiba orang itu menarik tubuh Hyojin kedalam pelukannya
“ternyata kau disini, aku mencarimu kemana-mana”
“Heechul oppa??” tanya Hyojin heran
“ya, ini aku” jawabnya
“ini tidak mungkin, bukankah Heechul oppa sudah mati, ini pasti mimpi” Hyojin mencubit pipinya kuat-kuat “see! Aku tidak merasa sakit sedikitpun, hahaha oppa, kau akhirnya datang kemimpi ku setelah sekian lama”
Heechul tertawa lalu membimbing Hyojin untuk duduk disebuah kursi.
“tidak jinnie, ini bukan mimpi. Ini nyata” jelas Heechul
“kalau ini nyata, kenapa kau masih hidup?”
“aku tidak hidup dan kau juga”
“maksudmu… aku… ma-mati???” Hyojin mebelalakkan matanya. Heechul mengangguk “lalu dimana ini?”
“ini neraka” ucap Heechul santai
“APA?!!” Hyojin kaget sampai bangun dari duduknya “tidak mungkin, neraka tidak seperti ini, dan kau tidak mungkin Kim Heechul, Heechul ku orang baik jadi dia tidak mungkin masuk neraka!” bentak Hyojin kepada Heechul
“duduklah, biar ku jelaskan” Heechul menarik tangan Hyojin untuk duduk kembali. Hyojin masih menggelengkan kepala tanda tidak percaya.
“seingatku, aku tertidur di sofa sambil memegang foto dan…” Hyojin mencoba mengingat “….dan aku lupa”
“apa maksudmu? Jadi kau tidak ingat aku?” tanya Heechul
“tentu saja aku ingat, kau meninggalkan aku dan hatimu yang kau donorkan padaku, Kim Heechul pabo!” Hyojin memajukan bibirnya.
Mendengar jawaban Hyojin membuat Heechul terbelalak tidak percaya ‘bukankah aku yang seharusnya hilang ingatan, kenapa sekarang dia juga ikut lupa?’ batin Heechul “jadi maksudmu, kau tidak tau kalau aku datang menemuimu untuk membuatmu menangis??”
“kapan kau datang? Tidak lama kau meninggal aku meninggalkan Korea untuk kuliah di Brazil”
“kau tidak ingat aku, iblis tercantik dan tertampan di seluruh tujuh lapisan neraka?” Heechul menunjuk dirinya sendiri sambil memandang tidak percaya kepada Hyojin
“kau…iblis?? KAU IBLIS???” teriak Hyojin
“yep! Semua makhluk yang ada disini adalah iblis termasuk kau” jawab Heechul angkuh
“ANDWAEEE, kenapa bisa aku ini iblis dan kau juga”
“kenapa disini ribut sekali?, ah selamat datang di neraka nona Song Hyojin” seorang iblis tiba-tiba datang memotong percakapan Heechul dan Hyojin yang semakin lama semakin memanas.
‘oh Kangta sunbaenim, ternyata kau” ucap Heechul memberi hormat
Kangta mengangguk pelan “Selamat Heechul kau lulus dalam ujianmu”
“terima kasih” Heechul lagi-lagi membungkuk memberi hormat
Kangta lalu menoleh pada Hyojin yang masih ternganga tidak percaya “nona Hyojin, apa kau tidak apa-apa?”
“kenapa aku bisa ada di neraka dan menjadi iblis?” desah Hyojin, airmatanya mulai mengambang
“kau tau kesalahanmu? Kau tidak mau berjuang untuk melawan penyakitmu, padahal masih ada kesempatan untukmu untuk hidup lebih lama lagi, itu sama saja dengan bunuh diri”
“apa penyakitku kambuh lagi? Tapi aku tidak ingat apa-apa” ucap Hyojin lagi
“dia juga tidak mengingatku” sambung Heechul
“aku mengingat mu oppa” sanggah Hyojin
“tapi kau tidak mengingatku yang mendatangimu sebagai iblis” jawab Heechul
“karna yang dilihat nona Hyojin adalah sosok kau sebagai manusia, bukan sebagai iblis” Kangta mulai menjelaskan.
“aku tidak mengerti” ucap Heechul frustasi
“lalu kenapa Heechul oppa juga masuk neraka, bukankah dia sudah berbuat baik dengan mendonorkan hatinya untuk ku?” tanya Hyojin penasaran
“itu karna Heechul bunuh diri juga” jawab Kangta
“APA!!!” Heechul dan Hyojin bertanya serentak, dan itu sedikit membuat Kangta terkaget
“tapi Heechul oppa meninggal karna kecelakaan” terang Hyojin
“itu benar, tapi dia sengaja memacu kecepatan mobilnya hingga batas maksimum, supaya dia bisa menabrak pagar pembatas jalan. Tujuannya hanya satu, Segera mendonorkan Hatinya untukmu”
“benarkah aku melakukan hal itu? Cengeng sekali” cibir Heechul
“kau tidak ingat oppa?” tanya Hyojin
“ani, aku tidak ingat diriku sewaktu menjadi manusia”
“berarti kau tidak mengingatku” ucap Hyojin lesu
Heechul memutar bola matanya “bukankah dari tadi aku yang ribut mempermasalahkan kau yang melupakan aku, kenapa sekarang jadi terbalik”
“sudah…sudah…. Begini saja, Heechul, kau mengingatkan Hyojin sewaktu kau mendatanginya sebagai iblis dan kau nona Hyojin, ingatkan Heechul sewaktu dia menjadi manusia. Masalah beres!! Kalian berdua hiduplah dengan rukun karna kau Kim Heechul!!” Kangta menunjuk Heechul tepat di depan hidungnya “… aku mendengarmu mengucapkan kata cinta itu, bersyukurlah karna gadis yang kau cintai ada di sini juga. Jangan pernah main-main dengan kata terlarang itu, mengerti!!” ucap Kangta tegas.
“baiklah” Heechul memberi hormat kepada Kangta yang sudah berlalu pergi
“kau mencintaiku oppa?” Heechul menoleh ke arah Hyojin yang mukanya terlihat memerah.
“mungkin aku tidak ingat bagaimana kehidupanku sebagai manusia, tapi aku sadar kalau di detik-detik kau meninggal, aku juga mencintaimu” jawab Heechul sambil meletakkan kedua tangannya di kedua sisi bahu Hyojin
“juga??? Memangnya kau tau kalau aku mencintaimu?”
“hmm” Heechul mengangguk “…kau mengatakannya tepat sebelum kau menghembuskan nafas terakhirmu”
“geure, aku mencintaimu” ucap Hyojin tertunduk malu
“jadi, kau masih mempermasalahkan siapa diri kita sekarang?”
“ani, selama kau tidak pergi lagi dan terus berada disisiku, walaupun kau mati berkali-kali, aku akan tetap menyusulmu” ucap Hyojin dengan nada tegas (back sound – 2AM_Cant Let You Go Even If I Die).
“bagus! Sikapmu yang seperti inilah yang membuatku jatuh cinta padamu, baik aku menjadi manusia, atau iblis, atau makhluk lainnya di kehidupan berikutnya. Aku akan tetap mencintaimu” Heechul memegang dagu Hyojin dan mengangkat wajahnya untuk menghadap kepadanya. Perlahan wajah Heechul mendekati Hyojin dan menutupkan matanya, Hyojin yang melihat mata Heechul terpejam juga ikut memejamkan matanya. Bibir mereka bersentuhan dan akhirnya bibir Heechul melumat bibir Hyojin lembut. Sebuah ciuman yang manis.
“selamanya….” Sambung Hyojin
“tentu saja, karna hatiku sudah kuberikan padamu dan hanya kau yang berhak memilikinya….” Dan akhirnya mereka berciuman lagi……….lagi…….lagi….lagi……….. (^_^)v
“NONA SONG HYOJIN CEPAT MENGHADAP YANG MULIA SOOMAN UNTUK IKUT UJIAN!!!” teriak vea evil sebelum mereka melakukan kejadian yang diharamkan untuk kaum malaikat. “ganggu iblis menyenangkan juga, kekekek….” (ini asli vea yang nambahin wkakakka…)

THE END

Author POV
Huwaaaaa akhirnya kelar juga… maaf kalo endingnya gaje… thanks udah baca dan thanks buat “ponakanku” Vea yang udah publish ff ini *poppo ampe dapet* (karna aku tau vea ga bakalan mau dicium kekeke)