Tags

,

tert

Apa aku bisa tetap hidup, jika tiba – tiba semua kenangan tentangmu menghilang?

 

Note : wajib sambil mendengarkan Kyuhyun song’s – Eternal Sunshine

 

Banyak yang aku fikirkan
Setelah kau pergi, setiap kesempatan yang datang
Semua pasti tentang dirimu
Aku ingin menghapusmu tapi juga masih ingin mengenangmu
Perasaan hati berkecamuk di dadaku

 

 

“Kyuhyun ah!! Irona!!” gadis itu berteriak keras membuat seorang laki-laki yang terlelap dalam tidur sontak terbangun.

Kosong…

Laki-laki itu termangu. Pikirannya tiba-tiba saja kosong. Seharusnya ia tidak bisa mendengar lagi teriakan gadis itu. Seharusnya…

Cho Kyuhyun mengeram pelan sambil mencengkeram rambutnya yang sebelumnya sudah kusut. Perlahan kepalanya mulai terasa berat. Berdenyut-denyut sakit.

 

 

Hari ini, sama seperti kemarin dan besok
Aku hanyut bagaikan butiran debu

 

 

Apartement itu terlihat legang. Seperti tanpa kehidupan. Seharusnya ia menyadari hal ini dari dulu. Namun saat itu, Kyuhyun terlalu angkuh untuk berfikir. Ia tidak pernah membayangkan sebelumnya. Bagaimana harinya tanpa gadis itu. bagaimana hidupnya tanpa gadis itu. Sekarang ia hanya bisa menatap kecut ruang apartementnya yang terasa sunyi.

“YAA! Kalau kau tidak sarapan sebelum pergi ke kantor, aku tidak akan masak lagi selamanya!!”

Langkah kaki Kyuhyun sontak terhenti. Ia memejamkan matanya erat. Mencoba meredam luka yang perlahan mulai basah lagi. Ia benci keadaan seperti ini.

 

 

Aku mencoba membencimu
Kembali mengingat bahwa kita sudah saling berpisah
Kemudian hatiku hancur
Ketika mendapati, aku sama sekali tidak bisa melupakanmu
Hari – hari berlalu seperti ini

 

 

Apa yang kau lakukan?’ laki-laki itu mengernyit menatap seorang gadis yang sibuk menata beberapa frame foto di meja kerjanya.

‘Untuk mengingatkan bahwa kau masih punya keluarga dan punya kekasih.’

Cho Kyuhyun terdiam menatap foto-foto itu. Dengan cepat ia mengambil semua foto-foto itu lalu mememasukkannya ke dalam laci meskipun ia tau, ia tidak bisa mengunci kenangan itu dalam sebuah laci kalau nyatanya kenangan itu berhamburan memenuhi pikirannya, ingatannya dan hatinya.

 

 

Jika aku memiliki kesempatan untuk menghapus kenangan ini,
apa yang harus aku lakukan?
Ketika aku membuka mata dipagi hari
Dan aku sudah melupakan semua tentangmu
Apakah aku bisa hidup dengan nyaman?

 

 

Dulu, Kyuhyun merasa kesal saat gadis itu ribut-ribut di pagi hari. Membuatnya tidak bisa meneruskan tidurnya dengan nyaman.

Dulu, Kyuhyun selalu mendapatkan kejutan saat ia pulang ke apartement. Entah itu masakan aneh kekasihnya atau buku-buku bertebaran di lantai yang menyebabkannya tersandung, hingga dapur yang banjir karena kebocoran kran air akibat kecerobohan gadis itu.

Sekarang ia hanya menemukan kosong.
Sekarang ia hanya menemukan sunyi.
Sekarang ia bahkan tidak tau harus melakukan apa di ruangan legang ini.

Kyuhyun benci keadaan ini. ia ingin melupakan semuanya saat ia merasa sakit. Ia ingin menghapus kenangan itu. Namun di saat yang sama, ia juga merindukan gadis itu. gadis yang pernah menjadi bagian dari hidupnya. Gadis yang amat dicintainya sekaligus yang pernah disakitinya. Kim Yoon Hye…

 

 

Kau lah orang itu
Kau lah kebahagian itu
Kau lah rasa sakit itu
Jika semua itu menghilang
aku fikir, aku juga akan menghilang

 

 

‘Kau selalu mengatakah itu hal kecil, itu tidak penting, tapi kau tidak pernah memahamiku apakah itu sekedar hal kecil atau hal penting untukku. Gadis mana yang tidak menangis melihat kekasihnya lebih memilih menemani gadis lain daripada menepati janji mereka?’

‘Dia hanya pegawaiku. Kenapa kau meributkan hal ini?’

‘Karena itu!! karena dia hanya pegawaimu! Bagaimana bisa kau lebih mementingkan pegawaimu daripada aku?’

“Yoon ah… Please. Itu bukan hal yang penting_”

“Selalu! Itu memang tidak penting. Perasaanku memang tidak penting kyuhyun ah… Sekali saja apa kau pernah menganggapku penting? Kau bahkan tidak tau dan tidak perduli tentangku. Apa kau tau ingat tanggal berapa aku lahir? Apa kau ingat apa saja kebiasaanku? Apa kau tau makanan favoriteku? Apa kau tau apa saja yang tidak kusukai? Aku bahkan tau segalanya tentangmu. Apa aku pernah meninggalkanmu saat kau sedang sakit meskipun hari itu aku ada ujian? Apa aku pernah mengabaikanmu?’ gadis itu terisak menangis.

“Yoon ah…”

“Mungkin aku memang bodoh bertahan seorang diri dengan hubungan ini…’

‘Dengarkan aku dulu!’

‘Aku menerima pernikahan itu. aku menerima calon pilihan appa.’

‘Yaa! Bagaimana bisa kau memutuskan sepihak seperti itu?’

‘Kau yang selalu memutuskan sendiri semuanya! Setidaknya sekali saja, aku yang memutuskan hal ini.’

‘Kau milikku!’

‘Tidak lagi sekarang!!’

‘Aku tidak akan pernah melepasmu!’

‘Apa kau sangat membenciku?’

BRAAAK

“AWAS!!”

Teriakan itu membuat kedua orang yang sedang berdebat itu menoleh. Mata mereka membesar saat melihat motor yang baru saja bertabrakan dengan truck besar di jalan raya, terlempar berputar-putar ke arah mereka.

SET

BRAAAK…

 

 

Apakah ada tempat untuku bersembunyi?
Bersembunyi dari semua kenangan ini,

 

 

“ANDWAEEE!!!”

Laki-laki itu terbangun dengan nafas memburu. Wajahnya basah oleh peluh. Kejadian itu kembali berputar di dalam mimpinya. Air mata Kyuhyun jatuh. Kenapa saat itu bukan dia? Kenapa saat itu Yoon Hye mendorongnya menjauh?

‘Sampai sekarang pun aku masih mencintaimu…’

Kalimat itu terpatri di otak Kyuhyun. Kalimat terakhir dari gadisnya. Kalimat yang diucapkan dengan darah yang menghiasi tubuh dan wajah gadis itu.

Kyuhyun terisak. Ia merasa tidak bisa bernafas sekarang. Ia mati rasa. Ia ingin pergi, menyusul gadisnya.

 

 

Semakin aku mencoba menghapusmu,
Semakin kau begitu berharga untuk hati ini
Aku terus saja mengingatmu bagaimana aku bisa melupakanmu
Tidak masalah jika aku hidup hanya dengan setengah jiwaku
Meski aku harus hancur dalam air mata ditengah semua kenangan ini
Semua hariku…

 

 

Laki-laki itu menatap sebuah vas bunga Anggrek di meja pantry apartementnya. Sekarang ia ingat gadis itu menyukai bunga anggrek. Ia juga ingat gadis itu suka membaca. Ia ingat gadis itu tidak pernah minum susu dan ia ingat gadis itu suka minum teh.

Air mata Kyuhyun jatuh.

Kenapa baru sekarang ia mengingat semua tentang gadis itu? Kenapa baru sekarang ia menganggap gadis itu hal yang berharga untuknya? Ia mencintai gadis itu, sungguh… Hanya saja sebelumnya ia tidak tau cara untuk mengungkapkannya. Tapi sekarang bahkan untuk mengucapkan kalimat ‘Aku mencintaimu’ pun sudah terlambat.

 

 

Aku tidak bisa mengingat orang lain, tapi kenapa kau..
Aku sudah tidak memilikki kenangan lain
Tidak masalah jika aku hidup hanya dengan setengah jiwaku
Meski aku harus hancur dalam air mata ditengah semua kenangan ini
Semua hariku… adalah tentangmu

 

 

Kyuhyun tidak tau berapa lama yang ia lewati tanpa gadis itu. Ia melupakan waktu, ia melupakan semua orang. Namun, bayangan gadis itu selalu memenuhi harinya. Tidak satu detik pun yang terlewat untuk melupakan gadis itu.

“Aku akan mencintaimu hingga akhir…” ucapnya lirih dalam kegelapan.

‘Janji?’

Bisikan itu menggema, halus hampir tidak terdengar. Tersapu bersama angin dalam kesunyian…

 

 

Song lyric by LUMINOSKY