Tags

[Hanya untuk bahan renungan]

We are ELF (everlasting ELF)

Hei Elf, lupakah kalian dengan nama sendiri?

Everlasting friend

Kalian tau apa artinya itu?

Aku tidak ingin menanggapi hal ini tapi selama aku menjadi seorang Elf, hal ini sedikit membuatku gerah. Apakah kalian tau apa arti fandom? Apa arti Elf?

Aku yakin banyak diantara kalian yang sudah membaca artikel-artikel tentang Elf dan Super junior. Bagaimana kita melangkah bersama-sama.

We Are Elf. We are Everlasting Friend. Kita teman selamanya. Kita teman Super Junior. Kalian tau apa artinya itu?

Akhir-akhir ini begitu banyak hal yang membuat sebagian Elf lelah dengan Elf lainnya. Sebut saja karena mereka labil, suka menelan info mentah-mentah tanpa tau kebenarannya, dan membicarakan info  itu lagi hingga seluruh Elf tau dan menimbulkan pro dan kontra. Elf saling menyalahkan satu sama lainnya. Dan puncaknya banyak sebagian Elf yang mengeluh bahwa fandom ini ternyata labil, gak mutu, banyak bacot dan sebagainya.

Mari kita renungkan kembali. Pikirkan lagi satu pertanyaan ini, “Mengapa aku menjadi seorang Elf…?”

Apa kalian sudah tau jawabannya?

Kita mungkin lelah oleh ulah sebagian orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Orang-orang yang tidak berfikir bahwa tindakan mereka dapat membuat nama baik Elf menjadi buruk. Tapi tidak pernah sekalipun terfikir di benakku kalau aku menyesal menjadi seorang Elf.

Karena Elf terlahir dari cinta kasih Super Junior

Karena Elf adalah orang terdekat Super Junior

Karena Elf ada, Super Junior tetap ada

Mungkin sebagian dari mereka yang labil lupa bahwa kita adalah Elf. Ever lasting FRIEND. Kita adalah TEMAN.

Bukan teman namanya bila kau menuduh salah satunya tanpa tau kebenarannya.

Bukan teman namanya bila kau menghalangi mereka untuk mendapatkan kebahagiaan.

Diusia mereka yang sudah matang, sangat wajar bila mereka menginginkan seorang pendamping untuk hidup mereka. Haruskah kita menghalangi hal itu?

Bukankah sebagai teman kita seharusnya saling mendukung?

Ingat bahwa kita adalah TEMAN. Bahkan keluarga atau bahkan orang tua sekalipun tidak berhak mengatur kehidupan seseorang. Pantaskah kita mengatur kehidupan mereka?

Seorang idol tidak boleh mempunyai pacar sementara para fansnya cepat atau lambat akan menikah dengan orang pilihannya sendiri. Adilkah untuk mereka? Hei, mereka juga manusia. Mereka membutuhkan kehidupan pribadi juga pendamping untuk hidup.

Bukankah seharusnya teman ikut bahagia dan saling mendukung?

Yang merasa tidak terima dengan hal itu, pikirkan kembali apa yang kalian ucapkan atau ungkapkan. Tidak sadarkah kalian bahwa segala tindakan hal itu termasuk LABIL? Kalian mengungkapkan isi hati kalian di publik. Bahkan sebelum kalian tau kebenarannya. Membuat segalanya menjadi kacau dan bila hal ini semakin besar, akan membawa dampak pada oppa yang bersangkutan. Tidakkah kalian memikirkannya? Memikirkan perasaannya?

Kita sedih, hal itu wajar. Bagaimanapun mereka adalah laki-laki impian bagi Elf. Tapi kalau sampai menghujat, menghina dan mencaci ‘si wanita’ yang dikabarkan menjalin hubungan dengan oppadeul, tidakkah itu keterlaluan? Tidakkah kalian sadar bahwa hal itu akan membuat oppadeul merasa buruk? Siapa yang akan meminta maaf jika masalah ini menjadi besar? Siapa yang akan menangis dalam diam jika masalah ini menjadi hal yang negatif?

Sekali lagi untuk yang mengaku bahwa dirinya adalah Elf, teman dari Super Junior, pikirkan dua kali apa yang akan kalian ucapkan di jaringan sosial yang tidak hanya kalian dan beberapa teman yang tau.

Dan untuk yang merasa lelah akan tindakah Elf lainnya, ingatlah kembali tentang ‘Mengapa aku menjadi ELF…?’

Karena sedalam apapun kecewanya aku terhadap fandom ini, aku tidak akan pernah menghina fandom sendiri. Fandom yang terlahir dari cinta kasih Super Junior. Dan meskipun fandom ini paling buruk sekalipun, aku akan tetap berdiri di sebelahnya sampai akhir dengan segala kekurangannya.

Mari kita melangkah bersama dan memberikan mereka banyak cinta dan dukungan.

@xiaovea